Friday, 25 April 2014

Negeriku Mimpiku

Kamis siang tadi entah yang keberapa kali saya menonton 5 cm.Sungguh menyesakkan dada menyaksikan film tersbut.Membakar,melelehkan bahkan menggugah hasrat manusia yang berfikir.
Sahabat itu satu-satunya yang membuat saya iri dari film tersebut.Waktu yang mereka jalani selalu diiringi sahabat tercinta.Iri bukan karena saya tak memiliki sahabat.Sahabat terbaik ada,namun untuk sementara waktu sampai entah kapan kita akan merasakan seperti dalam film itu.Kita berpisah demi apa yang kami idamkan dalam hidup.Bukan materi semata,namun menjalani apa yang memang harus kami jalani sebagai makhluk Tuhan.
Rindu akan merekapun saya rasakan tak sekedar picisan belaka.Namun kami rela demi mimpi yang ingin kami jadikan nyata!Maka,kaki kamipun akan berjalan lebih jauh dari biasanya,tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,Leher yang akan lebih sering melihat keatas,Lapisan tekad yang lebih keras 1.000 kali dari baja,Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,Serta mulut yang akan selalu berdoa!
Ini jalan kami dan kami takkan menolak maupun mengingkarinya.Akan kami jalani dan kami percaya hidup ini memang kami jalani.Tak sekedar cerita tentang mimpi dan ap ayang akan diraih.Kami berjuang bersama meski kami tak bersama.Kami yakin,dan saya yakin apa yang kami jalan tak sekedar kepatuhan penghamba belaka.Kami memiliki apa yang mereka tak terpikirkan,karena kami yakin!
Sering saya pribadi mengeluh tentang apa yang terjadi disekeliling kami sangatlah buruk.Entah itu suasana kerja,system,pemerintahan maupun kesalahkaprahan yang melekat di sini.Disini,di Negeri kami Indonesia.Keluhan sering kami lontarka meski kadang kelu karena tlah cukup bosan dengan yang ada.Benci,mencaci,bahkan sempat terbessit penyesalan mengapa kami dilahirkan dinegeri nan elok namun “tak berpenghuni”.
Namun,lagi di film ini saya diajarkan arti mencintai Negeri!Saya sendiri memang cukup merasa kagum dengan Nusantara,mseki dengan sedikit saja dengan apa yang dilihat.Merinding badan ini saat Genta dkkmuai mendaki.Ingin rasanya kami berpetualang seperti mereka.Dengan itu,sayapikir kami akanlebih bias mencintai Negeri kami dengan murni.Tanpa memikirkan apa yang ada disini,saya mampu bermimpi bias menjadikan apa yang ada disekitar menjadi lebih baik.Ada kepuasan tersendiri dengan melihat pendakian mereka.Maski sekali lagi saya katakana,saya iri dengan mereka!
Indonesia!,seketika itu saya kagum dengan apa yang kau miliki.Danperlu saya ingatkan,itu baru tertinggi di Pulau Jawa!Baru Randukumbolo,belum Toba,Rinjani dan banyak  lagi yang belum kia ketahui.
Kami memiliki khayalan,mimpi,kami jaga,kami kejar kami.Saat kata-kata ini saya tuturkan,tepat diatas tulisan ini 5CM saya putar.Hehehe..bukan Riani saja yang mempesona,tapi persahabatan dan mimpi.Itu yang saya idamkan dari hidup ini!Haaaaaahhhhhh..sungguh saya ingin berkumpul seperti itu!Kalau saya anak kecil,mungkinn sudah merengek-rengek dari pertama aya menonton film ini.Entah yang keberapa kali,masih terselip doa dan keinginan akan itu.Apapun tempatnya,asal dengan teman terbaik dan tetap di Indonesia!
 Tidak akan sama dengan apa yang saya lihat.Namun,kamipun memiiki mimpi,mimpi agar kelak kami akan semakin mengakui jika Indonesia memang akan membuat kita berarti.Tidak akan membuat kami hanya menjadi seonggok daging yang punya nama.Semua berawal sini,”Impian” dan sebuah keajaiban tekad.Dan selama ribuan langkah kaki kita melangkah,selama hati yang berani ini bertekad,hingga semuanya bias terwujud sampai disini.Jagan sekalipun kita menyerah mengejar mimpi-miimpi kita.Berjuang,berusaha dan bercita-cita bagi tanah tempat kita berpijak ini.Berdiri diatas bumi,namun dekat sekali dengan langit.
Mari,gantung dan bawa mimpi kita kemanapun pergi,jangan terlalu dekat dengan mata agar kita tak hidup dengan mimpi.Jangan pula terlalu jauh agar mimpi kit atak hilang.Gantung tepat 5CM tepat didahi kta,bawa kemanapun agar kita selalu ingat kemanapun kita pergi.Kita bawa dengan keadaan apapun.Agar kita ingat,mimpi tidak hanya ada dalam angan namun patut untuk diperjuangkan agar menjadi nyata.
 
Dan yang tak kalah penting dari semuanya,kita harus mempertanggungjawabkan mimpi-mimpi kita!!


Drawing AFC U-19 2014

Dalam drawing AFC Cup U-19 yang digelar baru saja di markas AFC, timnas Indonesia U-19 akhirnya tergabung dalam grup B, bersama tim dari pot pertama Uzbekistan, tim pot kedua Australia dan timnas Uni Emirat Arab. Melihat komposisi lawan di grup B, Evan Dimas dkk berpotensi mampu lolos dari fase grup. Dibandingkan grup-grup lainnya yang juga sama-sama berat, grup B relatif lebih merata kekuatannya. Meski punya nama besar di timnas senior, Australia dan Uzbekistan belum bisa berbicara banyak di level U-19, begitu pula UEA, setidaknya jika kita lihat dari rekam jejak pertandingan timnas U-19 mereka.
Uzbekistan misalnya, dari 10 pertandingan resmi timnas U-19, mereka hanya mampu mencatatkan 6 kali kemenangan,  satu kali draw dan menderita 3 kali kekalahan. Kemenangan yang dicapai Uzbekistan pun tercatat bukan atas tim-tim besar. Tercatat, hanya Korea Utara salah satu tim besar yang bisa mereka kalahkan. Malah, dari 3 kali kekalahan tersebut, salah satunya diderita atas timnas U-19 Qatar yang pada tahun ini malah menempati pot ketiga. Dua kekalahan lainnya diterima ketika melawan Iran U-19 dan Korea Selatan U-19.
Begitu pula Australia. Prestasi tim U-19 mereka tidaklah semoncer timnas senior. Dari 10 pertandingan resmi yang harusnya terjadwalkan, Australia hanya melakoni 5 pertandingan saja, karena selebihnya batal. Dari 5 pertandingan tersebut, Socceroos junior mencatatkan hasil 3 kali kemenangan dan dua kali kalah. Kekalahan yang mereka derita terjadi ketika melawan Iran U-19 dan ketika digebuk Vietnam U-19.
Yang patut diwaspadai mungkin timnas UEA. Meski mereka baru saja menderita kekalahan dari anak asuh Indra Sjafrie dalam pertandingan persahabatan, tapi, rekam jejak pertandingan timnas U-19 UAE nampak sedikit lebih baik. Setidaknya mereka mampu menahan imbang dua raksasa Asia, yakni Iran dan Jepang, serta hanya menelan satu kali kekalahan dari Syiria sebelum menderita kekalahan dari Evan Dimas dkk kemarin.
Dengan membandingkan rekam jejak antar timnas U-19 tersebut, seharusnya timnas U-19 mampu bicara banyak dalam AFC Cup U-19 nanti. Minimal anak asuh Indra Sjafrie bisa mengincar posisi runner up grup, dengan mengalahkan Australia dan UEA, serta menahan imbang Uzbekistan untuk bisa lolos ke fase perempatfinal, dan lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru nanti.
Sementara itu di grup lainnya, dua wakil dari Asean lainnya sudah harus berjibaku dalam satu grup. Tuan rumah Myanmar, yang menempati pot unggulan 1 harus tergabung bersama Thailand bersama unggulan pertama Iran dan Yaman di grup A. Dengan komposisi ini, paling tidak Myanmar dan Thailand harus baku hantam untuk menemani Iran yang diprediksi akan jadi juara grup.
Satu wakil Asean lainnya, yakni Vietnam harus menerima nasib buruk. Tergabung di grup C, Vietnam harus berjibaku bersama dua unggulan lainnya, yakni dua raksasa Asia Timur Jepang dan Korea Selatan. Sedangkan di grup D juga lumayan berat, dimana juara bertahan Irak harus bertemu dengan kuda hitam Korea Utara dan dua wakil negara teluk lainnya, yakni Qatar dan Oman.
DRAWING AFC U-19 Championship (9–23 October 2014)
Grup A:
- Myanmar (Tuan Rumah)
- Iran
- Thailand
- Yaman
Grup B:
- Uzbekistan
- Australia
- Uni Emirat Arab
- Indonesia
Grup C:
- Korea
- Jepang
- China
- Vietnam
Grup D:
- Irak
- Korea Utara
- Qatar
- Oman

Wednesday, 16 April 2014

Soal UN Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyisipan nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam soal ujian nasional (UN) pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA sudah dibuat sesuai prosedur. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim di Jakarta, Selasa (15/4/2014). 

"Jadi adanya nama Jokowi dalam soal UN murni bukan unsur kesengajaan. Tokoh lainnya juga masuk dalam soal UN adalah almarhum WS Rendra dan Iwan Fals. Jadi, tidak ada hubungan politik sama sekali," tekan Musliar dalam konferensi persnya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.
 

Ia menjelaskan bahwa pembuatan soal UN dilakukan sejak bulan Juli hingga Oktober 2013. Dengan demikian, kemungkinan penyisipan nama tokoh Jokowi tersebut belum berdampak besar dalam kancah perpolitikan.
 

"Jadi kan soal dibuat 6 bulan sebelum pelaksanaan UN. Nah, adanya nama Jokowi juga belum seheboh akhir-akhir ini terkait pencapresannya. Dalam hal ini, kami bertanggung jawab dan akan melakukan pertemuan dengan tim pembuat naskah soal dalam waktu dekat. Jika terindikasi, akan kami berikan sanksi kepada pelakunya," ucap Musliar.

Dari hasil investigasi di lapangan, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) menyebutkan bahwa tidak semua siswa mendapatkan soal yang berisi nama calon presiden dari PDI-P tersebut. Musliar mengatakan, semua naskah soal bervariasi dan tipenya sesuai dengan region tertentu.
 

"Untuk kasus ini, yang hanya ditemukan di wilayah Indonesia Barat saja, dengan 18 provinsi. Untuk variasinya ada 3 dari 20 variasi soal," paparnya kepada wartawan.
 

Sementara itu, total siswa yang kemungkinan mendapat soal tentang Jokowi adalah 187.000 orang dari total 3,1 juta peserta UN, atau setara enam persen.
 

Salah satu peserta UN dari SMAN 78 Jakarta Barat, bernama Christine Parsaulian, mengaku terkejut dan heran saat membaca salah satu soal UN Bahasa Indonesia mengenai Joko Widodo. "Kaget,
 lho kok ada nama Jokowi di soal. Kesannya malah ajang promosi dan kayak cari kesempatan dalam kesempitan gitu. Jujur, karena itu, saya jadi kena pengaruh sugesti aja," ungkap siswa kelas XII IPS 2 ini.





Friday, 11 April 2014

Iklan Jokowi di Perusahaan Bakrie

JAKARTA, KOMPAS.com -- Presiden Direktur Viva.co.id Anindra Ardiansyah Bakrie atau biasa disapa Ardi Bakrie disebut murka gara-gara munculnya iklan bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo di laman Viva.co.id menjelang pemilu legislatif.
Amarah Ardi, putra bakal calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical, itu disampaikan melalui surat elektronik ke sejumlah petinggi redaksi Viva.co.id. Hal itu diungkap kompasianer dengan nama Susi Avivah yang mengunggah tulisan pada Senin (7/4/2014).
Dalam e-mail tersebut, Ardi meminta iklan Jokowi segera diganti. Bahkan, jika ada yang tidak suka dengan kebijakannya itu, ia mempersilakan untuk mundur. Ia menunggu surat pengunduran diri itu sebelum "ayam berkokok".
Dua sumber Kompas.com di redaksi Viva.co.id membenarkan kemarahan Ardi tersebut. "E-mail itu benar," kata salah satu sumber di redaksi Viva.co.id.
Masih menurut sumber itu, redaksi kerap diintervensi mengenai pemberitaan Jokowi.
Berikut isi surat elektronik tersebut:
"Para Direksi, khususnya Pemred,
Saya yakin banget di tmpat kita telah disusupi orang yang hatinya tidak satu arah dengan perusahaan yang pernah saya sampaikan.
Kalau keyakinan saya salah mengenai penyusupan, tandanya pada bodoh saja semua yang kerja disitu kalau tidak melihat kesalahan ini.
Baru saja saya lihat, mungkin selama satu jam, di tempat paling sakral kita, yaitu di bagian foto yang selalu berganti-ganti, ada gambar Jokowi coblos no. 4.
Persis sekali seperti iklannya yang ditaruh di sebelah kanan yang memang bagian advertising. Ide siapa sih ?? Bodoh sekali!!! Pura-pura ngga ngerti, sengaja, apa emang dibayar sm partai lain untuk melakukan itu di tempat yang paling sakral itu??
Kalau mengenai iklan PDIP yang ada di sebelah kanan itu, saya bisa sedikit mengerti karena maksudnya berjualan di tmpat jualan, bukan di bagian redaksional.  Walaupun saya  juga  tidak suka dan tolong utk diganti sekarang.  Materi akan saya attachkan pada email ini dan berikutnya untuk dipasangkan berganti gantian disitu.  Thx.
Apabila ada yang tidak suka akan kebijakan saya ini, silahkan ajukan surat resignation sebelum ayam berkokok besok pagi. Lebih cepat lebih bagus. Saya benci orang2 munafik atau pun orang bodoh yang tidak loyal.
PS:
Saya emailkan dgn gmail krna bisa di attach file lebih besar, bukan karena saya takut.
Kalau hubungannya mengenai orang tua yang di dzolimi, ngga ada takutnya saya. semua halal!!!
Rgds,
AAB
2 Attachments"

Dewan direksi Viva.co.id Uni Zulfiani Lubis tidak mau berkomentar mengenai hal itu. "Saya belum baca tulisan di Kompasiana, cuma sudah ramai di teman-teman Viva. Sekarang saya sudah tidak di Viva, sekarang saya full di ANTV," ucap Uni ketika dihubungi. Dalam laman Viva.co.id, Uni masih tercatat sebagai Editor in Chief.


Duit Syahrini

TERindeks.com – Selalu ada hal yang ‘sesuatu’ dari penyanyi cantik Syahrini yang membuat dirinya tak lepas dari sorotan media. Setelah sempat menghebohkan jejaring sosial lewat Goyang Morena, kini pelantun lagu ‘Kau Yang Memilih Aku’ itu kembali menjadi buah bibir di media sosial lantaran muncul uang pecahan Rp50.000 bergambar dirinya.
Bagaimana tidak, uang pecahan Rp50.000 yang beredar di dunia maya yang semula bergambar pahlawan I Gusti Ngurah Rai berganti menjadi gambar Syahrini. Tentu saja, gambar uang tersebut sontak menghebohkan dan menjadi pro kontra para pengguna jejaring sosial.
Saat dikonfirmasi kepada Reindhy, juru bicara manajemen Syahrini, mengatakan bahwa artisnya itu tak banyak bereaksi soal uang pecahan Rp50.000 itu.
“Nggak ngerti apa maksud si pembuat uang itu, Syahrini nggak menanggapi serius tentang itu. Dia cuma ketawa aja pas liat gambar uang itu,” ujarnya seperti dilansir VIVAlife, Rabu 9 April 2014.
Tak hanya uang bergambar Syahrini yang terpampang di jejaring sosial tersebut, namun juga beredar hastag #Syahrini_For_President. Reaksi dari para pengguna jejaring sosial pun bermacam-macam.
“Wah aku jadi presiden di republik morena aja deh, hahaha.. Biar negaranya jadi sesuatu,” ujar Syahrini santai.

Thursday, 10 April 2014

Hasil Quick Count Pemilu

Hasil Quick Count Pemilu Legislatif Terbaru PDI P Melambung, Demokrat Turun Drastis
Legislatif 2014 Terbaru PDI P Melambung, Demokrat Turun Drastis. Hasil sementara hasil quick count yang dikeluarkan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Cyrus Network (CN) menunjukkan PDIP saat ini memimpin hasil perhitungan cepat dengan perolehan 18,74% suara. Di bawahnya berturut-turut ada Golkar dan Gerindra dengan 12,83% dan 9,99%.
Hal berkebalikan dialami oleh Partai Demokrat. Partai pemerintah ini mengalami penurunan suara dari yang sebelumnya lebih dari 20% kini hanya tinggal 8,02%. Hasil ini didapat dari hasil survey yang dilakukan oleh CSIS dan CN dengan metode Exit Poll.
Exit Poll dilakukan dengan cara mewawancarai pemilih yang baru saja keluar dari TPS. Lembaga survey menetapkan bahwa jumlah yang harus diambil adalah 8000 orang yang tersebar di 2000 TPS di 2000 desa/kelurahan di 77 Daerah Pemilihan 33 Provinsi se Indonesia. Metode Quick Count ini menggunakan perbandingan jumlah responden laki-laki dan perempuan sebesar 50 : 50.

http://www.iberita.com/24842/hasil-quick-count-pemilu-legislatif-2014-terbaru-pdi-p-melambung-demokrat-turun-drastis

Monday, 7 April 2014

Anak-Anak Perantau yang Hilang

Harusnya saya memulainya dari awal.Namun entah darimana saya memuainya jika harus memulai dari awal.Kisah ini sendiri adalah kisah klasik yang kembali terkenang nyata malam ini seiring untaian cerita dari Ibu.
Dulu kami hidup ditempat yang amat jauh bagi saya dari kampung halaman.Bukan Jakarta tepatnya,hanya saja kami menyebutnya Jakarta.Disana saya temukan kehidupan yang benar-benar berarti dan baru tersadar malam ini.Dengan apa yang terjadi dahulu (20-23 tahun yang lalu)seharusnya saya memiliki kepribadian yang semestinya hebat,kuat dan mantap.Bagaimana tidak,saya berteman dengan manusia mungil dari berbagai tempat.Dan berikut adalah photo yang masih tersimpan walau sempat hiang entah kemana.
  

Keren bukan kami-kami ini?!Masih teringat jelas.Saat itu sore sekitar pukul 16.00-16.30 saya berlari dari kontrakan karena malas untuk mandi.Adik saya yang baru beberapa bulanpun dititipkan ke tetangga.Lupa saya untuk mengingat namanya,yang pasti ia Si Bibi yang berasal dari Jawa Barat.Ditengah pelarian menghindari mandi sore saya meluhat Si Gendut yang sudah rapih dan bersih.Hendra namanya,ia berasal dari Palembang.Masih ingat jaga saya jika ia memanggil Mak Cik kepada Bibinya.
Sekias,ketika saya pandangi kembali photo ini serasa melihat Wagub DKI,heuheuheu.Saya berteman lama dengannya.Beberapa saat kami berbincang tentang angkot yang biasa dipakai tetangga kami.Kami heran mengapa jam segini angkotnya sudah terparkir di tempay seperti biasanya.Dan seperti biasanya kami langsung menyergap angkot tersebut setelah Irma datang.Kami berebut untuk naik ke bagian depan angkot.Berhasil bagi saya dan Irma tapi tidak untuk hendra.Seingat saya saat itu ia mengalami kesulitan untuk naik keatas angkot.Setelah beberapa saat berusaha iapun pasrah berada dibawah.Saat itu kami bermain dengan amar,adik saya.Karena waktu yang cukup lama saya sendiri lupa siapa yang memphoto kami ini.
Saat ini saya sangat ingin tahu dimana mereka berada.Banyak teman-teman yang menemani kehidupan saya kala itu.Ada Heri,dia adalah abang dari hendra.Tak seperti hendra,ia berbadan kurus namun menjulang tinggi.Yudi,dia adalah anak tentara yang berada dekat kontakan saya.Citra,adik dari Yudi.Inu,entah darimana dia berasal.Emon,si anak nakal yang sering enyuruh saya untuk membeli korek api yang digunakan untuk bermain api.Dan membakar sampah adalah permainan yang sangat kami sukai.Hanya itu yang saya ingat.Terakhir Irma,dia adalah anak dari Pak Sobri yang berasal dari Semarang dan Bu Wati dari Kalimantan.Bagaimanapun dialah teman yang paling dekat dengan saya.Bukan karena apa-apa,hanya saja kontrakan kami berbelakangan.Ia anak yang cerewet,manja,pintar dalam mengolah suara (nangis khususnya).GONDAR,itu adalah panggilannya terhadap saya.Entah karena apa yang pastiia sangat menyukai panggilan itu.
20 tahun lebih kami terpisah.helaan nafas ini terasa berat.Malu bagisaya jikaharus menangis karena mengenang kalian.Tapi mau tak mau kalian memang luar biasa.Masih begitu jalas dalam ingatan masa-masa kita bermain,menimpuk,berlari,terjatuh dan banyak koma-koma lagi jika saya uraikan.Entah akan atau tidak pula kita akan kembali bertemu.Harapan memang harus elalu ada.Kemungkinan akan selalu ada dalam setiap ketidakpastian.
Hendra,sampai saat ini saya belum mengucapkan maaf padamu tentang batu yang saya genggam dan saya lemparkan dari jarak tak lebih dari 2 meter.Masih teringat dengan jelas timpukan saya menadart dengan tepat di dahimu.Namun kata-katamu yang melarang saya untuk bergabung bermain bersama menghapuskan segala penyesalan tentang itu.Balon berisi penuh airpun ditumpahkan oleh Abangmu Heri pada saya.Hingga saat ini sebenarnya saya tak pernah menyesainya meski telah membuat dahimu besar karena genggaman batu.Andai kesempatan datang kembali untuk kita,mungkin kau telah jauh berbeda dari saya.Badanmu itu sealu jadi kelebihanmu daripada teman yang lain.
Irma,beraa tahun umur anakmu?!Hebat kau.Pengangis sejati sepeprtimu ternyata bisa juga mendiamkan anak yang menangis.Sejak 20 tahun lebih dari saat itu,tak ada lagi siapapun diduni ini yang memanggil saya dengan sebutan Gondar. Lega memang,karena hamper 50% tiap harinya kau memanggil saya dengan sebutan itu.Tapi kali ini,saya sungguh berkeinginan kembali untuk mendengar panggilan itu.Namun,mungkin saja jikakau memanggi seperti itu ka nada lelaki yang melarangmu karena berkata tidak sopan.
Dengan ini,semoga kalian atau siapapun dapat membantu kami.Yang saya ingat,20 tahun lebih yang lalu kami ingat alamat tempat kami bermain.Jalan Tipar Radar entah kampung apa yang pasti di daerah Mekarsari.Saya pikir kalianpun sudah hilang dari tempat biasa kita bermain.Dengan apapun dan bagaimanapun ceritanya,semoga tulisan ini akan mengantarkan saya kembali bertemu dengan kalian.Saya berkata tentang keyakinan,keyakinan akan kita.Mungkin Hendra akan Nampak mirip seperti Wagub DKI dengan matanya yang sipit maski tak dapat saya prediksikan seberapa besar badanmu itu.
Kami hilang,hilang dari tempat itu.Kami anak-anak dari perantau yang hilang,kehilangan teman.Kami anak-anak perantau hingga dulu kami tak tahu harus bagaimana agar kemi tidak kehilangan komunikasi.
Sampaikan pesan kaian jika meneukan saya disini.Saya yang biasa kalian sebut dengan Gondar,yang memfavoritkan kesatria baja hitam,RX BIO danRX Robo,serta Power Ranger denga nRanger Putih yang bernama Tomy.
Waktu yang kan menjawab,dan saya memulainya dengan ini….!!!!


darendar7@gmail.com  

Sunday, 6 April 2014

Orang Bilang

Orang bilang saya enak,bisa gini,gitu,gini
Orang bilang saya hebat,bisa gini,gitu,gini
Orang bilang saya pintar,bisa gini,gitu,gini
Orang bilang saya beruntug,bisa gini,gitu,gini
Teman bilang saya enak,bisa gini,gitu,gini
Teman bilang saya hebat,bisa gini,gitu,gini
Teman bilang saya pintar,bisa gini,gitu,gini
Teman bilang saya beruntug,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang teman enak,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang teman hebat,bisa gini,gitu,gini
Saya Biang teman pintar,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang teman beruntug,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang mereka enak,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang mereka hebat,bisa gini,gitu,gini
Saya Biang mereka pintar,bisa gini,gitu,gini
Saya bilang mereka beruntug,bisa gini,gitu,gini

                Hidup itu ya seperti ini,akan terlihat lebih enak,bagus,indah dari kejauhan.Bukankah gunungpun seperti itu?!Hidup itu ya seperti ini,mau ketika belumm punya dan bosan ketika sudah dimiliki.Hidup itu seperti ketika telah dimiliki dan bosan maka lirikan sedikitpun tersasa lebih segardari apa yang bisaa kita pandang.Bukankah begitu?!
                Saya sendiri belum tahu halini 100% wajar normal ataukah hanya presepsi diri.Namun,tak bisa dienyahkan begitusaja pepatah yang ter tulis “Rumput tetangga lebih hijau”.Mau tak mau inilah sebagian hokum yang harus dijalani.
                Sungguh indah ciptaan Allah SWT.Pohon yang tumbuh kerdil bahkna dipelihara serta dijaga denganbaik Karen keidahannya.Burung-burung diperebutkan,dipelihara dan diperjual-belikan karena keindahannya.Namun akan terasa sulit jika yang telah kita miliki itu sesuatu yang berakal.Ada rasa ingin,ada rasa tak tega,ada rasa tersendiri ketika menyukai benda milik orang lain ketimbang apa yang kita miliki.Ini hidup dan inilah sebagian hal yag takkan terlewatkan dari kehidupan kita.
                Didepan menanti masa depan yang akan kita sambut.Namun siapa tahu ada apa didepan?!Semua masih berkutat pada keinginan dan nafsu belaka.Harus bagaimana?!Sebagai manusia bisaa,harusnya kita bisa menstandarisasi diri dengan standar yang tinggi agar kita berlebel tinggi pula.
                Seperti apa yang disampaikanseorang Ustadz saat Ramadhan tahun lalu.
ü  Penyandang cacat berkeinginan dapat berjalan dengan kakinya sendiri kala hujan mengguyur.Dengan dapat berjalannya kaki tersebut tentu akan memudahkan langkahnya.
ü  Pejalan kaki ditempat lain berkeinginan mempunyai sepeda kala hujan mengguyur tubuhnya agar cepat sampai tujuan.Tantu dengan sepeda ia tidak terlalu merasa dingin karena cepat sampai tujuan.
ü  Pengendara sepeda ditempat lainnya marah dan berfikir mengapa ia miskin.Andai saja ia memilikiuang tentu jika musim hujan seperti ini ia tidak perlu mengayuh sepedanya.Dengan sepeda motor  tentu lebih cepat sampai ke tujuan.
ü  Pengendara sepeda motor ditempat lain perang urat syaraf dengan istri yang diboncengnya.Sang istri berkata jikalau ia memiliki mobil seperti yang barusan lewat dan tanpa sengaja menyemprotkan air dari jalan tentu ia takkan basah seperti ini.mereka berdebat dan berujung timbulnya prasangka buruk terhadap Tuhan.
ü  Pengendara mobil tadi berkata ia lebih baik memiliki tubuh cacat dan memiliki pasangan hidup cacat.Dengan begitu keduanya dapat saing membutuhkan dan takkan ada orang lain dalam kehidupan mereka yang sempurna.Dalam tangisnya yang baru saja pecah,Si Istri terus berkeinginan memiliki tubuh cacat seperti apa yang dilihatnya.Itu tak lebih jijik jika ia harus bersuami hidung belang.Dan dalam waktu yang sama Sang Suamipun berkeinginan memiliki tubuh cacat daripada beristri cantik,pintar namun tak memiliki waktu dengannya.Denga n begitu mereka takkan terpisah jauh karena sulitnya berjalan.Tentu,semua akan dilewatinya berdua.
                Mau tak mau kita akan mengakui entah dengan lantang,berbisik ataupun dalam hati jika rumput tetangga memang lebih hijau dan gunung akan tempak cantik dari kejauhan.

                

Saturday, 5 April 2014

Rahasia Tangis Bayi


Rahasia Tangis Bayi  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Tangis bayi memiliki pola. Penelitian menemukan 5 perbedaan tangisbayi yang disuarakan oleh bayidi seluruh dunia.Bayi punya bahasa universal dan mengandung arti yang sama. Lima tangiasan ini kedengarannya sama, tetapi bila didengarkan dengan sangat teliti, Anda bisa membedakannya. Kesamaan tangisan ini hanya berlaku untuk bayi 0-3 bulan, dan sering diucapkan oleh bayisebelum ia menangis.
  • “Neh” = “Aku lapar.” “neh” diucapkan bayi baru lahir berdasarkan reflex mengisap.Bayi baru lahir punya reflex mengisap yang sangat kuat, dan ketika bayimengombinasikan bunyi “neh” dengan tangis, menghasilkan bunyi “neh.” Begitu ANda mendengarkan bunyi ini dari mulut bayi, segera beri dia susu.
  • “Owh” = “Aku ngantuk.” bunyi ini didasarkan pad arefleks menguap. Bunyi “owh” yang pertama biasanya terdengar cukup panjang. Ketika mendengar bunyi ini, bantubayi untuk tidur, jangan tunggu sampai menangis. Semakin lelah bayi, akan semakin sulit tidur. Perhatikan isyarat seperti mengusap mata dan menguap.
  • “heh” = “Rasanya nggak enak, nih.” Sangat terdengar berbeda dengan “neh” karena bunyi “h” sangat jelas. Bunyi ini pertanda bayi buang air besar atau kecil, dan minta diganti popok.
  • “Eair” = “Perutku kembung.” Ketika bayi merasakan ada gas di perutnya, reflex kakinya mengangkat ke arah perut dan mulutnya berbunyi “eair.” Suara ini akan terdengar ketika bayi merasa ada tekanan di perutnya. Gas di perut bisa membuatnya sakit perut dan rewel.
  • “Eh” = “Aku mau sendawa.” Bayi butuh sendawa. Bila And amendengar ia mengucapkan “eh,” bantu dia untuk sendawa. Tangisan yang mengandung kat aini akan diucapkan pendek, secara berulang. Dengan hati-hati, letakkan bayi di bahu atau diatas perut Anda dalam posisi telungkup dan tepuk-tepuk perlahan punggungnya.

INDONESIA=NUSANTARA

13934718871015563506

Adalah Arkand Bodhana Zeshaprajna yang memboomingkan usul ganti nama Nusantara ini. Rasa-rasanya usul ini amat pantas dijadikan bahan diskusi dan bahan kajian generasi muda. Ya agar mengenali akarnya. Akar yang makin dijauhi oleh buah-buahnya yang tergantung. Makin tidak cinta dan makin tidak tahu siapa leluhur yang telah membesarkan.
Alasan Arkand, seperti dilansir merdeka.com, nama Nusantara sudah melekat dan mendarah daging dalam benak rakyat Indonesia. Nama tersebut menurut Arkand memiliki potensi menjadi simbol dan semangat mempersatukan rakyat Indonesia dengan wilayah, suku, pulau, agama yang jumlah besar dan beragam.
Alasan lainnya, jika ingin memperbaiki negara, imbuh Arkand, haruslah mencari satu nama yang disetujui semua pihak. Nama Nusantara, papar Arkand, sudah akrab dan berpotensi lebih disetujui. Arkand juga menandaskan, nama Indonesia dalam dunia metafisika tidak memberi energi yang positif bagi bangsa bangsa.
“Nama dibutuhkan untuk memanggail seseorang atau objek. Nama bukanlah sekedar kata atau kumpulan kata, melainkan mengandung ideasi dan energi. Ilmu fisika menyebut energi bersifat kekal. Tidak bisa diciptakan dan tidak bisa dimusnahkan. Segala sesuatu di alam semesta ini memiliki energi, termasuk nama,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, negara-negara maju memiliki struktur nama yang berkualitas dan negara-negara yang belum maju dan tetap miskin memiliki struktur nama yang berkualitas rendah.
“Alam semesta dan isinya, berjalan dalam keteraturan yang pasti, dalam satu sistem besar yang pasti. Sistem besar dan seluruh sub-sub sistem di dalamnya adalah manifestasi dari energi yang kekal. Energi itu juga bekerja dalam pikiran manusia,” demikian dalam tulis Arkand dalam situsnya.
Untuk mengukuhkan teorinya, Arkand menjelaskan dalam teori lima lapisan pikiran manusia, yaitu; conscius mind, Subconscius mind, supramental mind, subliminal mind, dan lapisan pikiran subtle causal mind. Menurutnya, terdapat dua pola kerja pikiran, yaitu gambar dan kata-kata. Bagian gambar dalam 3 lapisan teratas, sedangkan kata-kata bekerja di seluruh lapisan pikiran. kata-kata yang bekerja dalam pikiran yang menjadi identitas diri adalah kata-kata yang digunakan sebagai nama diri.
Nama diri tersebut, membentuk energi dan bekerja dalam pikiran manusia. Lantas, membentuk karakter.
Teori Coherence Value
Untuk menganalisa seberapa berkualitas sebuah nama, Arkand menggunakanTeori Coherence Value. Dilansir dari situsnya, arkand.com, teori Coherence Value adalah parameter yang menunjukkan tingkat kekuatan struktur kode-kode dalam diri sendiri yang saling berkaitan antara satu kode dengan kode lainnya. Rentang coherence Value adalah 0.1-1.0, dengan rentang positif ada di 0.7-1.0.
Coherence Value, dalam kehidupan terlihat dalam kemampuan menguasai satu atau beberapa keahlian. Semakin tinggi Coherence Value, maka semakin mampu menguasai satu atau beberapa bidang keahlian. Perbedaan antara satu orang dengan orang lain, ditentukan oleh faktor-faktor seperti coherence synchonicity Value dan Composition of character.
Untuk nama Indonesia, hanya memiliki coherence value 0,2 yang jauh dari kata bagus untuk dijadikan nama. Sayang sekali, untuk menjabarkan teori ini saya sendiri tidak paham sama sekali. Jadi, saya cuma bisa main copas dari situs Arkand. Untuk pemaparan lebih jelas saya hanya bisa menggigit bibir saja. bingung, plus bikin kribo perasaan.
Ya Setuju, Ganti Saja Jadi Nusantara!
Mencerna teori nama Arkand cukup mengerutkan pikiran. Namun demikian, saya sepahat lan sebatu dengan prinsip pandangan Arkand. Pertama, tentang kedekatan emosional antara nama dengan objek yang dinamai. Secara emosional, nama Indonesia memang berasa asing dan hambar pemaknaan dalam pikiran, sehingga cenderung tak melekat dalam benak.
Ya, nama Indonesia adalah bahasa asing. Saya pribadi belum tahu arti dan berasal bahasa mana istilah Indonesia ini. Namun dalam fakta sejarah, dilansir wikipedia, nama Indonesia dicetuskan pertama kali oleh adalah orang Inggris, George Samuel Windsor pada tahun 1850 dalam jurnal of the indian archipelago and eastern asia. Ia mengusulkan dua nama, yaitu Malayunesia dan Indunesia karena kepulauan yang dimaksud menggunakan bahasa Melayu.
Pada tahun 1920, nama Indonesia kemudian diambil oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan. Masih dalam wikipedia, Bung Hatta menuliskan,
Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut “Hindia-Belanda”. Juga tidak “Hindia” saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air pada masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.
Kedua, ketidakraban secara makna dan emosional secara psikologis memang memiliki dampak pada perilaku. Dalam teori Schachter, kongnitif memiliki kaitan dengan bangkitnya suasana emosionalitas seseorang. Misalnya adalah menggambarkan informasi masa lalu yang telah tersimpan dalam otak dan persepsi untuk memancing munculnya gejolak emosi di saat tertentu di masa yang silam.
Dalam hal ini, nama Indonesia tidak memiliki secara psikologis dalam sejarah lampau masyarakat Indonesia. Ya jelas, nama Indonesia yang memberikan adalah orang asing. Secara makna juga masyarakat kita tidak melekat, karena secara arti juga barangkali orang Indonesia tidak mengetahui makna (arti) nama bangsanya sendiri. Maka, wajar jika disebut nama Indonesia tidak memunculkan gejolak yang berarti. Barangkali, sisi pemuncul rasa emosional adalah karena terdapat proses sejarah bernama deklarasi kemerdekaan. Tidak lebih. Padahal, negeri sudah ada jauh sebelum kemerdekaan diraih.
Hal ini tentu berbeda dengan nama Nusantara. Asal kata Nusantara berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu nusa yang berarti pulau, dan antara yang berarti luar. Selanjutnya, Nusantara digunakan untuk menggambarkan pulau-pulau di luar Majapahit. Napak tilas nama ini adalah sumpah Gajah Mada dalam kitab Pararaton. Dikutip dari http://legendanusantara.wordpress.comSira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.
(Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.)
Nama Nusantara Punya Daya Ledak
13934720471920710652
harunjaya33.wordpress.com
Dari sini, sudah bisa disimpulkan bahwa nama Nusantara memiliki sejarah emosional yang kuat dalam lubuk dan pikiran masyarakat negeri ini, karena nama Nusantara adalah bahasa ibu. Kita juga tahu bahwa bahasa Sanskerta juga banyak digunakan untuk nama-nama tempat, bangunan dan orang di tanah air. Bukti betapa menyatunya bahasa ini dengan kejiwaan masyarakat tanah air.
Dalam arti kata, ketika disebut kata Nusantara, maka engan seketika semua masyarakat kita pasti akan langsung muncul gambar-gambar para leluhurnya. Ingatan akan para leluhur, tentu saja akan merangsang merebaknya keharuan, kecintaan, dan kerinduan yang amat dalam. Bukan hanya itu, secara seiring ingatan akan leluhur juga akan mengingatkan mereka akan petuah, nilai dan pesan-pesan leluhur-leluhur tersebut.
Penjelasan lebih sederhana akan efek nama ini adalah kasus phobia. Misalnya adalah phobia kucing. Seseorang yang phobia kucing, maka munculnya kucing dapat memunculkan daya takut yang menggelapkan. Ia bisa saja pingsan karenanya. Kucing, pada dasarnya adalah gambaran pengalaman masa yang silam mengenai sosok kucing, di mana ia pernah dicakar hingga berdarah. Rasa takut akan dicakar lantas masuk alam bawah sadar, dan muncul dalam bentuk phobia.
Dalam fenomena percintaan, lagu-lagu tertentu dapat menjadikan suasana riang jadi diselimuti kedukaan, manakala terdengar sebuah lagu yang terputar, yang dulu lagu tersebut pernah bersamaan diputar ketika ia menyaksikan sang kekasih berdua mesra dengan pria lain.
Kesimpulan akhirnya, nama Nusantara memiliki sumbu dengan akar emosional masyarakat, ketimbang nama Indonesia yang tak punya akar secara emosional. Ia mampu merangsang daya ledak kebangsaan, kekeluargaan, dan kesatuan antarsesama yang lahir di tanah yang sama dan leluhur yang sama.
Ingatan akan Kerajaan Sriwijaya. Ingatan akan Kerajaan Majapahit!
Salam berkobar-Kobar …
1393471991270523926
herrynurdi.com

Jokowi-Gita=Ideal

Merdeka.com - Tidak hanya di dalam survei presiden, nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo ( Jokowi ) ternyata keluar sebagai yang pemenang di antara calon presiden lain bila dilihat dari ilmu metafisika. Bahkan, mantan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan dinilai cocok sebagai pasangan duet Jokowi nanti.

Hal itu diungkapkan Arkand Bodhana Zeshaprajna, pria yang belasan tahun mempelajari metafisika. Menurutnya, nama Jokowi memiliki struktur yang baik. Namun bukan berarti mantan Wali Kota Surakarta itu menjadi presiden paling baik.

"Ya memang strukturnya baik ya. Tapi saya tidak mengatakan dia (Jokowi ) presiden yang terbaik ya, bukan. Karen kalau mau dilihat detail-detail untuk suatu negara yang besar kita harus punya struktur yang lebih kuat lagi sebenarnya," kata Arkand kepada merdeka.comdi Jakarta, Rabu (26/2) malam.

Namun, diakuinya, percobaan membuat susunan capres dan cawapres tersebut merupakan hal 'lucu-lucuan' Arkand bersama sebuah tim stasiun televisi untuk sebuah program acara talk show. Lantaran, dirinya ogah dianggap menjadi tim sukses salah satu capres.

"Cuma tadi itu seperti games lah, lucu-lucu. Ini permintaan tim (televisi) itu untuk mengombinasi nama-nama (capres dan cawapres) itu," jelasnya.

Terkait kecocokan antara Jokowi dan Gita, dirinya menjelaskan, bahwa keduanya memiliki poin terbaik di antara pasangan 'coba-coba' lainnya. Bahkan, ketika dicek memakai ilmunya, keduanya merupakan kombinasi terbaik.

"Kalau dari tim value yang dibentuk pasangan Jokowi dan Gita itu mendapat poin 1, dengan skala 0,1 sampai 1. Artinya itu kombinasi yang terbaik," ungkapnya.

Seperti diketahui, Arkand yang juga doktor University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat itu tetap bersikukuh jika nama Nusantara adalah nama terbaik untuk pengganti nama Indonesia. Sebab, menurutnya, dalam struktur nama Nusantara tak mempunyai angka merah dan bisa membuat kehidupan yang semakin baik untuk orang-orang yang berada di dalamnya kelak.

Analisa Arkand juga bukan tanpa alasan, dia sudah membuat piranti lunak atau software untuk menganalisa hitungan-hitungan struktur nama yang baik.

Merubah Indonesia Menjadi Nusantara

Merdeka.com - Ahli metafisika Arkand Bodhana Zeshaprajna memperjuangkan nama Indonesia segera diganti. Doktor lulusan University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat ini menjelaskan kalau tak segera ganti nama, Indonesia akan hancur tahun 2020.

"Di sana ada satu garis waktu, justru kita bisa lihat polaritas-polaritas negatif. Nah kita sudah melewati 2 fase negatif polarity, nanti kita lewati lagi satu, di 2014 sampai 2023 dengan puncak tahun 2020," kata Arkand kepada merdeka.com di Jakarta, Rabu (26/2)

Pria bernama asli Emmanuel Alexander ini menjelaskan, tidak ada satu negara maupun perusahaan yang mampu melewati tahapan negatif yang memuncak seperti itu. Maka dari itu, dirinya tetap optimis nama Indonesia diubah menjadi Nusantara.

"Dalam fase negatif seperti itu, jarang sekali hampir tidak pernah bahkan, bila satu perusahaan atau negara dengan polaristas fase memuncak tak bisa melampauinya. Tak pernah ada. Jadi kita sangat berbahaya bila kita tak menggunakan nama nusantara," jelasnya.

Menurut Arkand, gejala kehancuran Indonesia bisa dirasakan di tahun ini dan tahun depan. Dirinya pun menyebut bahwa mempertahankan nama Indonesia sebagai hal yang nekat.

Arkand mengusulkan nama Indonesia diganti menjadi nusantara. Lengkapnya, Republik Indonesia diganti Viranegari.

"Nanti satu kata menambahkan, kata Viranegari untuk mengoptimalkan. Jadi di depan Nusantara ditambah Viranegari. Jadi 'Viranegari Nusantara' untuk mengoptimalkan, jadi namanya lebih baik," kata Arkand.

Namun Arkand tak mau segera mengganti republik menjadi Viranegari. Dia lebih fokus menggolkan nama nusantara.

"Jangan langsung ke sana, kita fokus ke Nusantara dulu. Nanti kalau semua sudah punya kesepakatan untuk memajukan negeri ini dengan nama Nusantara, baru di situ kita menambahkan. Kita ganti nama Republik menjadi Viranegari," ungkapnya.

Nama Indonesia dinilai tak membawa keberuntungan. Asal usulnya pun dari Hindia Island, atau kepulauan Hindia. Padahal Indonesia tentu bukan India. Sementara Nusantara sudah digunakan untuk menyebut rangkaian kepulauan di Indonesia.

Ganti nama bagi suatu negara bukan hal tabu. Siam berganti jadi Thailand, Burma jadi Myanmar dan Ceylon jadi Sri Lanka. Kazakhstan pun ingin ganti nama jadi Kazakh Elli karena tak mau disamakan dengan negara miskin beraliran stan di Asia Tengah.

Seniman Ray Sahetapy juga mendukung Indonesia ganti nama saja dengan Nusantara yang populer lebih dulu.

"Berdasarkan kondisi fisik dan karakter bangsa ini, saya lebih nyaman menyebut bangsa Indonesia dengan istilah Nusantara," ujar Ray dalam diskusi 'membedah ke-Indonesia-an' bersama budayawan, beberapa waktu lalu.

"Nama Indonesia itu kan asing. Nggak ada maknanya lagi. Kalau Nusantara kan berarti semua orang-orang di kepulauan ingin bersatu," tambah Ray. 

Sementara itu sejumlah politikus menyatakan penolakan mereka. Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menyatakan Indonesia akan kehilangan akar sejarah kalau sampai ganti nama.

Bagaimana dengan anda?

Friday, 4 April 2014

3 Artis Paling Tidak Menghibur Versi 3-Besar


Gila dah.Enek juga kadang liat mereka di tv.Bukannya menghibur kadang (sering) banyolannya garing,ga enak,atau apalah.Bukannya bully,ini hanya jeritan kami yang merasa tidak terhibur dengan mereka.


      1.       Chika Jesica
Pada awal kemunculannya di dunia hiburan cukup membawa angin segar.Dengan baby facenya cukup sejuk bagi para penikmat tayangan tv.Namun aduh saying-sayanaaaang..Gayanyadi tv dengan banyolannya yang garing,sangat meng’enekkan.Lebay,tak tahu arah dan hanya modal “rame” ia mrupus.Kami kira jikalah ia jadi diri sendiri dengantidak lebay,akan lebih enak dinikmati oleh para pecinta tv.Dan ada  kata-kata selain ”P E N O N T O N . . . . . .”Gila-gila banget kan gan????!!!

    








      2.       Jessica Iskandar
Ga kalah lebaynya dengan yang diatas,rayuan-rayuan yang mulai garing selalu jadi andalan.Entah mangapa,muak juga dengan yang satu ini.Mungkin bagi yang berfikir sehat,banyolan seperti ini  justru meguras emosi.Eiiiittsss..tapi doi orangnya pinter oh.Sayang memang penampilan dan tingkahnya di tv itu tuh..
      

  











      3.       Isi Sendiri dah
Bingung juga karena tidak sedikit pelaku hiburan yang garing,memuakkan dan apalah.Ada beberapa nama yang sudah tidak asing lagi dengan ke’anehannya dalam acaradi TV.Diantaranya,Billi (Adek Olga),Olga S,Raffi,Host Campur-campur,Host YKS dan isi sajala sendiri oleh agan-agan.Keburu enek juga,heuheuheu..


Ok ini versi 3-besar,silahkan berbagi pandangan demi kebaikan generasi muda dari apa yang dilahapnya pada acara tv.