Tuesday, 31 March 2015
Friday, 20 March 2015
Negeri Mimpiku
Sahabat itu satu-satunya yang membuat saya iri dari film tersebut.Waktu
yang mereka jalani selalu diiringi sahabat tercinta.Iri bukan karena saya tak
memiliki sahabat.Sahabat terbaik ada,namun untuk sementara waktu sampai entah
kapan kita akan merasakan seperti dalam film itu.Kita berpisah demi apa yang
kami idamkan dalam hidup.Bukan materi semata,namun menjalani apa yang memang
harus kami jalani sebagai makhluk Tuhan.
Rindu akan merekapun saya rasakan tak sekedar picisan
belaka.Namun kami rela demi mimpi yang ingin kami jadikan nyata!Maka,kaki
kamipun akan berjalan lebih jauh dari biasanya,tangan yang akan berbuat lebih
banyak dari biasanya,Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,Leher yang
akan lebih sering melihat keatas,Lapisan tekad yang lebih keras 1.000 kali dari
baja,Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,Serta mulut yang akan
selalu berdoa!
Ini jalan kami dan kami takkan menolak maupun
mengingkarinya.Akan kami jalani dan kami percaya hidup ini memang kami
jalani.Tak sekedar cerita tentang mimpi dan ap ayang akan diraih.Kami berjuang
bersama meski kami tak bersama.Kami yakin,dan saya yakin apa yang kami jalan
tak sekedar kepatuhan penghamba belaka.Kami memiliki apa yang mereka tak
terpikirkan,karena kami yakin!
Sering saya pribadi mengeluh tentang apa yang terjadi
disekeliling kami sangatlah buruk.Entah itu suasana kerja,system,pemerintahan
maupun kesalahkaprahan yang melekat di sini.Disini,di Negeri kami
Indonesia.Keluhan sering kami lontarka meski kadang kelu karena tlah cukup
bosan dengan yang ada.Benci,mencaci,bahkan sempat terbessit penyesalan mengapa
kami dilahirkan dinegeri nan elok namun “tak berpenghuni”.
Namun,lagi di film ini saya diajarkan arti mencintai
Negeri!Saya sendiri memang cukup merasa kagum dengan Nusantara,mseki dengan
sedikit saja dengan apa yang dilihat.Merinding badan ini saat Genta dkkmuai
mendaki.Ingin rasanya kami berpetualang seperti mereka.Dengan itu,sayapikir
kami akanlebih bias mencintai Negeri kami dengan murni.Tanpa memikirkan apa
yang ada disini,saya mampu bermimpi bias menjadikan apa yang ada disekitar
menjadi lebih baik.Ada kepuasan tersendiri dengan melihat pendakian
mereka.Maski sekali lagi saya katakana,saya iri dengan mereka!
Indonesia!,seketika itu saya kagum dengan apa yang kau
miliki.Danperlu saya ingatkan,itu baru tertinggi di Pulau Jawa!Baru Randukumbolo,belum
Toba,Rinjani dan banyak lagi yang belum
kia ketahui.
Kami memiliki khayalan,mimpi,kami jaga,kami kejar kami.Saat
kata-kata ini saya tuturkan,tepat diatas tulisan ini 5CM saya
putar.Hehehe..bukan Riani saja yang mempesona,tapi persahabatan dan mimpi.Itu
yang saya idamkan dari hidup ini!Haaaaaahhhhhh..sungguh saya ingin berkumpul
seperti itu!Kalau saya anak kecil,mungkinn sudah merengek-rengek dari pertama
aya menonton film ini.Entah yang keberapa kali,masih terselip doa dan keinginan
akan itu.Apapun tempatnya,asal dengan teman terbaik dan tetap di Indonesia!
Tidak akan sama dengan apa yang saya
lihat.Namun,kamipun memiiki mimpi,mimpi agar kelak kami akan semakin mengakui
jika Indonesia memang akan membuat kita berarti.Tidak akan membuat kami hanya
menjadi seonggok daging yang punya nama.Semua berawal sini,”Impian” dan sebuah
keajaiban tekad.Dan selama ribuan langkah kaki kita melangkah,selama hati yang
berani ini bertekad,hingga semuanya bias terwujud sampai disini.Jagan sekalipun
kita menyerah mengejar mimpi-miimpi kita.Berjuang,berusaha dan bercita-cita
bagi tanah tempat kita berpijak ini.Berdiri diatas bumi,namun dekat sekali
dengan langit.
Mari,gantung dan bawa mimpi kita
kemanapun pergi,jangan terlalu dekat dengan mata agar kita tak hidup dengan
mimpi.Jangan pula terlalu jauh agar mimpi kit atak hilang.Gantung tepat 5CM
tepat didahi kta,bawa kemanapun agar kita selalu ingat kemanapun kita
pergi.Kita bawa dengan keadaan apapun.Agar kita ingat,mimpi tidak hanya ada
dalam angan namun patut untuk diperjuangkan agar menjadi nyata.
Dan yang tak kalah penting dari
semuanya,kita harus mempertanggungjawabkan mimpi-mimpi kita!!
Bingung..
Entah apa yang akan kutulis ini
Cerita,Puisi,pantun atau
apalah.Aku sendiri bingung dengan ini.Katakanlah ini sebuah novel.Tapi….ini
sangat jauh dan tak layak jika dikatakan novel.Apalagi kata-kata indah yang
kaya akan motivasi seperti apa yag kubaca di status FB
teman-temanku.Motivasi,untaian kata indah,persetan dengan itu semua.Karena pada
knyataannya mereka sendirilah yang bingung tuk melakukan sesuatu kala mereka
mengalaminya.Aku sendiri pernah mencoba seperti itu.Ah,enyahkan aja..
Apa kabar kalian dengan segala
apa yang kalian rasa??!!Semoga tak ada kata keluhan.Ini hidup.Mereka bilang
kita ini belum tahu apa-apa.Sudahlah..
Malam ini tepat sekitar 25 hari
aku lebih banyak diam dan merasakan
sesuatu yang sungguh tak kunikmati.Temank bilang,GALAU.Namun,kurasa ini
tidaklah seprti yang ia pikir ini hanya sebuah ROTASI RASA.Ya,pasti semua
manusia prnah mengalaminya,atau bahkan tengah mengalaminya.Sungguh anugerah
ketika kita bisa mengalami rotasi rasa.
Ketidakmengertinya seoran kita
tuju dan fitrahseorang llaki,kadang membuat ini semakin terasa terpuruk.Cobalah
mengerti..!!
Aku haus..
Ya,aku dapat minum sendiri
Aku Lapar..
Ya,aku dapat meken sendiri
Aku lelah..
Ya,dapat ku lepas lelah ini
sendiri
Namun,cobalah mengerti lebih
dekat lagi..
Penebar Benci di Media Sosial
Beberapa bulan setelah kemenangan Jokowi-JK saya semakin bingung.Bukan karena kemenangan yang mereka raih.Namun sikap masyarakat pasca kemenangan ini.Entah mulai dari mana saya.Yang pasti PILPRES 2014 sangatlah berperan besar meningkatkan tingkat antusias masyarakat terhadap politik.Terlepas dari 2 kubu,saya apresiasi semua pikiran masyarakat.
Satu hal yang saya bingung dan terbesit dalam pikiran,”Mengapa mereka tak bergabung dengan ISIS saja?!”.Harusnya ini adalah momentum untuk saatnya kita bangkit lebih dari yang sudah-sudah.Bukan masalah siapa pemimpin kita.
Beberapa ari yang lalu saya baru saja membaca buku kesekian kalinya dari Raditiya Dika.Maka saya katakan BEGO bagi mereka yang masih saja mengumbar kebencian kepada 1 sosok.Baik itu kubu Prabowo maupun Jokowi.Enek,bahkan bingung dengan apa yang terjadi.Berita kebencian mengumbar dimana-mana,bacotbacot keburukan beredar dimedia sosial.Kapan mereka move on??!!Bohong jika mereka mengaku cinta NKRI jika mereka masih menebar berita-berita kebencian.Saya katakana,BOHONG..!!
Anggap saja kita kalah dalam suatu pertandingan.Lalu apa yang kita lakukan setelah itu?!Saya pikir bagi manusia yang memakai otaknya untuk berfikir,kita akan memikirkan bagaimana strategi kedepannya.Bukan dengan menebar berita jika lawan bermain curang.Atau bahkan mengejek jika lawan kita kalah dipertandingan selanjutnya.Memalukan..!!
Life must go on..!!Kapan Indonesia maju jika separuh masyarakatnya malah menebar berita yang ga mutu??!!Dengan modus menagih janji,ini adalah tindakan BODOH.Apa kita tetap menunggu janji tanpa kia berjalan sendiri??!!Pola pikir pengemis jelas melekat.
Kapan kita bisa mandiri jika kita sibuk memikirkan kubu lawan??Yang saya tahu,mengasah lebih penting daripada menggunakan pisau tumpul.
Kawan,maju mundurnya kita tergantung pola piker kita.Maju mundurya Indonesia tergantung masyarakatnya.Masih memikirkan kekalahan,berarti kita tertinggal ratusan langkah,energi,pikiran,ide,akan untuk terus melaju.
Gunakan media sosial untuk sesuatu yang bermanfaat,bukan untuk menebar kebencian atas nama demi INDONESIA.Kekanak-kanakan kita jelas terilah jikalau kita menahan diri dan melihat apa yang kita lakukan.
Indonesia tak sesempit kolom di Medsos yag bisa kita buka kapan saja.Status kita saja sering mendapat sorotan dari yang suka ataupun tidak.Itupun dari hanya beberapa ribu teman yang kita miliki.Lalu Indonesia??!!Dengan berjubel kepentingan dan modus dibelakangnya.Jelas bukan hal mudah untuk mencapai keberhasilan.Salah satu yang paling mudah adalah membaningkan apa yang telah dilakukan pemimpin yang sudah-sudah dengan yang sekarang.Siapa yang lebih baik (itupun terikat waktu).
Bodohkah kita?!!
Subscribe to:
Posts (Atom)