Assalamualaikum Wr.Wb.
Gaji PNS (Guru) naik 9 % belum
lama ini,entah akan dibayar perbulan ataupun rapel.Berita yang harusnya menjadi
berita gembira.Bagaimanapun para PNS adalah rekan kita bekerja,bahkan
saudara.Ya,kami bergembira dengan berita ini.Dengan begitu tingkat kesejahteraan rekan kerja kami meningkat.Bisa untuk menambah belanja
bulanan,biaya kuliah anak,bahkan biaya peningkatan kualifikasi pendidikan mareka
sendiri.Patut di syukuri meski kita belum
mendapatkannya.
Namun
bagaimanapun,sedikitnya ada dua rasa yang kami rasakan dengan berita
tersebut.Senang?ya pasti kami senang karena saudara kami dapat meningkatkan
kesejahteraan hidpunya.Namun jauh dari rasa tersebut kami merasa ada sesuatu
yang harus segera kami tenangkan.Jantung berdetak lebih kencang.Entah
mengapa saat itu kami merasa amat bingung kemana kami memint apenjelasan dari
ini semua.Bertanya pada saudara kami jelaslah tidakmungkin.Menteri?Presiden?Ah
ini amat sangat tidak mungkin meskipun selalu ada kemungkinan dalam hidup ini.
2 juta
kelas diisi oleh Guru Tidak Tetap.Itu yang kami ketahui dari saudara kami
tentang kekurangan tenaga pendidik di negeri elok ini.Kami cukup tercengang
dengan ini.Namun pagi ini kami sangat shok.Bagaimana mungkin pemerintah
menaikkan gaji PNS sementara para GTT hanya menerima beberapa ratus ribu
perbulan. Kamipun tidak pernah mengharap akan naiknya honor kami ini,sudah
hilang harapan kami akan naiknya honor bulanan yang kami terima.Yang kami
ketahui 20% dari penerimaan BOS dperbolehkan untuk GTT.Kami hilangkan semua
harapan karena terpaksa harus kami hilangkan.
Entah
mengapa pula kami berfikir bahwa pemerintah telah melakukan “kecurangan”.Pemerintah membutuhkan
GTT untuk membantu PNS demi jalannya
proses pendidikan.Namun,pemerintah tak segera mau unuk mengangkat para
GTT.Jelas ini adalah kecurangan yang terjadi dan harus segera
diselesaikan.Dengan menunda para GTT diangkat menjadi PNS berarti pemerintah
telah menyimpan kewajibannya dan memilih keikhlasan para GTT tanpa apresiasi
yang baik.Jika saja seluruh GTTdi negeri ini berhenti,apa jadinya?
Bukan
maksud kami untuk membenci akan berita pada awal tadi.Namun,apakah lebiih bijak
jika kenaikan gaji PNS ditunda dan alihkan dana tersebut untuk bertahap mengangkat
GTT?!Dengan hampir meratanya sertifikasi untuk sluruh PNS,saya piker tidak
begitu kejam pula jika gaji meraka tidak segera dinaikkan.Dengan begitu aka
nada spirit baru bagi tenaga GTT untuk lebih giat lagi.
“Kinerja
GTT menurun drastis setelah menjadi PNS” Ini berita yang say abaca dari
Koran.Sangat menggelitik.Apa yang terfikir dari wartawan hingga menulis berita
tersebut.Tak bermaksud membandingkan.Di daerah kami,90% Pembina siswa dalam
kegiatan lomba (POPDA,FLS2N,O2SN,MAPSI,Operator,kegiatan siswa) bahkan ada
banyak teman kami yang marus pusin menyelesaikan pekerjaan bendahara maupun
kepala sekolah.

Bukan
bermaksud kami menyambut kenaikan gaji saudar a kami denga iri dengki,kami
hanya ingin mencurahkan apa yang tak bias kami tahan.Harapan kami,pendidikan di
negeri elok ini lebih baik lagi,kerjasama dengan saudara kami lebih baik
diberbagai pos dan hilangkan kecurangan yang selama ini terjadi.Mari kita
sadari jika kita saling membutuhkan.
Salam Perjuangan!!
Wassalamualaikum
Wr.Wb.