Friday, 25 April 2014

Negeriku Mimpiku

Kamis siang tadi entah yang keberapa kali saya menonton 5 cm.Sungguh menyesakkan dada menyaksikan film tersbut.Membakar,melelehkan bahkan menggugah hasrat manusia yang berfikir.
Sahabat itu satu-satunya yang membuat saya iri dari film tersebut.Waktu yang mereka jalani selalu diiringi sahabat tercinta.Iri bukan karena saya tak memiliki sahabat.Sahabat terbaik ada,namun untuk sementara waktu sampai entah kapan kita akan merasakan seperti dalam film itu.Kita berpisah demi apa yang kami idamkan dalam hidup.Bukan materi semata,namun menjalani apa yang memang harus kami jalani sebagai makhluk Tuhan.
Rindu akan merekapun saya rasakan tak sekedar picisan belaka.Namun kami rela demi mimpi yang ingin kami jadikan nyata!Maka,kaki kamipun akan berjalan lebih jauh dari biasanya,tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,Leher yang akan lebih sering melihat keatas,Lapisan tekad yang lebih keras 1.000 kali dari baja,Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,Serta mulut yang akan selalu berdoa!
Ini jalan kami dan kami takkan menolak maupun mengingkarinya.Akan kami jalani dan kami percaya hidup ini memang kami jalani.Tak sekedar cerita tentang mimpi dan ap ayang akan diraih.Kami berjuang bersama meski kami tak bersama.Kami yakin,dan saya yakin apa yang kami jalan tak sekedar kepatuhan penghamba belaka.Kami memiliki apa yang mereka tak terpikirkan,karena kami yakin!
Sering saya pribadi mengeluh tentang apa yang terjadi disekeliling kami sangatlah buruk.Entah itu suasana kerja,system,pemerintahan maupun kesalahkaprahan yang melekat di sini.Disini,di Negeri kami Indonesia.Keluhan sering kami lontarka meski kadang kelu karena tlah cukup bosan dengan yang ada.Benci,mencaci,bahkan sempat terbessit penyesalan mengapa kami dilahirkan dinegeri nan elok namun “tak berpenghuni”.
Namun,lagi di film ini saya diajarkan arti mencintai Negeri!Saya sendiri memang cukup merasa kagum dengan Nusantara,mseki dengan sedikit saja dengan apa yang dilihat.Merinding badan ini saat Genta dkkmuai mendaki.Ingin rasanya kami berpetualang seperti mereka.Dengan itu,sayapikir kami akanlebih bias mencintai Negeri kami dengan murni.Tanpa memikirkan apa yang ada disini,saya mampu bermimpi bias menjadikan apa yang ada disekitar menjadi lebih baik.Ada kepuasan tersendiri dengan melihat pendakian mereka.Maski sekali lagi saya katakana,saya iri dengan mereka!
Indonesia!,seketika itu saya kagum dengan apa yang kau miliki.Danperlu saya ingatkan,itu baru tertinggi di Pulau Jawa!Baru Randukumbolo,belum Toba,Rinjani dan banyak  lagi yang belum kia ketahui.
Kami memiliki khayalan,mimpi,kami jaga,kami kejar kami.Saat kata-kata ini saya tuturkan,tepat diatas tulisan ini 5CM saya putar.Hehehe..bukan Riani saja yang mempesona,tapi persahabatan dan mimpi.Itu yang saya idamkan dari hidup ini!Haaaaaahhhhhh..sungguh saya ingin berkumpul seperti itu!Kalau saya anak kecil,mungkinn sudah merengek-rengek dari pertama aya menonton film ini.Entah yang keberapa kali,masih terselip doa dan keinginan akan itu.Apapun tempatnya,asal dengan teman terbaik dan tetap di Indonesia!
 Tidak akan sama dengan apa yang saya lihat.Namun,kamipun memiiki mimpi,mimpi agar kelak kami akan semakin mengakui jika Indonesia memang akan membuat kita berarti.Tidak akan membuat kami hanya menjadi seonggok daging yang punya nama.Semua berawal sini,”Impian” dan sebuah keajaiban tekad.Dan selama ribuan langkah kaki kita melangkah,selama hati yang berani ini bertekad,hingga semuanya bias terwujud sampai disini.Jagan sekalipun kita menyerah mengejar mimpi-miimpi kita.Berjuang,berusaha dan bercita-cita bagi tanah tempat kita berpijak ini.Berdiri diatas bumi,namun dekat sekali dengan langit.
Mari,gantung dan bawa mimpi kita kemanapun pergi,jangan terlalu dekat dengan mata agar kita tak hidup dengan mimpi.Jangan pula terlalu jauh agar mimpi kit atak hilang.Gantung tepat 5CM tepat didahi kta,bawa kemanapun agar kita selalu ingat kemanapun kita pergi.Kita bawa dengan keadaan apapun.Agar kita ingat,mimpi tidak hanya ada dalam angan namun patut untuk diperjuangkan agar menjadi nyata.
 
Dan yang tak kalah penting dari semuanya,kita harus mempertanggungjawabkan mimpi-mimpi kita!!


Drawing AFC U-19 2014

Dalam drawing AFC Cup U-19 yang digelar baru saja di markas AFC, timnas Indonesia U-19 akhirnya tergabung dalam grup B, bersama tim dari pot pertama Uzbekistan, tim pot kedua Australia dan timnas Uni Emirat Arab. Melihat komposisi lawan di grup B, Evan Dimas dkk berpotensi mampu lolos dari fase grup. Dibandingkan grup-grup lainnya yang juga sama-sama berat, grup B relatif lebih merata kekuatannya. Meski punya nama besar di timnas senior, Australia dan Uzbekistan belum bisa berbicara banyak di level U-19, begitu pula UEA, setidaknya jika kita lihat dari rekam jejak pertandingan timnas U-19 mereka.
Uzbekistan misalnya, dari 10 pertandingan resmi timnas U-19, mereka hanya mampu mencatatkan 6 kali kemenangan,  satu kali draw dan menderita 3 kali kekalahan. Kemenangan yang dicapai Uzbekistan pun tercatat bukan atas tim-tim besar. Tercatat, hanya Korea Utara salah satu tim besar yang bisa mereka kalahkan. Malah, dari 3 kali kekalahan tersebut, salah satunya diderita atas timnas U-19 Qatar yang pada tahun ini malah menempati pot ketiga. Dua kekalahan lainnya diterima ketika melawan Iran U-19 dan Korea Selatan U-19.
Begitu pula Australia. Prestasi tim U-19 mereka tidaklah semoncer timnas senior. Dari 10 pertandingan resmi yang harusnya terjadwalkan, Australia hanya melakoni 5 pertandingan saja, karena selebihnya batal. Dari 5 pertandingan tersebut, Socceroos junior mencatatkan hasil 3 kali kemenangan dan dua kali kalah. Kekalahan yang mereka derita terjadi ketika melawan Iran U-19 dan ketika digebuk Vietnam U-19.
Yang patut diwaspadai mungkin timnas UEA. Meski mereka baru saja menderita kekalahan dari anak asuh Indra Sjafrie dalam pertandingan persahabatan, tapi, rekam jejak pertandingan timnas U-19 UAE nampak sedikit lebih baik. Setidaknya mereka mampu menahan imbang dua raksasa Asia, yakni Iran dan Jepang, serta hanya menelan satu kali kekalahan dari Syiria sebelum menderita kekalahan dari Evan Dimas dkk kemarin.
Dengan membandingkan rekam jejak antar timnas U-19 tersebut, seharusnya timnas U-19 mampu bicara banyak dalam AFC Cup U-19 nanti. Minimal anak asuh Indra Sjafrie bisa mengincar posisi runner up grup, dengan mengalahkan Australia dan UEA, serta menahan imbang Uzbekistan untuk bisa lolos ke fase perempatfinal, dan lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru nanti.
Sementara itu di grup lainnya, dua wakil dari Asean lainnya sudah harus berjibaku dalam satu grup. Tuan rumah Myanmar, yang menempati pot unggulan 1 harus tergabung bersama Thailand bersama unggulan pertama Iran dan Yaman di grup A. Dengan komposisi ini, paling tidak Myanmar dan Thailand harus baku hantam untuk menemani Iran yang diprediksi akan jadi juara grup.
Satu wakil Asean lainnya, yakni Vietnam harus menerima nasib buruk. Tergabung di grup C, Vietnam harus berjibaku bersama dua unggulan lainnya, yakni dua raksasa Asia Timur Jepang dan Korea Selatan. Sedangkan di grup D juga lumayan berat, dimana juara bertahan Irak harus bertemu dengan kuda hitam Korea Utara dan dua wakil negara teluk lainnya, yakni Qatar dan Oman.
DRAWING AFC U-19 Championship (9–23 October 2014)
Grup A:
- Myanmar (Tuan Rumah)
- Iran
- Thailand
- Yaman
Grup B:
- Uzbekistan
- Australia
- Uni Emirat Arab
- Indonesia
Grup C:
- Korea
- Jepang
- China
- Vietnam
Grup D:
- Irak
- Korea Utara
- Qatar
- Oman