Tuesday, 10 October 2017

The Power of Gedget

Dewasa ini perkembangan gedget sangat pesat.Tidak hanya dari jenisnya,namun kualitas serta spesifikasinya semakin meningkat.Hal ini tentu berdampak pada kehidupan manusia secara langsung.Menakjubkannya booming gedget tak hanya melanda kaum Dewasa.Jempol Anak-anakpun kini sudah terlatih secara otomatis untuk mengoperasikan smartphone.Bahkan anak yang belum makan bangku sekolahpun sudah lihai memainkan smartphone dan hal ini sudah terlihat lazim.
Sebagai bangsa yang berkembang Global Style ini tak bisa dihindari apalagi dilawan oleh kita.Sebut saja Korea Utara yang dalam penggunaan internetny dibatasi.Lalu kita akan mengecapnya sebagai negara yang terisolir dari Global Style ini. Bukan sembarang pengecapan belaka.Booming media sosial di Dunia memang sangat berpengaruh besar pada pergaulan masyarakat Dunia.Pertemuan orang tua dengan anaknya setelah puluhan tahun,pertemuan sepasang kekasih yang telah lama berpisaah bahkan kini kita dapat dengan mudah berbelanja dengan smart phone.Memang media sosial ini tak kesemuanya berdampak positif.Banyak juga hal negatif terjadi dengan bantuan media sosial.Namun,jika kita ibaratkan media sosial itu adalah sebuah pisau yang tajam niscayakita akan berfikir ulang dalam menggunakan media sosial.Di dapur isteri kita akan senang mengiris menggunakan pisau yang tajam.Jelas hal ini sangat membantu untuk memudahkan pekerjaan.Hal yang berlawanan kita pasti  pernah tahu melalui berita atau bahkan disekitar kitayaitu pembunuhan.Sebagian dari kasus itu ada juga yang menggunakan pisau sebagai alat untuk berbuat hal keji.Jadi jika kita berfikir ulag tentang media sosial atau hal yang lainnya maka akan kita ketahui kalau kitalah yang menenetukan baik-buruknya Out put dari Global Style.Jika kita menggunakan Global Style dengan baik makan kita akan mendapatkan menfaat yan gluar biasa.Sebaliknya jika kita tak bijak dalam penggunaannya bukan tak mungkin akan berakibat buruk bagi kita sendiri.
Dahsyatnya global style kini sudah merangsek ke seluruh penjuru Dunia.Termasuk di Indonesia penggunaan sudah sangat beragam.Sebagai makhluk Tuhan yang berakal tentu kita harus bijak dalam penggunaannya.Kita tak bisa menolak Gobal Style ini karena kita masih hidup di Dunia ini.Lalu apakah Global Style ini juga berdampak pada anak-anak? Jelas.Kini kita tak heran lagi balita sudah pandai bermain game di android.Siswa SD tak lagi pusing dalam mencari sesuatu yang tak ditemukannya dalam buku.Hanya saja kesemua hal positif itu tak melulu berish dari hal negatif.Dampak buruk dari gadget sangatlah berbahaya jika kita sebagai orang tua tak mampu menghalaunya.Sebelum dampak negatif gedget menyerang anak-anak,kita wajib membentenginya dngan baik.Benteng Agama mau tak mau menjadi bekal utama bagi anak-anak kita.Tak hanya untuk menghadapi kedinamisan zaman namun menjadi bekal dalam kehidupannya.
Sebagai orang tua kita memang dituntut untuk bisa manjaga anak-anak kita dari hal yang tak baik.Jangan sampai kita yang akan memanfaatkan global style ini malah jadi korbannya.Banyak kecelakaan terjadi kepada anak-anak karena keteledoran orang tua.Banyak juga cerita terjadi jika anak-anak bermain sendiri dirumah kala prime time yang harusnya orang tua menemani.
Belajar,bermain dan mempererat hubungan keluarga sebenarnya bisa dilakukan dengan teknologi.Sebagai gambaran untuk siswa Sekolah Dasar yang sedang belajar membaca.Kita bisa memanfaatkan android sebagai sarana belajarnya dai kita sebagai orang tua yang mengendalikannya.Misalnya kita berkirim pesan dengan anak saat kita tak dirumah dengan jadwal yang rutin.Pesan yang dikirimkan tak erlu panjang lebar.Cukup menanyakan keadaan atau pertanyaan sederhana yang sekiranya anak kita mampu menjawabnya.Tujuan dari kegiatan ini pertama kita mengajari anak tentang teknologi.Kedua tentu anak kita secara tak sadar tengah menggasah kemampuan membacanya.Ketiga,hal ini tentu menyenangkan bagi anak.Akhirnya hubungan orang tua dengan anak sedikit-banyaknya akan selalu berjalan dengan baik.Hal ini sederhana,namun banyak orang tua yang masih belum menyadarinya.Pemanfaatan gedget nyatanya sangat bisa untuk belajar,bermain dan mempererat hubungan kita dengan anak.
Untuk siswa siswa Sekolah Dasar kelas tinggi (kelas 4,5 dan 6) juga dapat kita ajak belajar dengan gedget.Kita bisa mengetes pengetahuannya dengan ertanyaan yang kita ajukan melalui Whatss App,BBM atau aplikasi lainnya.Sebagai orang tua kita harus pandai-pandai mencari celah.Kita bisa mencari pertanyaan yang sesuai dengan kelas mereka.Ambil saja BSE ( Buku Sekolah Elektronik ) yang Pemerintah sediakan.Memang kita membutuhkan waktu untuk mempelajarinya,tapi kalau untuk anak tentu kita rela bukan?Selain pertanyaan yang sederhana kita juga bisa memberi anak kita tugas membuat pantun,puisi atau bercerita melalui Video Call.Bagi orang tua yag sering bepergian keluar kota kegiatan ini sangatlah bermanfaat.Selain bercengkerama dengan anak tentu anak akan mendapat pengetahuan baru dari setiap kegiatan yang kita lakukan.
Lalu apa bagi siswa SMA kita bisa memanfaatkan gadget untuk belajar?!Jelas bisa.Saya teringat seorang Guru Bahasa Inggris di sebuah SMA di Jawa Timur.Beliau mengirimkan tugas ke anak melalui Grup BBM.Apa iya?ya benar.Gau bukan?tentu gaul bahkan guru ini akhirnya sangat disukai siswanya.Ia menerapkan tugas sekolah tidak hanya terpaku kepada buku.Sebenarnya anak-anak kita lebih peka terhadap perkembangan teknologi.Sehingga bukan salah mereka juga jika mereka bosan belajar dengan cara konvensional.Lalu,apa salah jika akhirnya siswa SMA tersebut ketergantungan dengan gedget??Tentu tidak seama kita sebagai orang tua mampu mengendakikannya.Contoh sederhana tadi adalah hal yang sangat luar biasa dalam pemanfaatan gedget.
Kemudian apa boleh anak kita bermaniin game??Pasti banyak yang menyayangkan anak-anaknya ketika mereka bermain game.Memang tak ada salahnya jika banyak orang tua yang khawatir denga ini.Namun kembali lagi,selama tak berlebihan hal ini tak akan berpengaruh buruk bagi anak.Kalau seorang bapak bermain gitar untuk melepas penat,Ibu-ibu yang  berbelanja merasa fresh lalu apa tidak boleh anak bermain game untuk menyegarkan ppikiran mereka?Boleh-boleh saja.Apalagi ternyata game mampu melatih motorik bagi anak.Menyenangka dan bermanfaat,itulah catatan sederhananya.
Akhirnya,kita sebagai orang tua memang harus mampu mengikuti perkembangan zaman.Jangan malu juga jika kita bermain game untuk menemani anak.Menemani anak berbalas pesan melalui Whatss App tentu akan bermanfaat bagi anak.Apalagi jika yang kita tanyakan seputar pelajaran mereka.Manfaat ganda akan mereka dapatkan,selain pengetahuan juga anak akan merasa mendapat perhatian dari orang tuanya.Sebagai orang tua,setidaknya kita bisa membantu anak kita elajar meskipun tak selalu ada disisinya.Memang,kebersamaan sangatlah berbeda dengan sekedar mengatik kata-kata di android.Namun apa yang kita lakukan lebih baik daripada sama sekali takmemperhatikan anak kita.Apalagi bagi kita yang hidup diperkotaan.Berangkat pagi pulang malam.Kita harus pandai mencari celah untuk sekedar menyapa melalui android dan bahkan menemaninya belajar.
Teknologi dan perkembangan zaman sangatlah mustahil untuk kita lawan.Jika kita memaksanya maka kita akan seperti orang kuno yang hidup dizaman milenia.Anak-anak kitapun tak sepantasnya diajarkan untuk melawan teknologi.Karena hal ini jelas akanberdampak langsung kepergaulan anak kita nantinya.Yang harus kita ajarkan adalah memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya.Pemanfaatanuntuk sekedar bermain,belajjar atau bahkan untuk mempererat hubungan Orang tua dan anak mampu kita bangun dengan teknologi.Bukan zamannya lagi kita melarang anak-anak kita menggunakan gadget,namun ini saatnya kita mengajarkan cara memanfaatkan gedget ataupun teknologi yang lainnya dengan baik.Karena apapun jika kita lakukan dengan takaran yang baik akan mendapatkan hasil yang baik pula.(Penulis: Achmad Suhendar- darendar7@gmail.com)