SALINAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 54 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
|
:
|
bahwa
dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 27 ayat (1) Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,
perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar
Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
|
Mengingat
|
:
|
1.
|
Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4301);
|
|
|
2.
|
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
|
|
|
3.
|
Peraturan
Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian
Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan
Presiden Nomor 91 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 141);
|
|
|
4
|
Peraturan
Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian
Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian
Negara, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan
Presiden Nomor 92 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 142);
|
|
|
5.
|
Keputusan
Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan
Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah terakhir dengan
Keputusan Presiden Nomor 5/P Tahun 2013;
|
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Pasal 1
1)
Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar
dan Menengah digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar
proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.
2)
Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) meliputi:
Kompetensi Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A;
Kompetensi Lulusan SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan
Kompetensi Lulusan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB/Paket C
3)
Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 2
Dengan berlakunya
Peraturan Menteri ini, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun
2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Pasal
3
Peraturan ini mulai
berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang
mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan
penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 10 Mei
2013
MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
TTD.
MOHAMMAD NUH
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 17 Mei 2013
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,
TTD.
AMIR SYAMSUDIN
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013 NOMOR 712
Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan Organisasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Muslikh, S.H.
NIP 195809151985031001
SALINAN
LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
NOMOR 54 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 Pasal 31 ayat(3) mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan
menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan
dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
yang diatur dengan undang-undang. Atas dasar amanat tersebut telah diterbitkan
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Sesuai dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan nasional berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Sedangkan Pasal 3 menegaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional tersebut
diperlukan profil kualifikasi kemampuan lulusan yang dituangkan dalam standar
kompetensi lulusan. Dalam penjelasan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
disebutkan bahwa standar kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan
lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik yang
harus dipenuhinya atau dicapainya dari suatu satuan pendidikan pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah.
B. Pengertian
Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai
kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
C. Tujuan
Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan
utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan,
standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar
pengelolaan, dan standar pembiayaan.
D. Ruang Lingkup
Standar
Kompetensi Lulusan terdiri atas kriteria kualifikasi kemampuan peserta didik
yang diharapkan dapat dicapai setelah menyelesaikan masa belajarnya di satuan
pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
E. Monitoring dan Evaluasi
Untuk
mengetahui ketercapaian dan kesesuaian antara Standar Kompetensi Lulusan dan
lulusan dari masing-masing satuan pendidikan dan kurikulum yang digunakan pada
satuan pendidikan tertentu perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara
berkala dan berkelanjutan dalam setiap periode. Hasil yang diperoleh dari
monitoring dan evaluasi digunakan sebagai bahan masukan bagi penyempurnaan
Standar Kompetensi Lulusan di masa yang akan datang.
II. KOMPETENSI LULUSAN SD/MI/SDLB/Paket A
Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A memiliki sikap, pengetahuan, dan
keterampilan sebagai berikut. SD/MI/SDLB/Paket
A
|
Dimensi
|
Kualifikasi Kemampuan
|
Sikap
|
Memiliki
perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu,
percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.
|
Pengetahuan
|
Memiliki
pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian di
lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.
|
Keterampilan
|
Memiliki
kemampuan pikir dan tindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan
konkret sesuai dengan yang ditugaskan kepadanya.
|
MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,
TTD.
MOHAMMAD NUH
Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan
Organisasi
Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan,
Muslikh, S.H.
NIP 195809151985031001
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 65 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
|
:
|
bahwa dalam rangka pelaksanaan
ketentuan Pasal 24 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
StandarNasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan
PeraturanPemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan AtasPeraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan, perlu
menetapkan Peraturan MenteriPendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah;
|
Mengingat
|
:
|
1.
|
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang
SistemPendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor
78, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4301);
|
|
|
2.
|
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2005 tentang StandarNasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun
2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4496)
sebagaimana telah diubah denganPeraturan Pemerintah Nomor 32. tahun 2013
tentangPerubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar NasionalPendidikan(Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2013 Nomor
71, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
|
|
|
3
|
Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun
2009 tentangPembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimanatelah
beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan PresidenNomor 91 Tahun 2011
(Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2011 Nomor 141);
|
|
|
4.
|
Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun
2010 tentang Kedudukan,Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta
SusunanOrganisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara,sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir denganPeraturan Presiden Nomor 92 Tahun
2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 142);
|
|
|
5.
|
Keputusan Presiden Republik
Indonesia Nomor 84/P Tahun2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu
IIsebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan PresidenNomor 5/P Tahun
2013;
|
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANGSTANDAR PROSES
PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Pasal 1
1) Standar
Proses Pendidikan Dasar dan Menengah selanjutnya disebut Standar Proses
merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan
dasar dan menengah untuk mencapai kompetensi lulusan.
2) Standar
Proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 2
Dengan berlakunya Peraturan Menteri
ini, Peraturan Menteri Pendidikan NasionalNomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar
Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasardan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak
berlaku.
Pasal 3
Peraturan ini mulai berlaku pada
tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya,
memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam
Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 4 Juni 2013
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
MOHAMMAD NUH
Diundangkan
di Jakarta
pada
tanggal
MENTERI
HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK
INDONESIA,
AMIR
SYAMSUDIN
SALINAN
LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 65 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR PROSES PENDIDIKAN
DASAR DAN
MENENGAH
STANDAR PROSES
PENDIDIKANDASAR DAN MENENGAH
BAB I
PENDAHULUAN
Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional, Pasal 1 angka 1 menyatakan
bahwapendidikan adalah usahasadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensidirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara. Standar Proses adalah kriteria mengenai
pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai Standar
Kompetensi Lulusan. Standar Proses dikembangkan mengacu pada StandarKompetensi
Lulusan dan StandarIsi yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan dalam PeraturanPemerintahNomor
19 Tahun 2005 tentangStandarNasionalPendidikansebagaimana telah diubah dengan PeraturanPemerintahNomor
32 Tahun 2013 tentangPerubahanatasPeraturanPemerintahNomor 19 Tahun
2005tentangStandarNasionalPendidikan.Proses Pembelajaran pada satuan pendidikan
diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang,
memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang
yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat,
minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap
satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran
serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan
efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan. Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan
dan Standar Isi maka prinsip pembelajaran yang digunakan:
1.
dari pesertadidik diberi
tahu menuju pesertadidik mencari tahu;
2.
dari guru sebagai
satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar;
3.
dari pendekatan tekstual
menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah;
4.
dari pembelajaran
berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi;
5.
dari pembelajaran parsial
menuju pembelajaran terpadu;
6.
daripembelajaran yang
menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya
multi dimensi;
7.
dari pembelajaran
verbalisme menuju keterampilan aplikatif;
8.
peningkatan dan keseimbangan
antara keterampilan fisikal (hardskills) danketerampilan mental (softskills);
9.
pembelajaran yang
mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan pesertadidik sebagai pembelajar
sepanjang hayat;
10.
pembelajaran yang
menerapkan nilai-nilai dengan member keteladanan(ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyomangun
karso), dan mengembangkan
kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani);
11.
pembelajaranyang
berlangsung di rumah, di sekolah, dan di
12.
masyarakat;
13.
pembelajaran yang
menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru,siapa saja adalah siswa, dan di
mana saja adalah kelas.Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk
meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan
14.
Pengakuan atas perbedaan
individualdan latar belakang budayapesertadidik.
Terkait dengan prinsip di
atas, dikembangkan standar proses yangmencakup perencanaan proses pembelajaran,
pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan
proses pembelajaran.
BAB II
KARAKTERISTIK
PEMBELAJARAN
Karakteristik
pembelajaran pada setiap satuan pendidikan terkait erat pada Standar Kompetensi
Lulusan dan Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan memberikan kerangka
konseptual tentang sasaran pembelajaran yang harus dicapai. Standar Isi
memberikan kerangka konseptual tentang kegiatan belajar dan pembelajaran yang
diturunkan dari tingkat kompetensi dan ruang lingkup materi.
Sesuai dengan Standar
Kompetensi Lulusan, sasaran pembelajaran mencakup pengembangan ranah sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang dielaborasi untuk setiap satuan pendidikan. Ketiga
ranah kompetensi tersebut memiliki lintasan perolehan (proses psikologis) yang
berbeda. Sikap diperoleh melalui aktivitas“ menerima, menjalankan, menghargai,
menghayati, dan mengamalkan”. Pengetahuan diperoleh melalui aktivitas“
mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, mencipta.
Keterampilan diperoleh melaluiaktivitas“ mengamati, menanya, mencoba, menalar,
menyaji, dan mencipta”.Karaktersitik kompetensi beserta perbedaan lintasan
perolehan turut serta mempengaruhi karakteristik standar proses. Untuk
memperkuat pendekatan ilmiah (scientific), tematik terpadu (tematik antarmata pelajaran),
dan tematik (dalam suatu
mata pelajaran) perlu diterapkan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquiry learning). Untuk mendorong kemampuan peserta didik untuk menghasilkan karya
kontekstual, baik individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan
pendekatan pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah(project based learning).
Rincian gradasi sikap,
pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut
Sikap
|
Pengetahuan
|
Keterampilan
|
Menerima
|
Mengingat
|
Mengamati
|
Menjalankan
|
Memahami
|
Menanya
|
Menghargai
|
Menerapkan
|
Mencoba
|
Menghayati
|
Menganalisis
|
Menalar
|
Mengamalkan
|
Mengevaluasi
|
Menyaji
|
-
|
-
|
Mencipta
|
Karakteristik proses pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik
kompetensi. Pembelajaran tematik terpadu di SD/MI/SDLB/Paket A
disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik.
Standar Proses pada SDLB,
SMPLB, dan SMALB diperuntukkan bagi tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, dan
tuna laras yang intelegensinya normal.
Secara umum pendekatan
belajar yang dipilih berbasis pada teori tentang taksonomi tujuan pendidikan
yang dalam lima dasawarsa terakhir yang secara umum sudah dikenal luas.
Berdasarkan teori taksonomi tersebut capaian pembelajaran dapat dikelompokkan
dalam tiga ranah yakni: ranah kognitif, affektif dan psikomotor. Penerapan
teori taksonomi dalam tujuan pendidikan di berbagai negara dilakukan secara
adaptif sesuai dengan kebutuhannya
masing-masing.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah
mengadopsi taksonomi dalam bentuk rumusan sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Proses pembelajaran
sepenuhnya diarahkan pada pengembangan ketiga ranah tersebut secara
utuh/holistik, artinya pengembangan ranah yang satu tidak bisa dipisahkan
dengan ranah lainnya.Dengan demikian proses pembelajaran secara utuh melahirkan
kualitas pribadi yang mencerminkan keutuhan penguasaan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
BAB III
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
- Desain Pembelajaran
Perencanaan pembelajaran
dirancang dalam bentukSilabus danRencana PelaksanaanPembelajaran (RPP) yang
mengacu pada Standar Isi.Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan rencana
pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian
pembelajaran, dan skenario pembelajaran. PenyusunanSilabusdan RPP
disesuaikanpendekatan pembelajaran yang digunakan.
1. Silabus
Silabus merupakan acuan penyusunan
kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. Silabus paling sedikitmemuat:
a.
Identitas mata pelajaran
(khususSMP/MTs/SMPLB/PaketB danSMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket C/ Paket C Kejuruan);
b.
Identitas sekolah
meliputi nama satuan pendidikandankelas;
c.
Kompetensiinti,merupakan gambaran
secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan,
danketerampilan yang harusdipelajari pesertadidik untuk suatu jenjang sekolah,kelas
dan mata pelajaran;
d.
Kompetensi dasar,
merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan
yang terkait muatan atau mata pelajaran;
e.
Tema(khususSD/MI/SDLB/Paket
A);
f.
Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan,
dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian
kompetensi;
g.
Pembelajaran,yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta
didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan;
h.
Penilaian, merupakan
proses pengumpulan dan pengolahaninformasi untuk menentukan pencapaian hasil
belajar peserta didik;
i.
Alokasi waktu sesuai
dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau
satu tahun; dan
j.
Sumber belajar, dapat
berupa buku, media cetak dan elektronik,alam sekitar atau sumber belajar lain
yang relevan.
Silabus dikembangkan
berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan
dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap tahun ajaran
tertentu.Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan
pembelajaran.
2. Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu
pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan
pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik
pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis
agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan,
menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai
dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.RPP
disusun berdasarkanKD atau subtemayang dilaksanakan dalamsatu kali pertemuan
atau lebih.
Komponen RPP terdiri
atas:
a.
identitas sekolah yaitu nama
satuan pendidikan
b.
identitas matapelajaran atau
tema/subtema;
c.
kelas/semester;
d.
materipokok;
e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD
dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia
dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
f.
tujuan pembelajaran yang
dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat
diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
g.
kompetensi dasar dan
indicator pencapaian kompetensi;
h.
materi pembelajaran,
memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam
bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
i.
metode pembelajaran,
digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan
karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
j.
media pembelajaran,
berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
k.
sumber belajar, dapat
berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain
yang relevan;
l.
langkah-langkah
pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan.
m.
penilaian hasil
pembelajaran.
3. Prinsip Penyusunan RPP
Dalam menyusun RPP
hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut.
a.
Perbedaan individual
peserta didik antara lain kemampuan awal,tingkat intelektual, bakat, potensi,
minat, motivasi belajar,kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhakhusus,kecepatan
belajar, latar belakang buday norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
b.
Partisipasi aktif peserta
didik.
c.
Berpusat pada peserta
didik untuk mendorong semangat belajar,motivasi, minat, kreativitas, inisiatif,
inspirasi, inovasi dan kemandirian.
d.
Pengembangan budaya
membaca dan menulisyang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca,
pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
e.
Pemberian umpan balik dan
tindak lanjutRPP memuat rancanganprogram pemberian umpan balik positif,
penguatan, pengayaan,dan remedi.
f.
Penekanan pada
keterkaitan dan keterpaduanantara KD, materipembelajaran, kegiatan
pembelajaran, indikator pencapaiankompetensi, penilaian, dan sumber belajar
dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
g.
Mengakomodasi
pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek
belajar, dan keragaman budaya.
h.
Penerapan teknologi
informasi dan komunikasisecara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai
dengan situasi dan kondisi.
BAB IV
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
A. Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran
1.
Alokasi Waktu Jam Tatap
Muka Pembelajaran
a. SD/MI : 35 menit
b. SMP/MTs : 40 menit
c. SMA/MA : 45 menit
d. SMK/MAK : 45 menit
2.
Buku Teks Pelajaran
Buku teks pelajaran digunakan untuk meningkatan efisiensi
dan efektivitas yang
jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
3.
Pengelolaan Kelas
a.
Guru menyesuaikan
pengaturan tempat duduk peserta didik sesuai dengan tujuan dan karakteristik
proses pembelajaran.
b.
Volume dan intonasi suara
guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta
didik.
c.
Guru wajib menggunakan
kata-kata santun, lugas dan mudah dimengerti oleh peserta didik.
d.
Guru menyesuaikan materi
pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik.
e.
Guru menciptakan
ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, dan keselamatan dalam menyelenggarakan
proses pembelajaran.
f.
Guru memberikan penguatan
dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses
pembelajaran berlangsung.
g.
Guru mendorong dan
menghargai peserta didik untuk bertanya danmengemukakan pendapat.
h.
Guru berpakaian sopan,
bersih, dan rapi.
i.
Pada tiap awal semester,
guru menjelaskan kepada peserta didik silabus mata pelajaran; dan
j.
Guru memulai dan
mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.
B. Pelaksanaan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran
merupakan implementasi dari RPP,meliputikegiatan pendahuluan, inti dan penutup.
1. Kegiatan Pendahuluan
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
a.
menyiapkan peserta didik
secara psikis dan fisik untu mengikuti proses pembelajaran;
b.
memberi motivasi belajar
siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam
kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional;
c.
mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang
akan dipelajari;
d.
menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e.
menyampaikan cakupan
materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2. Kegiatan Inti
Kegiatan inti menggunakan
model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar
yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran.
Pemilihan pendekatan tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau saintifik
dan/atauinkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/ataupembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan
masalah (project based learning)disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan.
a. Sikap
Sesuai dengan
karakteristik sikap, maka salah satu alternatif yang
Dipilih adalah proses
afeksi mulai dari menerima,menjalankan,menghargai,menghayati,hingga
mengamalkan. Seluruh aktivitas pembelajaran berorientasi pada tahapan
kompetensi yang mendorong siswa untuk melakuan aktivitas tersebut.
b. Pengetahuan
Pengetahuan dimiliki melalui
aktivitas mengetahui, memahami,menerapkan,menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta.Karakteritik
aktivititas belajar dalam domain pengetahuan ini memiliki perbedaan dan
kesamaan dengan aktivitas belajar dalam domain keterampilan. Untuk memperkuat
pendekatan saintifik, tematik terpadu, dan tematik sangat disarankan untuk menerapkan
belajar berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquiry learning). Untuk mendorong peserta didik menghasilkan karya kreatif dan
kontekstual, baik individual maupun kelompok, disarankan menggunakan pendekatan
pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning).
c. Keterampilan
Keterampilan diperoleh melalui
kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta. Seluruh
isi materi (topic dan subtopik) mata pelajaran yang diturunkan dari
keterampilan harus mendorong siswa untuk melakukan proses pengamatan hingga
penciptaan. Untuk mewujudkan keterampilan tersebut perlu melakukan pembelajaran
yang menerapkan modus belajar berbasis penyingkapan/penelitian (discovery/inquirylearning)dan pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah
(project based
learning).
3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup,
guru bersama siswa baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi
untuk mengevaluasi:
a.
seluruh rangkaian aktivitas
pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama
menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang
telah berlangsung;
b.
memberikan umpan balik
terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c.
melakukan kegiatan tindak
lanjut dalam bentuk pemberian tugas,baik tugas individual maupun kelompok; dan
d.
menginformasikan rencana
kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
BAB V
PENILAIAN HASIL DAN
PROSES PEMBELAJARAN
Penilaian proses
pembelajaran menggunakan pendekatan penilaian otentik(authentic assesment)yang menilai kesiapan siswa, proses, dan hasil belajar secara
utuh. Keterpaduan penilaian ketiga komponen tersebut akan menggambarkan
kapasitas, gaya, dan perolehan belajar siswa atau bahkan mampu menghasilkan
dampak instruksional (instructional
effect) dan dampak pengiring (nurturant effect) dari pembelajaran.
Hasil penilaian otentik
dapat digunakan oleh guru untuk merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan (enrichment), atau pelayanan konseling. Selain itu, hasil penilaian otentik
dapat digunakansebagai bahan untuk memperbaiki proses pembelajaran sesuai
dengan Standar Penilaian Pendidikan. Evaluasi proses pembelajaran dilakukan
saat proses pembelajaran dengan menggunakan alat: angket, observasi, catatan
anekdot, dan refleksi.
BAB VI
PENGAWASAN PROSES
PEMBELAJARAN
Pengawasan proses
pembelajaran dilakukan melalui kegiatan pemantauan,supervisi, evaluasi,
pelaporan, serta tindak lanjut secara berkala dan berkelanjutan. Pengawasan
proses pembelajaran dilakukan oleh kepala satuan pendidikan dan pengawas.
1. Prinsip Pengawasan
Pengawasan dilakukan
dengan prinsip objektif dan transparan guna peningkatan mutu secara
berkelanjutan dan menetapkan peringkat akreditasi.
2. Sistem dan Entitas Pengawasan
Sistem pengawasan
internal dilakukan oleh kepala sekolah, pengawas,dinas pendidikan dan Lembaga
Penjaminan Mutu Pendidikan.
- Kepala
Sekolah, Pengawas dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikanmelakukan
pengawasan dalam rangka peningkatan mutu.
- Kepala
Sekolah dan Pengawas melakukan pengawasan dalam bentuk supervisi akademik
dan supervisi manajerial.
Pengawasan yang dilakukan
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan diwujudkan dalam bentuk Evaluasi Diri
Sekolah.
3. Proses Pengawasan
a. Pemantauan
Pemantauan proses pembelajaran
dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil
pembelajaran. Pemantauan dilakukan melalui antara lain, diskusi kelompok
terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi.
b. Supervisi
Supervisi proses pembelajaran
dilakukan pada tahap perencanaan,
pelaksanaan, dan
penilaian hasil pembelajaran yang dilakukan melalui antara lain, pemberian
contoh, diskusi, konsultasi, atau pelatihan.
c. Pelaporan
Hasil kegiatan
pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran disusun dalam bentuk
laporan untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan keprofesionalan pendidik
secara berkelanjutan.
d. TindakLanjut
Tindak lanjut hasil
pengawasan dilakukan dalam bentuk:
1)
penguatan dan penghargaan
kepada guru yang menunjukkankinerja yang memenuhi atau melampaui standar; dan
2)
pemberian kesempatan
kepada guru untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.
MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
TTD.
MOHAMMAD NUH
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 66 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
|
:
|
bahwa dalam rangka mengendalikan
mutu hasil pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan, perlu
menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar
Penilaian Pendidikan;
|
Mengingat
|
:
|
1
|
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
Tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
|
|
|
2
|
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32. tahun 2013
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013
Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
|
|
|
|
Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun
2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 141);
|
|
|
4
|
Peraturan
Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian
Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian
Negara, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan
Presiden Nomor 92 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 142);
|
|
|
5
|
Keputusan
Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan
Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan
Presiden Nomor 5/P Tahun 2013;
|
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG STANDAR PENILAIAN
PENDIDIKAN.
Pasal 1
1)
Penilaian hasil belajar peserta didik
pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan berdasarkan standar
penilaian pendidikan yang berlaku secara nasional.
2)
Standar penilaian pendidikan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 2
Dengan berlakunya Peraturan Menteri
ini, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar
Penilaian Pendidikan dicabut dandinyatakan tidak berlaku.
Pasal 3
Peraturan
ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya,
memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam
Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 4 Juni 2013
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,
MOHAMMAD NUH
Diundangkan
di Jakarta
pada
tanggal
MENTERI
HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK
INDONESIA,
AMIR
SYAMSUDIN
SALINAN
LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 66 TAHUN 2013
TENTANG
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
BAB I
PENDAHULUAN
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional,Pasal 1 angka 1 menyatakan bahwa “pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara”. Selanjutnya, Pasal 3 menegaskan bahwa
pendidikan nasional“berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis
serta bertanggung jawab”.
Fungsi dan tujuan pendidikan nasional
tersebut menjadi parameter utama untuk merumuskan Standar Nasional Pendidikan.
Standar Nasional Pendidikan “berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan,
pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan
nasional yang bermutu”. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas 8 (delapan)
standar, salah satunya adalah Standar Penilaian yang bertujuan untuk menjamin:
a. perencanaan
penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan
berdasarkan prinsip-prinsip penilaian;
b. pelaksanaan
penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif,
efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan
c. pelaporan
hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.
Standar Penilaian Pendidikan ini
disusun sebagai acuan penilaian bagi pendidik, satuan pendidikan, dan Pemerintah
pada satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah.
BAB II
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
A.
Pengertian
Standar Penilaian Pendidikan adalah
kriteria mengenai mekanisme,prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar
peserta didik. Penilaian pendidikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi
untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup: penilaian
otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio,ulangan, ulangan harian,
ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi,
ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/madrasah, yang
diuraikan sebagai berikut.
1.
Penilaian otentik merupakan penilaian
yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input),
proses,dan
keluaran (output)
pembelajaran.
2.
Penilaian diri merupakan penilaian
yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan
posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan.
3.
Penilaian berbasis portofolio
merupakan penilaian yang dilaksanakan untuk menilai keseluruhan entitas proses
belajar peserta didik termasuk penugasan perseorangan dan/atau kelompok di
dalam dan/atau di luar kelas khususnya pada sikap/perilaku dan keterampilan.
4.
Ulangan merupakan proses yang
dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara
berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan dan perbaikan
hasil belajar peserta didik.
5.
Ulangan harian merupakan kegiatan
yang dilakukan secara periodik untuk menilai kompetensi peserta didik setelah
menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih.
6.
Ulangan tengah semester merupakan
kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan
ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh
KD pada periode tersebut.
7.
Ulangan akhir semester merupakan
kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator
yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut.
8.
Ujian Tingkat Kompetensi yang
selanjutnya disebut UTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh
satuan pendidikan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UTK
meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada
tingkat kompetensi tersebut.
9.
Ujian Mutu Tingkat Kompetensi yang
selanjutnya disebut UMTK merupakan kegiatan pengukuran yang dilakukan oleh
pemerintah untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UMTK meliputi
sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat
kompetensi tersebut.
10. Ujian
Nasional yang selanjutnya disebut UN merupakan kegiatan pengukuran kompetensi
tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian Standar
Nasional Pendidikan, yang dilaksanakan secara nasional.
11. Ujian
Sekolah/Madrasah merupakan kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi di luar
kompetensi yang diujikan pada UN, dilakukan oleh satuan pendidikan.
B.
Prinsip dan Pendekatan Penilaian
Penilaian hasil belajar peserta didik
pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip
sebagai berikut.
1.
Objektif, berarti penilaian berbasis
pada standardan tidak dipengaruhi faktor subjektivitas penilai.
2.
Terpadu, berarti penilaian oleh
pendidik dilakukan secara terencana,menyatu dengan kegiatan pembelajaran, dan berkesinambungan.
3.
Ekonomis, berarti penilaian yang
efisien dan efektif dalam perencanaan,pelaksanaan, dan pelaporannya.
4.
Transparan, berarti prosedur
penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diakses
oleh semua pihak.
5.
Akuntabel, berarti penilaian dapat
dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk
aspek teknik, prosedur, dan hasilnya.
6.
Edukatif, berarti mendidik dan
memotivasi peserta didik dan guru.
Pendekatan penilaian yang digunakan
adalah penilaian acuan kriteria(PAK). PAK merupakan penilaian pencapaian
kompetensi yang didasarkan pada kriteria ketuntasan minimal (KKM). KKM
merupakan criteria ketuntasan belajar minimal yang ditentukan oleh satuan
pendidikan dengan mempertimbangkan karakteristik Kompetensi Dasar yang akan dicapai,
daya dukung, dan karakteristik peserta didik.
C.
Ruang Lingkup, Teknik, dan Instrumen
Penilaian
- Ruang Lingkup Penilaian
Penilaian hasil belajar peserta didik
mencakup kompetensi sikap,pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara
berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta
didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada
ruang lingkup materi, kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/kompetensi
program, dan proses.
- Teknik dan Instrumen Penilaian
Teknik dan instrumen yang digunakan
untuk penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai
berikut.
a. Penilaian
kompetensi sikap
Pendidik melakukan penilaian
kompetensi sikap melalui observasi,
penilaian diri, penilaian “teman
sejawat”(peer evaluation)
oleh peserta didik dan jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi,
penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik adalah daftar cek atau skala
penilaian (rating scale)
yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.
1)
Observasi merupakan teknik penilaian
yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung
maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah
indikator perilaku yang diamati.
2)
Penilaian diri merupakan teknik
penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan
kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan
berupa lembar penilaian diri.
3)
Penilaian antarpeserta didik
merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling
menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar
penilaian antarpeserta didik.
4)
Jurnal merupakan catatan pendidik di
dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan
dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.
b. Penilaian
Kompetensi Pengetahuan
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan
melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan.
1)
Instrumen tes tulis berupa soal
pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian.
Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran.
2)
Instrumen tes lisan berupa daftar
pertanyaan.
3)
Instrumen penugasan berupa pekerjaan
rumah dan/atau projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan
karakteristik tugas.
c. Penilaian
Kompetensi Keterampilan
Pendidik menilai kompetensi
keterampilan melalui penilaian kinerja,yaitu penilaian yang menuntut peserta
didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes
praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan
berupadaftar cek atau skala penilaian (rating scale)
yang dilengkapi rubrik.
1)
Tes praktik adalah penilaian yang
menuntut respon berupaketerampilan melakukan suatu aktivitas atau perilaku
sesuai dengan tuntutan kompetensi.
2)
Projek adalah tugas-tugas belajar (learning tasks) yang
meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara tertulis maupun
lisan dalam waktu tertentu.
3)
Penilaian portofolio adalah penilaian
yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang
tertentu yang bersifat reflektif-integratif untuk mengetahui minat, perkembangan,
prestasi, dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Karya tersebut
dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik
terhadap lingkungannya.
Instrumen penilaian harus memenuhi
persyaratan:
1)
substansi yang merepresentasikan
kompetensi yang dinilai;
2)
konstruksi yang memenuhi persyaratan
teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan; dan
3)
penggunaan bahasa yang baik dan benar
serta komunikatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
D.
Mekanisme dan Prosedur Penilaian
1.
Penilaian hasil belajar pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, Pemerintah
dan/atau lembaga mandiri.
2.
Penilaian hasil belajar dilakukan
dalam bentuk penilaian otentik, penilaian diri, penilaian projek, ulangan
harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat
kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional.
a. Penilaian
otentik dilakukan oleh guru secara berkelanjutan.
b. Penilaian
diri dilakukan oleh peserta didik untuk tiap kali sebelum ulangan harian.
c. Penilaian
projek dilakukan oleh pendidik untuk tiap akhir bab atau tema pelajaran.
d. Ulangan
harian dilakukan oleh pendidik terintegrasi dengan proses pembelajaran dalam
bentuk ulangan atau penugasan.
e. Ulangan
tengah semester dan ulangan akhir semester, dilakukan oleh pendidik di bawah
koordinasi satuan pendidikan.
f.
Ujian tingkat kompetensi dilakukan
oleh satuan pendidikan pada akhir kelas II (tingkat 1), kelas IV (tingkat 2),
kelas VIII (tingkat 4), dan kelas XI (tingkat 5), dengan menggunakan kisi-kisi
yang disusun oleh Pemerintah. Ujian tingkat kompetensi pada akhir kelas VI
(tingkat 3), kelas IX (tingkat 4A), dan kelas XII (tingkat 6) dilakukan melalui
UN.
g. Ujian
Mutu Tingkat Kompetensi dilakukan dengan metode survey oleh Pemerintah pada
akhir kelas II (tingkat 1), kelas IV (tingkat 2), kelas VIII (tingkat 4), dan
kelas XI (tingkat 5).
h. Ujian
sekolah dilakukan oleh satuan pendidikan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan
i.
Ujian Nasional dilakukan oleh
Pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
3.
Perencanaan ulangan harian dan
pemberian projek oleh pendidiksesuai dengan silabus dan dijabarkan dalam
rencana pelaksanaanpembelajaran (RPP).
4.
Kegiatan ujian sekolah/madrasah
dilakukan dengan langkah-langkah:
a. menyusun
kisi-kisi ujian;
b. mengembangkan
(menulis, menelaah, dan merevisi) instrumen;
c. melaksanakan
ujian;
d. mengolah
(menyekor dan menilai) dan menentukan kelulusaN peserta didik; dan
e. melaporkan
dan memanfaatkan hasil penilaian.
5.
Ujian nasional dilaksanakan sesuai
langkah-langkah yang diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS).
6.
Hasil ulangan harian diinformasikan
kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. Peserta didik
yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedial.
7.
Hasil penilaian oleh pendidik dan
satuan pendidikan dilaporkan dalam bentuk nilai dan deskripsi pencapaian
kompetensi kepada orangtua dan pemerintah.
E.
Pelaksanaan dan Pelaporan Penilaian
1. Pelaksanaan
dan Pelaporan Penilaian oleh Pendidik
Penilaian hasil belajar oleh pendidik
yang dilakukan secara berkesinambungan bertujuan untuk memantau proses dan
kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Penilaian hasil belajar oleh pendidik
memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
a. Proses
penilaian diawali dengan mengkaji silabus sebagai acuan dalam membuat rancangan
dan kriteria penilaian pada awal semester. Setelah menetapkan kriteria
penilaian, pendidik memilih teknik penilaian sesuai dengan indikator dan
mengembangkan instrumen serta pedoman penyekoran sesuai dengan teknik penilaian
yang dipilih.
b. Pelaksanaan
penilaian dalam proses pembelajaran diawali dengan penelusuran dan diakhiri
dengan tes dan/atau nontes. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan teknik
bertanya untuk mengeksplorasi pengalaman belajar sesuai dengan kondisi dan tingkat
kemampuan peserta didik.
c. Penilaian
pada pembelajaran tematik-terpadu dilakukan dengan mengacu pada indikator dari
Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran yang diintegrasikan dalam tema tersebut.
d. Hasil
penilaian oleh pendidik dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kemajuan dan
kesulitan belajar, dikembalikan kepada peserta didik disertai balikan (feedback) berupa komentar yang mendidik
(penguatan) yang dilaporkan kepada pihak terkait dan dimanfaatkan untuk
perbaikan pembelajaran.
e. Laporan
hasil penilaian oleh pendidik berbentuk:
1) nilai
dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil penilaian kompetensi
pengetahuan dan keterampilan termasuk penilaian hasil pembelajaran
tematik-terpadu.
2) deskripsi
sikap, untuk hasil penilaian kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial.
f.
Laporan hasil penilaian oleh pendidik
disampaikan kepada kepala sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait (misal:
wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling, dan orang tua/wali) pada periode yang
ditentukan.
g. Penilaian
kompetensi sikap spiritual dan sosial dilakukan oleh semua pendidik selama satu
semester, hasilnya diakumulasi dan dinyatakan dalam bentuk deskripsi kompetensi
oleh wali kelas/guru kelas.
2. Pelaksanaan
dan Pelaporan Penilaian oleh Satuan Pendidikan
Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan
dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan peserta didik yang
meliputi kegiatan sebagai berikut:
- menentukan
kriteria minimal pencapaian Tingkat Kompetensi dengan mengacu pada
indikator Kompetensi Dasar tiap mata pelajaran;
- mengoordinasikan
ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan
kenaikan kelas, ujian tingkat kompetensi, dan ujian akhir
sekolah/madrasah;
- menyelenggarakan
ujian sekolah/madrasah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian
sekolah/madrasah sesuai dengan POS Ujian Sekolah/Madrasah;
- menentukan
kriteria kenaikan kelas;
- melaporkan
hasil pencapaian kompetensi dan/atau tingkat kompetensi kepada orang
tua/wali peserta didik dalam bentuk buku rapor;
- melaporkan
pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada dinas
pendidikan kabupaten/kota dan instansi lain yang terkait;
- melaporkan
hasil ujian Tingkat Kompetensi kepada orangtua/wali peserta didik dan
dinas pendidikan.
- menentukan
kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan
pendidik sesuai dengan kriteria:
1) menyelesaikan
seluruh program pembelajaran;
2) mencapai
tingkat Kompetensi yang dipersyaratkan, dengan ketentuan kompetensi sikap
(spiritual dan sosial) termasuk kategori baik dan kompetensi pengetahuan dan
keterampilan minimal sama dengan KKM yang telah ditetapkan;
3) lulus
ujian akhir sekolah/madrasah; dan
4) lulus
Ujian Nasional.
- menerbitkan
Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta didik bagi
satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional; dan
- menerbitkan
ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi satuan
pendidikan yang telah terakreditasi.
3. Pelaksanaan
dan Pelaporan Penilaian oleh Pemerintah
Penilaian hasil belajar oleh
Pemerintah dilakukan melalui Ujian Nasional dan ujian mutu Tingkat Kompetensi,
dengan memperhatikan hal-hal berikut.
a. Ujian Nasional
1)
Penilaian hasil belajar dalam bentuk
UN didukung oleh suatu sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta pelaksanaan
yang aman, jujur, dan adil.
2)
Hasil UN digunakan untuk:
a) salah
satu syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan;
b) salah
satu pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya;
c) pemetaan
mutu; dan
d) pembinaan
dan pemberian bantuan untuk peningkatan mutu.
3)
Dalam rangka standarisasi UN diperlukan
acuan berupa kisi-kisi bersifat nasional yang dikembangkan oleh Pemerintah, sedangkan
soalnya disusun oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah dengan
komposisi tertentu yang ditentukan oleh Pemerintah.
4)
Sebagai salah satu penentu kelulusan
peserta didik dari satuan pendidikan, kriteria kelulusan UN ditetapkan setiap
tahun oleh Pemerintah.
5)
Dalam rangka penggunaan hasil UN
untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan, Pemerintah menganalisis
dan membuat peta daya serap UN dan menyampaikan hasilnya kepada pihak yang
berkepentingan.
b. Ujian Mutu Tingkat
Kompetensi
1) Ujian
mutu Tingkat Kompetensi dilakukan oleh Pemerintah pada seluruh satuan
pendidikan yang bertujuan untuk pemetaan dan penjaminan mutu pendidikan di
suatu satuan pendidikan.
2) Ujian
mutu Tingkat Kompetensi dilakukan sebelum peserta didik menyelesaikan
pendidikan pada jenjang tertentu, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk
perbaikan proses pembelajaran.
3)
Instrumen, pelaksanaan,
dan pelaporan ujian mutu Tingkat Kompetensi mampu memberikan hasil yang
komprehensif sebagaimana hasil studi lain dalam skala internasional.
MENTERI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN REPUBLIK
INDONESIA,
MOHAMMAD NUH
Telah diperiksa
SALINAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 67 TAHUN 2013
TENTANG
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM
SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
|
:
|
bahwa
dalam rangka melaksanakan Pasal 77A ayat (3), Pasal 77C ayat (3), Pasal 77D
ayat (3), Pasal 77E ayat (3), dan Pasal 77I ayat (3) Peraturan Pemerintah
Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 Tentang Sistem Pendidikan Nasional perlu menetapkan Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kerangka Dasar dan Struktur
Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah;
|
Mengingat
|
:
|
1.
|
Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4301);
|
|
|
2.
|
Undang-Undang
Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional
2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
|
|
|
3.
|
Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32
Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
|
|
|
4.
|
Peraturan
Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional Tahun 2010-2014;
|
|
|
5.
|
Peraturan
Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian
Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan
Presiden Nomor 91 Tahun 2011;
|
|
|
6.
|
Peraturan
Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan
Organisasi, dan Tatakerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun
2013;
|
|
|
.7.
|
Keputusan
Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu
II sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden
Nomor 5/P Tahun 2013;
|
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
|
:
|
PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR
KURIKULUM SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH.
|
Pasal 1
1)
Kerangka Dasar
Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah merupakan landasan filosofis,
sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan
Struktur Kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada
tingkat daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Dasar/Madrasah
Ibtidaiyah.
2)
Struktur
Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah merupakan pengorganisasian
kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, kompetensi dasar, dan muatan
pembelajaran pada setiap Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.
3)
Kerangka Dasar
dan Struktur Kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tercantum
dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan
Menteri ini.
Pasal 2
Peraturan
ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar
setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini
dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan
di Jakarta
pada
tanggal
MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK
INDONESIA,
MOHAMMAD
NUH
Diundangkan
di Jakarta
pada
tanggal
MENTERI
HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK
INDONESIA,
AMIR
SYAMSUDIN
SALINAN
LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
NOMOR 67 TAHUN 2013
TENTANG
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM
SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH
I.
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
1. Pengertian Kurikulum
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi
kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan
bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan
pembelajaran.
Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran
2013/2014 memenuhi kedua dimensi tersebut.
2. Rasional Pengembangan Kurikulum 2013
Kurikulum
2013 dikembangkan berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut:
a.
Tantangan
Internal
Tantangan internal antara lain terkait dengan kondisi
pendidikan dikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 (delapan)
Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi, standar proses, standar
kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana
dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian
pendidikan.
Tantangan internal lainnya terkait dengan perkembangan
penduduk Indonesia dilihat dari pertumbuhan penduduk usia produktif. Saat ini
jumlah penduduk Indonesia usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dari usia
tidak produktif (anak-anak berusia 0-14 tahun dan orang tua berusia 65 tahun ke
atas). Jumlah penduduk usia produktif ini akan mencapai puncaknya pada tahun
2020-2035 pada saat angkanya mencapai 70%. Oleh sebab itu
tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimana mengupayakan agar sumberdaya
manusia usia produktif yang melimpah ini dapat ditransformasikan menjadi
sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan melalui pendidikan
agar tidak menjadi beban.
b.
Tantangan Eksternal
Tantangan
eksternal antara lain terkait dengan arus globalisasi dan berbagai isu yang
terkait dengan masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi dan informasi,
kebangkitan industri kreatif dan budaya, dan perkembangan pendidikan di tingkat
internasional. Arus globalisasi akan menggeser pola hidup masyarakat dari
agraris dan perniagaan tradisional menjadi masyarakat industri dan perdagangan
modern seperti dapat terlihat di World Trade Organization (WTO), Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)
Community, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), dan ASEAN Free
Trade Area (AFTA). Tantangan eksternal juga terkait dengan pergeseran
kekuatan ekonomi dunia, pengaruh dan imbas teknosains serta mutu, investasi,
dan transformasi bidang pendidikan. Keikutsertaan Indonesia di dalam studi
International Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS)
dan Program for International Student Assessment (PISA) sejak tahun 1999
juga menunjukkan bahwa capaian anak-anak Indonesia tidak menggembirakan dalam
beberapa kali laporan yang dikeluarkan TIMSS dan PISA. Hal ini disebabkan
antara lain banyaknya materi uji yang ditanyakan di TIMSS dan PISA tidak
terdapat dalam kurikulum Indonesia.
c.
Penyempurnaan
Pola Pikir
Kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir
sebagai berikut:
1)
pola
pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada peserta
didik. Peserta didik harus memiliki pilihan pilihan terhadap materi yang
dipelajari untuk memiliki kompetensi yang sama;
2)
pola
pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik) menjadi pembelajaran
interaktif (interaktif guru-peserta didik-masyarakat lingkungan alam, sumber/
media lainnya);
3)
pola
pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring (peserta didik
dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi
serta diperoleh melalui internet);
4)
pola
pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari (pembelajaran siswa aktif
mencari semakin diperkuat dengan model pembelajaran pendekatan sains);
5)
pola belajar sendiri menjadi belajar
kelompok (berbasis tim);
6)
pola pembelajaran alat tunggal menjadi pembelajaran
berbasis alat multimedia;
7)
pola pembelajaran berbasis massal menjadi
kebutuhan pelanggan (users) dengan memperkuat pengembangan
potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik;
8)
pola
pembelajaran ilmu pengetahuan tunggal (monodiscipline) menjadi pembelajaran
ilmu pengetahuan jamak (multidisciplines); dan
9)
pola
pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis.
d.
Penguatan
Tata Kelola Kurikulum
Pelaksanaan kurikulum selama ini
telah menempatkan kurikulum sebagai daftar matapelajaran. Pendekatan Kurikulum
2013 untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah diubah sesuai dengan kurikulum
satuan pendidikan. Oleh karena itu dalam Kurikulum 2013 dilakukan penguatan
tata kelola sebagai berikut:
1) tata kerja guru yang bersifat
individual diubah menjadi tata kerja yang bersifat kolaboratif;
2) penguatan manajeman sekolah melalui
penguatan kemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinan kependidikan (educational
leader); dan
3) penguatan sarana dan prasarana untuk
kepentingan manajemen dan proses pembelajaran.
e.
Penguatan
Materi
Penguatan materi dilakukan dengan cara pendalaman dan
perluasan materi yang relevan bagi peserta didik.
B.
Karakteristik
Kurikulum 2013
Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik sebagai
berikut:
1. mengembangkan keseimbangan antara
pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja
sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik;
2. sekolah merupakan bagian dari
masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana dimana peserta didik
menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat
sebagai sumber belajar;
3. mengembangkan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan
masyarakat;
4. memberi waktu yang cukup leluasa
untuk mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
5.
kompetensi
dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam
kompetensi dasar matapelajaran;
6.
kompetensi inti
kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) kompetensi
dasar, dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk
mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti;
7. kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip
akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched)
antarmatapelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).
C.
Tujuan Kurikulum
2013
Kurikulum
2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan
hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif,
inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.
II.
KERANGKA DASAR
KURIKULUM
A.
Landasan
Filosofis
Landasan
filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang
akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran,
posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan
masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya.
Kurikulum
2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi
pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia
berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.
Pada
dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan secara
spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang
berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan
filosofi sebagai berikut.
1. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun
kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan
Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam,
diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi
kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Mempersiapkan peserta didik
untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini
mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk
mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan
generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan
kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik, Kurikulum 2013 mengembangkan
pengalaman belajar yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk
menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan,
dan pada waktu bersamaan tetap mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris
budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa
masa kini.
2. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang
kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang
kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum
untuk dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang memberi
kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi
kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna
terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya
berdasarkan makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan
tingkat kematangan psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain
mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik,
Kurikulum 2013 memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk
menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan
pribadi, dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan dalam kehidupan
berbangsa masa kini.
3.
Pendidikan
ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik
melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum
adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism).
Filosofi ini mewajibkan kurikulum memiliki nama matapelajaran yang sama dengan
nama disiplin ilmu, selalu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual
dan kecemerlangan akademik.
4.
Pendidikan untuk
membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu
dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial,
kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa
yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism). Dengan
filosofi ini, Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta
didik menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah
sosial di masyarakat, dan untuk membangun kehidupan masyarakat demokratis yang
lebih baik.
Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi
sebagaimana di atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam
beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi
inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan
masyarakat, bangsa dan ummat manusia.
B.
Landasan Teoritis
Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan
berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum
berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Pendidikan
berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal
warganegara yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar
kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana
dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian
pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman
belajar seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk
bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak.
Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaan yang
dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan
berupa kegiatan pembelajaran di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2)
pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai
dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik.
Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi
dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum.
C.
Landasan Yuridis
Landasan
yuridis Kurikulum 2013 adalah:
1.
Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2.
Undang-undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
3.
Undang-undang
Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional,
beserta segala ketentuan yang dituangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional; dan
4.
Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan
Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
III.
STRUKTUR
KURIKULUM
A.
Kompetensi Inti
Kompetensi
inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia peserta didik pada kelas
tertentu. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar
pada kelas yang berbeda dapat dijaga.
Rumusan
kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut:
1)
Kompetensi Inti-1
(KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
2)
Kompetensi Inti-2
(KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
3)
Kompetensi Inti-3
(KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
4)
Kompetensi Inti-4
(KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah
Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dapat dilihat pada Tabel berikut.
Table 1 Kompetensi Inti Kelas I, II, dan III Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
KOMPETENSI INTI
KELAS I
|
KOMPETENSI INTI
KELAS II
|
KOMPETENSI INTI
KELAS III
|
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang
dianutnya
|
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang
dianutnya
|
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, dan guru
|
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, dan guru
|
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, guru dan tetangganya
|
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
beriman dan berakhlak mulia
|
Tabel 2: Kompetensi Inti Kelas IV, V, dan VI Sekolah
Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
KOMPETENSI INTI
KELAS IV
|
KOMPETENSI INTI
KELAS V
|
KOMPETENSI INTI
KELAS VI
|
1. Menerima, menjalankan, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1. Menerima, menjalankan, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1. Menerima, menjalankan, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah
air.
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah
air.
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dan konseptual dengan cara mengamati,
menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dan konseptual dengan cara mengamati,
menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
B.
Matapelajaran
Berdasarkan kompetensi inti disusun matapelajaran dan
alokasi waktu yang sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan. Susunan
matapelajaran dan alokasi waktu untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
sebagaimana tabel berikut.
Tabel 3: Matapelajaran Sekolah Dasar/Madrasah
Ibtidaiyah
MATAPELAJARAN
|
ALOKASI WAKTU PER MINGGU
|
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
V
|
VI
|
Kelompok A
|
1.
|
Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
2.
|
Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaran
|
5
|
5
|
6
|
5
|
5
|
5
|
3.
|
Bahasa Indonesia
|
8
|
9
|
10
|
7
|
7
|
7
|
4.
|
Matematika
|
5
|
6
|
6
|
6
|
6
|
6
|
5.
|
Ilmu Pengetahuan Alam
|
-
|
-
|
-
|
3
|
3
|
3
|
6.
|
Ilmu Pengetahuan Sosial
|
-
|
-
|
-
|
3
|
3
|
3
|
Kelompok B
|
1.
|
Seni Budaya dan Prakarya
|
4
|
4
|
4
|
5
|
5
|
5
|
2.
|
Pendidikan Jasmani, Olahraga,
dan Kesehatan
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
JUMLAH ALOKASI WAKTU PER
MINGGU
|
30
|
32
|
34
|
36
|
36
|
36
|
Keterangan:
·
Matapelajaran
Seni Budaya dan Prakarya dapat memuat Bahasa Daerah.
·
Selain kegiatan
intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum diatas,
terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler Sekolah
Dasar/Madrasah Ibtidaiyah antara lain Pramuka (Wajib), Usaha Kesehatan Sekolah,
dan Palang Merah Remaja.
·
Kegiatan ekstra
kurikuler seperti Pramuka (terutama), Unit Kesehatan Sekolah, Palang Merah
Remaja, dan yang lainnya adalah dalam rangka mendukung pembentukan kompetensi
sikap sosial peserta didik, terutamanya adalah sikap peduli. Disamping itu juga
dapat dipergunakan sebagai wadah dalam penguatan pembelajaran berbasis
pengamatan maupun dalam usaha memperkuat kompetensi keterampilannya dalam ranah
konkrit. Dengan demikian kegiatan ekstra kurikuler ini dapat dirancang sebagai
pendukung kegiatan kurikuler.
·
Matapelajaran
Kelompok A adalah kelompok matapelajaran yang kontennya dikembangkan oleh
pusat. Matapelajaran Kelompok B yang terdiri atas matapelajaran Seni Budaya dan
Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan adalah kelompok
matapelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi dengan
konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.
·
Bahasa Daerah
sebagai muatan lokal dapat diajarkan secara terintegrasi dengan matapelajaran
Seni Budaya dan Prakarya atau diajarkan secara terpisah apabila daerah merasa
perlu untuk memisahkannya. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per
minggu sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan tersebut.
·
Sebagai
pembelajaran tematik terpadu, angka jumlah jam pelajaran per minggu untuk tiap
matapelajaran adalah relatif. Guru dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan
peserta didik dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan.
·
Jumlah alokasi
waktu jam pembelajaran setiap kelas merupakan jumlah minimal yang dapat
ditambah sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
·
Khusus untuk
matapelajaran Pendidikan Agama di Madrasah Ibtidaiyah dapat dikembangkan sesuai
dengan kebutuhan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.
·
Pembelajaran Tematik-Terpadu
C.
Beban Belajar
Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang
harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun
pembelajaran.
1. Beban belajar di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu.
a. Beban belajar satu minggu Kelas I adalah 30 jam
pembelajaran.
b. Beban belajar satu minggu Kelas II adalah 32 jam
pembelajaran.
c. Beban belajar satu minggu Kelas III adalah 34 jam
pembelajaran.
d. Beban belajar satu minggu Kelas IV, V, dan VI adalah
36 jam pembelajaran.
Durasi setiap satu jam pembelajaran
adalah 35 menit.
2. Beban belajar di Kelas I, II, III, IV, dan V dalam
satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
3. Beban belajar di kelas VI pada semester ganjil paling
sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
4. Beban belajar di kelas VI pada semester genap paling
sedikit 14 minggu dan paling banyak 16 minggu.
5. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling
sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.
D.
Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar dirumuskan untuk mencapai kompetensi
inti. Rumusan kompetensi dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik
peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu matapelajaran. Kompetensi
dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi
inti sebagai berikut:
1.
kelompok 1:
kelompok kompetensi dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;
2.
kelompok 2:
kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;
3.
kelompok 3:
kelompok kompetensi dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; dan
4.
kelompok 4:
kelompok kompetensi dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.
Pengelompokkan
kompetensi dasar seperti tersebut di atas adalah sebagai berikut.
1. Kompetensi Dasar Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
1.1 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Terbiasa berdoa sebelum dan sesudah belajar sebagai bentuk pemahaman terhadap
Q.S. Al-Fatihah
1.2
Meyakini adanya Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
1.3
Mensyukuri karunia dan pemberian sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Fatihah dan Q.S. Al-Ikhlas
1.4
Terbiasa bersuci sebelum beribadah
1.5
Terbiasa membaca Basmalah setiap memulai aktivitas
|
2.
Memiliki
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman sifat “shiddiq”
Rasulullah SAW
2.2
Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru sebagai
implementasi dari pemahaman Q.S. Luqman (31): 14
2.3
Memiliki perilaku hormat kepada sesama anggota keluarga sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. An-Nisa (4): 36
2.4
Memiliki sikap pemaaf sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan
Nabi Muhammad SAW
2.5
Memiliki sikap percaya diri sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Ikhlas
2.6
Memiliki sikap yang baik ketika berbicara sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. Al-Baqarah (2): 83
2.7
Memiliki perilaku rajin belajar sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-’Alaq (96): 1-5
2.8
Memiliki perilaku bersih badan, pakaian, barang-barang, dan tempat sebagai
implementasi pemahaman makna bersuci
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya secara lengkap
3.2
Mengenal pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S Al Fatihah, Al Ikhlas dan
Al ’Alaq (96): 1-5
3.3
Mengenal makna Asmaul Husna: Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik
3.4
Mengenal makna dua kalimat syahadat sebagai bagian dari rukun Islam yang
pertama
3.5
Mengenal makna do’a sebelum dan sesudah belajar
3.6
Mengenal tata cara bersuci
3.7
Memahami shalat dan kegiatan agama yang dianutnya di sekitar rumahnya melalui
pengamatan
3.8
Mengenal kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
3.9
Mengenal kisah keteladanan Nabi Idris a.s.
3.10
Mengenal kisah keteladanan Nabi Nuh a.s.
3.11
Mengenal kisah keteladanan Nabi Hud a.s
3.12
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
3.13
Memahami perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
3.14
Memahami perilaku saling menghormati antarsesama anggota keluarga
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya secara lengkap
4.2.1
Melafalkan Q.S. Al-Fatihah dan Q.S. Al-Ikhlas dan Al ’Alaq (96): 1-5 dengan
benar dan jelas
4.2.2
Menunjukkan hafalan Q.S. Al-Fatihah dan Q.S. Al-Ikhlas dengan benar dan jelas
4.3
Melafalkan Asmaul Husna: Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik
4.4
Melafalkan dua kalimat syahadat dengan benar dan jelas
4.5
Melafalkan doa sebelum dan sesudah belajar dengan benar dan jelas.
4.6
Mempraktikkan tata cara bersuci
4.7.1
Melaksanakan shalat dan kegiatan agama yang dianutnya di sekitar rumahnya
melalui pengamatan
4.7.2
Mencontohkan kegiatan agama yang dianutnya di sekitar rumahnya
4.7.3
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
4.7.4
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Idris a.s.
4.7.5
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Nuh a.s.
4.7.6
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Hud a.s
4.7.7
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
4.7.8
Mencontohkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
4.7.9
Mencontohkan perilaku saling menghormati antarsesama anggota keluarga.
|
KELAS II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Terbiasa berwudhu sebelum
shalat
1.2 Menunaikan shalat sebagai
wujud dari pemahaman rukun Islam
1.3 Terbiasa berdoa sebelum
dan sesudah makan
1.4 Meyakini adanya Allah SWT
Yang Maha Mencipta segala yang ada di alam
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Maidah (5):
119
2.2
Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama
anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa (4): 36
2.3
Memiliki perilaku kasih sayang kepada sesama sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Fatihah
2.4
Memiliki sikap kerja sama dan tolong-menolong sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Maidah ayat 2
2.5
Memiliki sikap berani bertanya sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
An-Nahl ayat 43
2.6
Memiliki sikap berlindung diri kepada Allah SWT sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. An-Nas
2.7
Memiliki perilaku disiplin sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-’Ashr
2.8
Memiliki perilaku hidup sehat dan peduli lingkungan sebagai implementasi dari
pemahaman makna berwudhu
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui huruf hijaiyyah bersambung sesuai dengan makharijul huruf.
3.2
Mengetahui keesaan Allah SWT Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha
Suci berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaan-Nya yang
dijumpai di sekitar rumah dan sekolah
3.3
Mengenal makna Asmaul Husna: Al-Quddus, As-Salam, Al-Khaliq
3.4
Mengenal hadits yang terkait dengan anjuran menuntut ilmu
3.5
Mengenal hadits yang terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat
3.6
Mengenal makna Q.S. An-Nas dan Q.S. Al-‘Ashr
3.7
Mengenal doa sebelum dan sesudah wudhu
3.8
Mengenal tata cara shalat dan bacaannya
3.9
Mengenal makna doa sebelum dan sesudah makan
3.10
Memahami perilaku kasih sayang kepada sesama sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Fatihah
3.11
Memahami sikap kerja sama dan saling tolong menolong sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. Al-Maidah ayat 2
3.12
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Shaleh a.s.
3.13
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Luth a.s.
3.14
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Ishaq a.s.
3.15
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Ya‘qub a.s.
3.16
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Melafalkan huruf hijaiyyah bersambung sesuai dengan makharijul huruf.
4.2
Melakukan pengamatan terhadap diri dan makhluk ciptaan Allah yang dijumpai di
sekitar rumah dan sekolah sebagai implementasi iman kepada Allah SWT Yang
Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Suci
4.3
Melafalkan Asmaul Husna: Al-Quddus, As-Salam, Al-Khaliq dan maknanya
4.4
Menunjukkan perilaku rajin menuntut ilmu
4.5
Menunjukkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai implementasi dari
pemahaman makna hadits tentang kebersihan dan kesehatan
4.6.1
Melafalkan Q.S. An-Nas dan Al ‘Ashr dengan benar dan jelas
4.6.2
Menunjukkan hafalan Q.S. An-Nas dan Al ‘Ashr dengan benar dan jelas
4.7
Mempraktikkan wudhu dan doanya dengan tertib dan benar
4.8
Memperaktikkan shalat dengan tata cara dan bacaan yang benar
4.9
Mempraktikkan doa sebelum dan sesudah makan
4.10
Mencontohkan perilaku kasih sayang kepada sesama sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Fatihah
4.11
Mencontohkan sikap kerja sama dan saling tolong menolong sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. Al-Maidah ayat 2
4.12
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Shaleh a.s.
4.13
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Luth a.s.
4.14
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ishaq a.s.
4.15
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ya’qub a.s.
4.16
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
|
KELAS III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menunaikan shalat secara tertib sebagai wujud dari pemahaman Q.S. Al-Baqarah
(2): 3
1.2
Terbiasa berzikir dan berdoa setelah selesai shalat sebagai wujud dari
pemahaman Q.S. Al-Kautsar
1.3
Meyakini adanya Allah SWT Maha Mengetahui, Maha Melihat dan Maha Mendengar.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1
Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa ayat
135
2.2
Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama
anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 23
2.3
Memiliki perilaku peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. Al Kautsar.
2.4
Memiliki sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Ibrahim
ayat 7
2.5
Memiliki sikap disiplin dan tertib sebagai implementasi pemahaman makna
ibadah shalat.
2.6
Memiliki perilaku tawadlu, Ihlas, dan tanggungjawab sebagai implementasi dari
pemahaman sifat Allah qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, Qudrah dan Iradah
2.7
Memiliki sikap rasa ingin tahu, sabar, dan rela berkorban sebagai
implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi
Ismail a.s.
2.8
Memiliki sikap kerja keras sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-An‘am
ayat 132
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui keesaan Allah Yang Maha Pencipta berdasarkan pengamatan terhadap
dirinya dan makhluk ciptaanNya yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah.
3.2
Mengetahui makna Asmaul Husna: Al-Wahhab, Al-‘Alim, As-Sami‘
3.3
Mengetahui hadits yang terkait dengan perilaku mandiri, percaya diri, dan
tanggung jawab
3.4
Mengerti makna shalat sebagai wujud dari pemahaman Q.S. al-Kautsar
3.5
Mengerti makna zikir dan doa setelah shalat
3.6
Mengetahui hikmah ibadah shalat melalui pengamatan dan pengalaman di rumah
dan sekolah
3.7
Mengetahui kalimat-kalimat dalam Q.S. An-Nashr dan Al-Kautsar dengan benar
3.8
Mengetahui perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan sebagai
implementasi dari pemahaman sifat Allah Qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat,
Qudrah, dan Iradah
3.9
Memahami sikap peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. Al-Kautsar.
3.10
3.10 Memahami sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Ibrahim ayat 7
3.11
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s.
3.12
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Syu‘aib a.s.
3.13
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. (rasa
ingin tahu, sabar, dan rela berkorban, hormat dan patuh kepada orangtua)
3.14
Mengetahui sikap percaya diri dan kemandirian sebagai wujud dari keteladanan
nabi Muhammad SAW
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Melakukan pengamatan terhadap diri dan makhluk ciptaan Allah yang dijumpai di
sekitar rumah dan sekolah sebagai implementasi iman terhadap keesaan Allah
Yang Maha Pencipta
4.2
Membaca Asmaul Husna: Al-Wahhab, Al-‘Alim, As-Sami‘ dan maknanya
4.3
Mencontohkan perilaku mandiri, percaya diri, dan tanggung jawab sebagai
implementasi hadits
4.4.1
Menunjukkan contoh makna shalat sebagai wujud dari pemahaman Q.S. al-Kautsar
4.4.2
Mempraktikkan tata cara shalat yang baik dan benar
4.5
Mempraktikkan tata cara zikir dan doa setelah shalat secara benar
4.6
Menceritakan pengalaman pelaksanaan ibadah shalat di rumah dan sekolah
4.7.1
Membaca kalimat-kalimat dalam Al-Quran dengan benar
4.7.2
Menulis huruf hijaiyyah dalam Al-Quran dengan benar
4.7.3
Menunjukkan hafalan Q.S. An-Nashr dan Al-Kautsar dengan lancar
4.8
Mencontohkan perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan sebagai
implementasi dari pemahaman sifat Allah Qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat,
Qudrah, dan Iradah
4.9
Mencontohkan perilaku peduli terhadap sesama sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-Kautsar.
4.10
Mencontohkan sikap bersyukur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Ibrahim
ayat 7
4.11
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s.
4.12
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Syu’aib a.s.
4.13
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.
4.14
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
|
KELAS : IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam bersuci dari hadats kecil dan hadats
besar
1.2
Menunaikan shalat secara tertib sebagai wujud dari penghambaan diri kepada
Allah SWT.
1.3
Menerapkan kebajikan sebagai implementasi dari pemahaman ibadah shalat
1.4
Menghindari perilaku tercela sebagai implementasi dari pemahaman ibadah
shalat
1.5
Meyakini keberadaan malaikat-malaikat Allah SWT
1.6 Meyakini adanya
Rasul-Rasul Allah SWT.
|
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya
diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1 Memiliki sikap jujur
sebagai implementasi dari pemahaman Q.S At-Taubah (9): 119
2.2 Memiliki perilaku hormat
dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama anggota keluarga sebagai
implementasi dari pemahaman Q.S. Lukman (31): 14
2.3 Memiliki sikap santun dan
menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar sebagai
implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Hadiid (57): 9
2.4 Memiliki sikap yang
dipengaruhi oleh keimanan kepada para malaikat Allah SWT yang tercermin dari
perilaku kehidupan sehari-hari.
2.5 Memiliki sikap gemar
membaca sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-‘Alaq (96): 1-5
2.6 Memiliki sikap amanah
sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladan Nabi Muhammad SAW
2.7 Memiliki sikap pantang
menyerah sebagai implementasi dari kisah keteladanan Nabi Musa a.s.
2.8 Memiliki sikap rendah
hati sebagai implementasidari pemahaman Q.S. Al-Isra (17): 37
2.9 Memiliki perilaku hemat
sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra (17):27
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan
rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan
benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1 Mengetahui Allah itu ada
melalui pengamatan terhadapmakhluk ciptaan-Nya di sekitar rumah dan sekolah.
3.2 Mengertimakna iman kepada
malaikat-malaikat Allah berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan alam
sekitar.
3.3 Mengerti makna Asmaul Husna:
Al-Bashir, Al-‘Adil, Al-‘Azhim
3.4 Memahami tata cara
bersuci dari hadats kecil dan hadats besar sesuai ketentuan syariat Islam
3.5 Memahami makna ibadah
shalat
3.6 MengetahuiQ.S. Al Falaq,
Al-Ma‘un dan Al-Fil dengan baik dan benar
3.7 Memahamisikap santun dan
menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar
3.8 Memahami sikap rendah
hati sebagai implementasidari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 37
3.9 Memahamiperilaku hemat
sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 27
3.10 Mengetahuikisah
keteladan Nabi Ayyub a.s.
3.11 Mengetahuikisah
keteladan Nabi Dzulkifi a.s.
3.12 Mengetahuikisah
keteladan Nabi Harun a.s.
3.13 Mengetahuikisah
keteladan Nabi Musa a.s.
3.14 Mengetahuikisah
keteladanan wali Songo
3.15 Mengetahuisikap santun
dan menghargai sesama dari Nabi Muhammad SAW
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Melakukan pengamatan
terhadap makhluk ciptaan Allah di sekitar rumah dan sekolah sebagai upaya
mengenal Allah itu ada.
4.2 Melakukan pengamatan diri
dan alam sekitar sebagai implementasi makna iman kepada malaikat-malaikat
Allah
4.3 Membaca Asmaul Husna:
Al-Bashir, Al-‘Adil, Al-‘Azhim dan maknanya
4.4 Memperaktikkan tata cara
bersuci dari hadats kecil dan hadats besar sesuai ketentuan syariat Islam
4.5.1 Memberikan
contoh-contoh makna ibadah shalat
4.5.2 Menceritakan pengalaman
melaksanakan shalat di rumah dan masjid lingkungan sekitar rumah.
4.6.1 Membaca Q.S. Al Falaq,
Al-Ma‘un dan Al-Fil dengan tartil
4.6.2 Menulis kalimat-kalimat
dalam Al Falaq, Al-Ma‘un dan Al-Fil dengan benar
4.6.3 Menunjukkan hafalan
Q.S. Al Falaq, Al Ma‘un dan Al-Fil dengan lancar.
4.7 Mencontohkan sikap santun
dan menghargai teman, baik di rumah, sekolah, dan di masyarakat sekitar
4.8 Mencontohkan sikap rendah
hati sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 37
4.9 Mencontohkan perilaku
hemat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra ayat 27
4.10 Menceritakan kisah
keteladan Nabi Ayyub a.s.
4.11 Menceritakan kisah
keteladan Nabi Dzulkifli a.s.
4.12 Menceritakan kisah
keteladan Nabi Harun a.s.
4.13 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Musa a.s.
4.14 Menceritakan kisah
keteladanan wali Songo
4.15 Mencontohkan sikap
santun dan menghargai sesama dari Nabi Muhammad SAW
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,menjalankan,
dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Terbiasa membaca Al-Quran dengan tartil.
1.2
Menyakini Al-Quran sebagai kitab suci terakhir dan menjadikannya sebagai
pedoman hidup
1.3
Menunaikan kewajiban puasa Ramadhan sebagai implementasi dari pemahaman rukun
Islam
1.4
Menunaikan shalat tarawih dan tadarus Al-Quran di bulan Ramadhan sebagai
wujud ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam
berinteraksi
dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
|
2.1
Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.Al-Ahzab (33):
23
2.2
Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama
anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Baqarah ayat 83
2.3
Memiliki sikap suka menolong sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Ma’un
2.4
Memiliki sikap saling mengingatkan dalam kebajikan sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-‘Ashr
2.5
Memiliki sikap menghargai pendapat sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Az-Zumar ayat 18
2.6
Memiliki sikap sabar dan pengendalian diri sebagai implementasi dari
pemahaman puasa Ramadhan
2.7
Memiliki sikap sederhana sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Furqon
ayat 67
2.8
Memiliki sikap ikhlas sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Bayyinah
ayat 5
2.9
Memiliki sikap tabligh sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladan
Nabi Muhammad SAW
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1
Mengenal nama-nama Rasul Allah dan Rasul Ulul Azmi
3.2
Memahami makna diturunkannya kitab-kitab suci melalui rasul-rasul-Nya sebagai
implementasi rukun iman
3.3
Mengetahui makna Q.S. Al-Ma’un dan Q.S. At-Tin dengan benar
3.4
Mengerti makna Asmaul Husna: Al-Mumit, Al-Hayy, Al-Qayum, Al-Ahad
3.5
Mengetahui hikmah puasa Ramadhan yang dapat membentuk akhlak mulia
3.6
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Dawud a.s.
3.7
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Sulaiman a.s.
3.8
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Ilyas a.s.
3.9
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Ilyasa’ a.s.
3.10
Mengetahui kisah keteladanan Luqman sebagaimana terdapat dalam Al-Quran
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Membaca Q.S. Al-Ma’un dan Q.S. At-Tin dengan baik dan benar
4.2
Menulis kalimat-kalimat dalam Q.S. Al-Ma’un dan Q.S. At-Tin dengan baik dan
benar
4.3
Menunjukkan hafalan Q.S. Al-Ma’un dan Q.S. At-Tin dengan baik dan benar
4.4
Mencontohkan perilaku saling mengingatkan dalam hal kebajikan sebagai
implementasi dari pemahaman Q.S. At Tin
4.5
Mencontohkan perilaku suka menolong sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Ma’un
4.6
Mencontohkan sikap menghargai pendapat sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. Az-Zumar ayat 18
4.7
Mencontohkan sikap sederhana sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Furqon ayat 67
4.8
Mencontohkan sikap ikhlas sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Bayyinah ayat 5
4.9
Mencontohkan sikap tabligh sebagai implementasi dari pemahaman kisah
keteladan Nabi Muhammad SAW
4.10
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Dawud a.s.
4.11
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Sulaiman a.s.
4.12
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ilyas a.s.
4.13
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Ilyasa’ a.s.
4.14
Menceritakan kisah keteladanan Luqman sebagaimana terdapat dalam Al-Quran
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Terbiasa membaca Al-Quran dengan tartil.
1.2
Meyakini adanya Hari Akhir sebagai implementasi dari pemahaman Rukun Iman
1.3
Menyakini adanya Qadha dan Qadar
1.4
Menunaikan kewajiban berzakat sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam
1.5
Terbiasa berinfaq sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Maidah (5): 2
1.6
Terbiasa bersedekah sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Maidah (5): 2
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
|
2.1
Memiliki sikap jujur sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Ahzab (33):
70
2.2
Memiliki perilaku hormat dan patuh kepada orangtua, dan guru dan sesama
anggota keluarga sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. An-Nisa (4): 36
2.3
Memiliki sikap toleran dan simpati kepada sesama sebagai implemantasi dari
pemahaman isi kandungan Q.S. Al-Kafirun dan Q.S. Al-Maidah (5):2
2.4
Memiliki sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari pemahaman
Q.S. Al-Hujurat (49): 12
2.5
Memiliki perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Hujurat (49):13
2.6
Memiliki perilaku yang mencerminkan iman kepada Hari Akhir
2.7
Memiliki perilaku yang mencerminkan iman kepada Qadha dan Qadar
2.8
Memiliki sikap berserah diri kepada Allah SWT sebagai implementasi dari
pemahaman Q.S. Al-An’am (6):162-163
2.9
Memiliki sikap fathanah sebagai implementasi dari pemahaman kisah Nabi
Muhammad SAW
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat
|
3.1
Mengetahui makna Q.S. Al-Kafirun dan Al-Maidah (5): 2 dengan benar
3.2
Mengerti makna Asmaul Husna: Ash-Shamad, Al-Muqtadir, Al-Muqadim, al-Baqi
3.3
Memahami hikmah beriman kepada Hari Akhir yang dapat membentuk perilaku
akhlak mulia
3.4
Memahami hikmah beriman kepada Qadha dan Qadar yang dapat membentuk perilaku
akhlak mulia
3.5
Memahami hikmah zakat , infaq dan sedekah sebagai implementasi dari rukun
Islam
3.6
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Yunus a.s.
3.7
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Zakariya a.s.
3.8
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Yahya a.s.
3.9
Mengetahui kisah keteladanan Nabi Isa a.s.
3.10
Mengetahui kisah Nabi Muhammad SAW
3.11
Mengetahui kisah keteladanan sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW
3.12
Mengetahui kisah keteladanan Ashabul Kahfi sebagaimana terdapat dalam
Al-Quran
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Membaca Q.S. Al-Kafirun dan Al-Maidah (5): 2 dengan jelas dan benar
4.2
Menulis Q.S. Al-Kafirun dan Al-Maidah (5): 2 dengan benar
4.3
Menyebutkan arti Q.S. Al-Kafirun dan Al-Maidah (5): 2 dengan benar
4.4
Mencontohkan perilaku toleran dan simpati sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. Al Kafirun dan Q.S. Al-Maidah (5): 2
4.5
Menunjukkan contoh Qadha dan Qadar dalam kehidupan sehari-hari sebagai
implementasi dari pemahaman rukun Iman
4.6
Mencontohkan sikap berbaik sangka kepada sesama sebagai implentasi dari
pemahaman Q.S. Al Hujurat (49): 12
4.7
Mencontohkan perilaku hidup rukun sebagai implementasi dari pemahaman Q.S.
Al-Hujurat (49): 13
4.8
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yunus a.s.
4.9
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Dzakariya a.s.
4.10
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yahya a.s.
4.11
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Isa
4.12
Menceritakan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW
4.13
Menceritakan kisah keteladanan sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW
4.14
Menceritakan kisah keteladanan Ashabul Kahfi sebagaimana terdapat dalam
Al-Qur’an
|
2
Kompetensi
Dasar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama sebagai
anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah dan sekolah
1.2
Menerima kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
di lingkungan rumah dan sekolah
|
2.
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru sebagai
perwujudan nilai dan moral Pancasila
2.2
Menunjukkan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah
2.3
Menunjukkan perilaku kebersamaan dalam keberagaman di rumah dan sekolah
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat,
membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan
di sekolah
|
3.1
Mengenal simbol-simbol sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila”
3.2
Mengenal tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di
rumah dan sekolah
3.3
Mengenal keberagaman karateristik individu di rumah dan di sekolah
3.4
Mengenal arti bersatu dalam keberagaman di rumah dan sekolah
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya
yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan
yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mengamati dan
menceritakan perilaku di sekitar rumah dan sekolah dan mengaitkannya dengan
pengenalannya terhadap salah satu simbol sila Pancasila
4.2 Melaksanakan tata tertib
di rumah dan sekolah
4.3 Mengamati dan
menceriterakan kebersamaan dalam keberagaman di rumah dan sekolah
4.4 Mengamati dan
menceriterakan keberagaman karateristik individu di rumah dan sekolah
|
‘
KELAS: II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama, suku
bangsa, ciri-ciri fisik, psikis, dan hobby sebagai anugerah Tuhan Yang Maha
Esa di lingkungan rumah dan sekolah
1.2
Menerima kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
di lingkungan rumah dan sekolah
|
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Menunjukkan perilaku toleransi, kasih sayang, jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, dan guru sebagai perwujud an moral Pancasila
2.2
Menunjukkan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah
2.3
Menunjukkan perilaku toleran terhadap keberagaman karakteristik individu,
dalam kehidupan beragama, suku, fisik, dan psikis di rumah dan sekolah
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat,
membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan
di sekolah
|
3.1
Mengenal simbol-simbol sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila”
3.2
Memahami tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di
rumah dan sekolah
3.3
Memahami makna keberagaman karakteristik individu di rumah dan di sekolah
3.4
Memahami arti bersatu dalam keberagaman di rumah dan sekolah
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya
yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengamati dan menceritakan perilaku di sekitar rumah dan sekolah dan
mengaitkannya dengan pengenalannya
terhadap
beberapa simbol sila Pancasila
4.2
Melaksanakan tata tertib dan aturan di lingkungan keluarga dan sekolah
4.3
Berinteraksi dengan beragam teman di lingkungan rumah dan sekolah
4.4
Bermain peran tentang bersatu dalam keberagaman di lingkungan rumah dan
sekolah
|
KELAS: III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima keberagaman karakteristik individu dalam kehidupan beragama, suku
bangsa, ciri-ciri fisik, psikis, dan hobby sebagai anugerah Tuhan Yang Maha
Esa di lingkungan rumah dan sekolah
1.2
Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Tuhan Yang
Maha Esa di lingkungan rumah dan sekolah
|
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, kasih
sayang, percaya diri, berani mengakui kesalahan, meminta maaf dan memberi
maaf di rumah dan sekolah dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan
guru, sebagai perwujudan moral Pancasila
2.2
Menunjukkan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah sekolah dan masyarakat sekitar
2.3
Menunjukkan perilaku kerja sama dalam keberagaman di rumah, sekolah dan
masyarakat sekitar
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat,
membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan
di sekolah
|
3.1
Memahami simbol-simbol sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila”
3.2
Mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di
rumah dan di sekolah
3.3
Memahami makna keberagaman karakteristik individu di rumah, sekolah dan
masyarakat
3.4
Mengetahui arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah dan masyarakat
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengamati dan menceritakan perilaku di sekitar rumah dan sekolah dan
mengaitkan dengan pemahamannya terhadap simbol sila-sila Pancasila
4.2
Melaksanakan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan
sekolah
4.3
Berinteraksi dengan beragam orang di lingkungan rumah, sekolah, masyarakat
4.4
Mensimulasikan bentuk-bentuk kebersatuan dalam keberagaman di rumah, sekolah
dan masyarakat
|
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima, menjalankan, dan menghargai
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menghargai kebhinnekatunggalikaan dan keragaman agama, suku bangsa, pakaian
tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, upacara adat, sosial, dan
ekonomi di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar
1.2
Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar
|
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1
Menunjukkan perilaku, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, berani mengakui
kesalahan, meminta maaf dan memberi maaf sebagaimana dicontohkan tokoh
penting yang berperan dalam perjuangan menentang penjajah hingga kemerdekaan
Republik Indonesia sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila
2.2
Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan hak dan kewajiban di rumah, sekolah
dan masyarakat sekitar
2.3
Menunjukkan perilaku sesuai dengan hakdan kewajiban sebagai warga dalam
kehidupan sehari-hari di rumah sekolah dan masyarakat sekitar
2.4
Menunjukkan perilaku bersatu sebagai wujud keyakinan bahwa tempat tinggal dan
lingkungannya sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI)
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan
cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Memahami makna dan keterkaiatan simbol-simbol sila Pancasila dalam memahami
Pancasila secara utuh
3.2
Memahami hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di
rumah, sekolah dan masyarakat
3.3
Memahami manfaat keberagaman karakteristik individu di rumah, sekolah dan
masyarakat
3.4
Memahami arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah dan masyarakat
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam
bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan
yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku
anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengamati dan menceritakan perilaku di sekitar rumah dan sekolah dari sudut
pandang kelima simbol Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh
4.2
Melaksanakan kewajiban sebagai warga di lingkungan rumah, sekolah dan
masyarakat
4.3
Bekerjasama dengan teman dalam keberagaman di lingkungan rumah, sekolah, dan
masyarakat
4.4
Mengelompokkan kesamaan identitas suku bangsa (pakaian tradisional, bahasa,
rumah adat, makanan khas, dan upacara adat), sosial ekonomi (jenis pekerjaan
orang tua) di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menghargai semangat kebhinnekatunggalikaan dan keragaman agama, suku bangsa
pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, upacara adat, sosial,
dan ekonomi dalam kehidupan bermasyarakat
1.2
Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam
berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan
tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1 Menunjukkan perilaku,
disiplin, tanggung jawab, percaya diri, berani mengakui kesalahan, meminta
maaf dan memberi maaf yang dijiwai keteladanan pahlawan kemerdekaan RI dalam
semangat perjuangan, cinta tanah air, dan rela berkorban sebagai perwujudan
nilai dan moral Pancasila
2.2 Menunjukkan perilaku
sesuai hak dan kewajiban dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum sebagai
warganegara dalam kehidupan sehari-hari sesuai Pancasila dan UUD 1945
2.3 Menunjukkan penghargaan
terhadap proses pengambilan keputusan atas dasar musyawarah mufakat
2.4 Menunjukkan perilaku
cinta tanah air Indonesia dalam kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhlukciptaan Tuhan dankegiatannya, dan benda benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1 Memahami nilai
simbol-simbol Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah
3.2 Memahami hak kewajiban
dan tanggungjawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah, dan
sekolah
3.3 Memahami keanekaragaman
sosial, budaya dan ekonomi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan
rumah sekolah dan masyarakat
3.4 Memahami nilai-nilai persatuan
dan kesatuan di rumah, sekolah dan masyarakat
3.5 Memahami Nilai-nilai
Persatuan pada masa Islam
3.6 Memahami perlunya saling
memenuhi keperluan hidup
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas,
sistematis, logis dan kritis,dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengamati dan menceritakan perilaku di sekitar rumah, sekolah dan masyarakat
yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai kelima sila Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari
4.2
Melaksanakan kewajiban dan menegakkan aturan di lingkungan rumah, dan sekolah
4.3
Membantu masyarakat dalam melaksanakan suatu kegiatan di lingkungan rumah,
sekolah, dan masyarakat tanpa membedakan agama, suku bangsa, dan sosial
ekonomi
4.4
Menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan di rumah, sekolah dan
masyarakat
4.5
Mensimulasikan nilai-nilai persatuan pada masa Islam dalam kehidupan di
masyarakat
4.6
Menyajikan dinamika saling memenuhi keperluan hidup antar daerah untuk
menumbuhkan keutuhan nasional
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menghargai semangat kebhinnekatunggalikaan dan keragaman agama, suku bangsa,
pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat,
sosial, dan ekonomi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
1.2
Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
|
2.
Menunjukkan perilaku
jujur,
disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya
diri dalam berinteraksi dengan
keluarga,
teman, guru, dan
tetangganya
serta cinta tanah air.
|
2.1 Menunjukkan perilaku
bertanggungjawab dan rela berkorban dalam keluarga, sekolah dan lingkungan
sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila
2.2 Menunjukkan perilaku
patuh terhadap tata tertib, dan aturan sesuai dengan tata urutan peraturan
perundang-undangan Indonesia
2.3 Menunjukkan penghargaan
terhadap proses pengambilan keputusan dan komitmen menjalankan hasil
musyawarah mufakat
2.4 Menunjukkan perilaku
bangga sebagai bangsa Indonesia
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1 Memahami moralitas yang
terkandung dalam sila Pancasila di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat
sekitar
3.2 Memahami hak, kewajiban
dan tanggungjawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah,
sekolah, dan masyarakat sekitar
3.3 Memahami manfaat
keanekaragaman sosial, budaya dan ekonomi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
yang ada di Indonesia
3.4 Memahami nilai-nilai
persatuan dan kesatuan bangsa dalam kesatuan pemerintahan, wilayah, sosial,
dan budaya
3.5 Memahami Nilai-nilai
Persatuan pada masa penjajahan, pergerakan nasional dan kemerdekaan
3.6 Memahami saling
ketergantungan dalam membangun kehidupan kebangsaan
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas
sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Memberikan contoh pelaksanaan nilai-nilai dan moral Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
4.2
Melaksanakan kewajiban menegakkan aturan dan menjaga ketertiban di lingkungan
rumah, sekolah dan masyarakat
4.3
Melaporkan secara lisan dan tulisan keterlibatan kerja sama dengan anggota
masyarakat yang beragam dalam melaksana kan kegiatan di lingkungan rumah,
sekolah, dan masyarakat
4.4
Menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam pemerintahan, wilayah,
sosial, dan budaya
4.5
Menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan pada masa penjajahan,
pergerakan nasional dan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari
4.6
Menyajikan realita keberagaman untk mendorong saling ketergantungan dalam
membangun dan mengokohkan kehidupan kebangsaan
|
3. Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Menerima anugerah Tuhan Yang
Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan
sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah
1.2 Menerima keberadaan Tuhan
Yang Maha Esa atas penciptaan manusia dan bahasa yang beragam serta
benda-benda di alam sekitar
|
2. Memiliki perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi
dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1 Memiliki kepedulian dan
rasa ingin tahu terhadap keberadaan wujud dan sifat benda melalui pemanfaatan
bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.2 Memiliki rasa percaya
diri terhadap keberadaan tubuh melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau
bahasa daerah
2.3 Memiliki perilaku santun
dan sikap kasih sayang melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa
daerah
2.4 Memiliki kedisiplinan dan
tanggung jawab merawat tubuh agar sehat dan bugar melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.5 Memiliki perilaku santun
dan jujur dalam hal kegiatan dan bermain di lingkungan melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia dan/atau bahasa daerah
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Mengenal teks deskriptif
tentang anggota tubuh dan pancaindra, wujud dan sifat benda, serta peristiwa
siang dan malam dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu
pemahaman
3.2 Mengenal teks
petunjuk/arahan tentang perawatan tubuh serta pemeliharaan kesehatan dan
kebugaran tubuh dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu
pemahaman
3.3 Mengenal teks terima
kasih tentang sikap kasih sayang dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu pemahaman
3.4 Mengenal teks cerita diri/personal
tentang keberadaan keluarga dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu pemahaman
3.5 Mengenal teks
diagram/label tentang anggota keluarga dan kerabat dengan bantuan guru atau
teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata
bahasa daerah untuk membantu pemahaman
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam
gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mengamati dan menirukan
teks deskriptif tentang anggota tubuh dan pancaindra, wujud dan sifat benda,
serta peristiwa siang dan malam secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu
penyajian
4.2 Mempraktikkan teks
arahan/petunjuk tentang merawat tubuh serta kesehatan dan kebugaran tubuh
secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.3 Menyampaikan teks terima
kasih mengenai sikap kasih sayang secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu
penyajian
4.4 Menyampaikan teks cerita
diri/personal tentang keluarga secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu
penyajian
4.5 Membuat teks
diagram/label tentang anggota keluarga dan kerabat secara mandiri dalam
bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa
daerah untuk membantu penyajian
|
KELAS: II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Menerima anugerah Tuhan
Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan
dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah
1.2 Menerima keagungan Tuhan
Yang Maha Esa atas keberadaan keluarga serta penciptaan hewan dan tumbuhan
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1 Memiliki kepedulian dan
rasa ingin tahu terhadap alam sekitar, hewan, dan tumbuhan melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.2 Memiliki perilaku santun
dan jujur dalam hal kegiatan dan bermain di lingkungan melalui pemanfaatan
bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.3 Memiliki rasa percaya
diri dan tanggung jawab terhadap keberadaan anggota keluarga dan dokumen
milik keluarga melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.4 Memiliki rasa percaya
diri terhadap keberadaan alam dan penampakannya melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.5 Memiliki perilaku santun
dan jujur dalam percakapan tentang hidup rukun dalam kemajemukan keluarga
melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Mengenal teks laporan
sederhana tentang alam sekitar, hewan, dan tumbuhan serta jumlahnya dengan
bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat
diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman
3.2 Mengenal teks cerita
narasi sederhana kegiatan dan bermain di lingkungan dengan bantuan guru atau
teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata
bahasa daerah untuk membantu pemahaman
3.3 Mengenal teks buku harian
tentang kegiatan anggota keluarga dan dokumen milik keluarga dengan bantuan
guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman
3.4 Mengenal teks lirik puisi
tentang alam semesta dan penampakannya dengan bantuan guru atau teman dalam
bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa
daerah untuk membantu pemahaman
3.5 Mengenal teks permintaan
maaf tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga dan teman dalam
bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa
daerah untuk membantu pemahaman
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam
gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mengamati dan mencoba
menyajikan teks laporan sederhana tentang alam sekitar, hewan, dan tumbuhan
serta jumlahnya secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang
dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.2 Memperagakan teks cerita
narasi sederhana tentang kegiatan dan bermain di lingkungan secara mandiri
dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata
bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.3 Mengungkapkan teks buku
harian tentang kegiatan anggota keluarga dan dokumen milik keluarga secara
mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.4 Melantunkan dan
menyajikan teks lirik puisi tentang alam semesta dan penampakannya secara
mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.5 Menggunakan teks
permintaan maaf tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga dan
teman secara mandiri bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan
kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
|
KELAS: III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Meresapi makna anugerah
Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa
persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah
1.2 Meresapi keagungan Tuhan
Yang Maha Esa atas penciptaan makhluk hidup, hidup sehat, benda dan sifatnya,
energi dan perubahan, bumi dan alam semesta
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1 Memiliki kepedulian dan
rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup, energi dan perubahan iklim, serta
bumi dan alam semesta melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa
daerah
2.2 Memiliki kedisiplinan dan
tanggung jawab untuk hidup sehat serta merawat hewan dan tumbuhan melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.3 Memiliki perilaku santun
dan jujur terhadap perkembangan teknologi produksi, komunikasi, dan
transportasi serta permasalahan sosial di daerah melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.4 Memiliki rasa percaya
diri dan kepedulian terhadap kondisi alam dan lingkungan sosial melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah
2.5 Memiliki kepedulian
terhadap kehidupan hewan dan tumbuhan melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
dan/atau bahasa daerah
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Menggali informasi dari
teks laporan informatif hasil observasi tentang perubahan wujud benda, sumber
energi, perubahan energi, energi alternatif, perubahan iklim dan cuaca, rupa
bumi dan perubahannya, serta alam semesta dengan bantuan guru dan teman dalam
bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa
daerah untuk membantu pemahaman
3.2 Menguraikan teks
arahan/petunjuk tentang perawatan hewan dan tumbuhan, serta daur hidup hewan
dan pengembangbiakan tanaman dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu pemahaman
3.3 Mengemukakan isi teks
surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi produksi, komunikasi,
dan transportasi serta permasalahan dan lingkungan sosial di daerah dengan
bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat
diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman
3.4 Menggali informasi dari
teks dongeng tentang kondisi alam dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu pemahaman
3.5 Menggali informasi dari
teks permainan/dolanan daerah tentang kehidupan hewan dan tumbuhan dengan
bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat
diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat,
dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mengamati dan mengolah isi
teks laporan informatif hasil observasi tentang perubahan wujud benda, sumber
energi, perubahan energi, energi alternatif, perubahan iklim dan cuaca, rupa
bumi dan perubahannya, serta alam semesta secara mandiri dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu penyajian.
4.2 Menerangkan dan
mempraktikkan teks arahan/petunjuk tentang perawatan hewan dan tumbuhan serta
daur hidup hewan dan pengembangbiakan tanaman secara mandiri dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu penyajian
4.3 Mengolah dan menyajikan
teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi produksi,
komunikasi, dan transportasi serta permasalahan dan lingkungan sosial di
daerah secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi
dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
4.4 Menyampaikan teks dongeng
tentang kondisi alam dalam bentuk permainan peran secara mandiri dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah
untuk membantu penyajian
4.5 Mendemonstrasikan teks
permainan/dolanan daerah tentang kehidupan hewan dan tumbuhan secara mandiri
dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata
bahasa daerah untuk membantu penyajian
|
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima, menjalankan, dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Meresapi makna anugerah
Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang diakui sebagai bahasa
persatuan yang kokoh dan sarana belajar untuk memperoleh ilmu pengetahuan
1.2 Mengakui dan mensyukuri
anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam,
alat teknologi modern dan tradisional,
perkembangan teknologi, energi,
serta permasalahan sosial
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1 Memiliki kepedulian
terhadap gaya, gerak, energi panas, bunyi, cahaya, dan energi alternatif
melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.2 Memiliki kedisiplinan dan
tanggung jawab terhadap penggunaan alat teknologi modern dan tradisional,
proses pembuatannya melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.3 Memiliki perilaku santun
dan jujur tentang jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi melalui pemanfaatan
bahasa Indonesia
2.4 Memiliki kepedulian
terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.5 Memiliki perilaku jujur
dan santun terhadap nilai peninggalan sejarah dan perkembangan Hindu-Budha di
Indonesia melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1 Menggali informasi dari
teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan
cahaya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis
dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.2 Menguraikan teks
instruksi tentang pemeliharaan pancaindera serta penggunaan alat teknologi
modern dan tradisional dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia
lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.3 Menggali informasi dari
teks wawancara tentang jenis-jenis usaha dan pekerjaan serta kegiatan ekonomi
dan koperasi dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.4 Menggali informasi dari
teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan
bantuan guru
dan teman dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.5 Menggali informasi dari
teks ulasan buku tentang nilai peninggalan sejarah dan perkembangan
Hindu-Budha di Indonesia dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia
lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mengamati, mengolah, dan
menyajikan teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas,
bunyi, dan cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan
memilah kosakata baku
4.2 Menerangkan dan
mempraktikkan teks arahan/petunjuk tentang pemeliharaan pancaindera serta
penggunaan alat teknologi modern dan tradisional secara mandiri dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
4.3 Mengolah dan menyajikan
teks wawancara tentang jenis-jenis usaha dan pekerjaan serta kegiatan ekonomi
dan koperasi secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan memilah kosakata baku
4.4 Menyajikan teks cerita
petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks
bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
4.5 Mengolah dan menyajikan
teks ulasan buku tentang nilai peninggalan sejarah dan perkembangan
Hindu-Budha di Indonesia secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.Menerima,menjalankan,dan
menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1 Meresapi makna anugerah
Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang diakui sebagai sarana yang
lebih unggul, daripada bahasa lain untuk memperoleh ilmu pengetahuan
1.2 Meresapi anugerah Tuhan
Yang Maha Esa atas keberadaan proses kehidupan bangsa dan lingkungan alam
|
2. Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah
air.
|
2.1 Memiliki kepedulian dan
tanggung jawab terhadap makanan dan rantai makanan serta kesehatan melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia
2.2 Memiliki perilaku jujur
dan disiplin tentang proses daur air rangkaian listrik, sifat magnet, anggota
tubuh (manusia, hewan, tumbuhan) dan fungsinya, serta sistem pernapasan
melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.3 Memiliki perilaku santun
dan jujur serta bertanggung jawab dan disiplin tentang ekspor impor sebagai
kegiatan ekonomi antarbangsa melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.4 Memiliki kepedulian,
tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air terhadap bencana alam dan
keseimbangan ekosistem serta kehidupan berbangsa dan bernegara melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia
2.5 Memiliki rasa percaya diri dan cinta tanah air
tentang nilai-nilai perkembangan kerajaan Islam melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia
|
3. Memahami pengetahuan
faktual dan konseptual dengan cara mengamati,
menanya dan mencoba
berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda
benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1 Menggali informasi dari
teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia,
keseimbangan ekosistem, serta alam dan pengaruh kegiatan manusia dengan
bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan memilah kosakata baku
3.2 Menguraikan isi teks
penjelasan tentang proses daur air, rangkaian listrik, sifat magnet, anggota
tubuh (manusia, hewan, tumbuhan) dan fungsinya, serta sistem pernapasan dengan
bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan memilah kosakata baku
3.3 Menguraikan isi teks
paparan iklan tentang ekspor impor sebagai kegiatan ekonomi antarbangsa
dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan
memilih dan memilah kosakata baku
3.4 Menggali informasi dari
teks pantun dan syair tentang bencana alam serta kehidupan berbangsa dan
bernegara dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.5 Menggali informasi dari
teks cerita narasi sejarah tentang nilai-nilai perkembangan kerajaan Islam di
Indonesia dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
|
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dan konseptual
dalam bahasa yang jelas,
sistematis, logis dan kritis,
dalam karya yang estetis,
dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat,
dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku
anak beriman dan berakhlak
mulia
|
4.1
Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan buku tentang makanan dan
rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dan
pengaruh kegiatan manusia secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
4.2
Menyampaikan teks penjelasan tentang proses daur air, rangkaian listrik,
sifat magnet, anggota tubuh (manusia, hewan, tumbuhan) dan fungsinya, serta
sistem pernapasan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan
memilih dan memilah kosakata baku
4.3
Menyajikan teks paparan iklan tentang ekspor impor sebagai kegiatan ekonomi
antarbangsa secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan
memilih dan memilah kosakata baku
4.4
Melantunkan dan menyajikan teks pantun dan syair tentang bencana alam serta
kehidupan berbangsa dan bernegara
secara
mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah
kosakata baku
4.5
Mengolah dan menyajikan teks cerita narasi sejarah tentang nilai-nilai perkembangan
kerajaan Islam di
Indonesia
secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan
memilah kosakata baku
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan,dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Meresapi makna anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang
diakui sebagai sarana yang lebih unggul daripada bahasa lain untuk memperoleh
ilmu pengetahuan
1.2
Meresapi makna anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan ciri khusus
makhluk hidup, hantaran panas, energi listrik dan perubahannya, serta tata
surya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, danpercaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Memiliki kepedulian dan tanggung jawab tentang ciri khusus makhluk hidup dan
lingkungan melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
2.2
Memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu tentang perubahan benda dan hantaran
panas, energi listrik dan perubahannya, serta tata surya melalui pemanfaatan
bahasa Indonesia
2.3
Memiliki sikap disiplin dan rasa cinta tanah air terhadap sistem pemerintahan
serta layanan masyarakat daerah melalui pemanfaatan bahasa Indonesia melalui
pemanfaatan bahasa Indonesia
2.4
Memiliki kesetiaan, dan kebanggaan terhadap keutuhan wilayah nusantara
Indonesia melalui pemanfaatan bahasa Indonesia melalui pemanfaatan bahasa
Indonesia
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat
bermain
|
3.1
Menggali informasi dari teks laporan investigasi tentang ciri khusus makhluk
hidup dan lingkungan, serta campuran
dan
larutan dengan bantuan guru dan teman dalam ahasa Indonesia lisan dan tulis
dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.2
Menguraikan isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah tentang penyebab
perubahan dan sifat benda, hantaran panas, energi listrik dan perubahannya,
serta tata surya dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan
dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku
3.3
Menguraikan isi teks pidato persuasif tentang cinta tanah air dan sistem
pemerintahan serta layanan masyarakat daerah dengan bantuan guru dan teman
dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata
baku
3.4
Menggali informasi dari teks cerita fiksi sejarah tentang keutuhan wilayah
nusantara Indonesia dan hubungannya dengan negara tetangga dengan bantuan
guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan
memilah kosakata baku
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis,dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan investigasi tentang ciri
khusus makhluk hidup dan lingkungan, serta campuran dan larutan secara
mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah
kosakata baku
4.2
Menyajikan teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah tentang penyebab perubahan dan
sifat benda, hantaran panas, energi listrik dan perubahannya, serta tata
surya secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan memilah kosakata baku
4.3
Menyampaikan teks pidato persuasif tentang cinta tanah air dan sistem
pemerintahan serta layanan masyarakat daerah secara mandiri dalam bahasa
Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan
memilah kosakata baku
4.4
Mengolah dan menyajikan teks cerita fiksi sejarah tentang keutuhan wilayah
nusantara Indonesia dan hubungannya dengan negara tetangga secara mandiri
dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata
baku
|
4.
Kompetensi
Dasar Matematika
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman,
dan guru
|
2.1
Menunjukkan sikap cermat dan teliti, tertib dan mengikuti aturan, peduli,
disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas.
2.2
Memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.3
Memiliki sikap objektif dan menghargai pendapat dan karya teman sebaya dalam
diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari
|
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati
[mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengenal lambang bilangan dan mendeskripsikan kemunculan bilangan dengan
bahasa yang sederhana
3.2
Mengenal bilangan asli sampai 99 dengan menggunakan benda-benda yang ada di
sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
3.3
Mengenal dan memprediksi pola-pola bilangan sederhana menggunakan
gambar-gambar/benda konkrit
3.4
Menunjukkan pemahaman tentang besaran dengan menghitung maju sampai 100 dan
mundur dari 20
3.5
Mengenal bangun datar dan bangun ruang menggunakan benda-benda yang ada di
sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain.
3.6
Menemukan bangun yang membentuk pola pengubinan sederhana
3.7
Menentukan pola dari barisan bangun datar sederhana menggunakan benda-benda
yang ada di lingkungan sekitar
3.8
Mengenal panjang, luas, waktu, dan suhu
3.9
Membandingkan dengan memperkirakan lama suatu aktivitas berlangsung
menggunakan istilah sehari-hari (lebih lama, lebih singkat)
3.10
Membandingkan dengan memperkirakan berat suatu benda menggunakan istilah
sehari-hari (lebih berat, lebih ringan)
3.11
Membandingkan dengan memperkirakan panjang suatu benda menggunakan istilah
sehari-hari (lebih panjang, lebih pendek)
3.12
Menentukan urutan berdasarkan panjang pendeknya benda, tinggi rendahnya
tinggi badan, dan urutan kelompok berdasarkan jumlah anggotanya
|
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Mengurai sebuah bilangan asli sampai dengan 99 sebagai hasil penjumlahan atau
pengurangan dua buah bilangan asli lainnya dengan berbagai kemungkinan
jawaban
4.2
Menggunakan benda konkrit untuk menelusuri pecahan dan jumlah uang
4.3
Mengemukakan kembali dengan kalimat sendiri dan memecahkan masalah yang
berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan terkait dengan aktivitas
sehari-hari serta memeriksa kebenarannya
4.4
Mendeskripsikan, mengembangkan, dan membuat pola yang berulang
4.5
Membentuk berbagai bangun datar dengan menggunakan papan berpaku atau media
lainnya
4.6
Melakukan pengubinan dari bangun datar sederhana tertentu
4.7
Membentuk dan menggambar bangun baru dari bangun-bangun datar atau pola
bangun datar yang sudah ada
4.8
Mengelompokkan teman sekelas berdasarkan tinggi badannya
4.9
Mengumpulkan dan mengelola data pokok kategorikal dan menyajikannya dalam
grafik konkrit dan piktograf tanpa menggunakan urutan label pada sumbu
horizontal
4.10
Membaca dan mendeskripsikan data pokok yang ditampilkan pada grafik konkrit
dan piktograf
|
KELAS: II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Menerima dan menjalankan
ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti aturan,
peduli, disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas
2.2
Memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika, yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.3
Memiliki sikap terbuka, objektif, menghargai pendapat dan karya teman sebaya
dalam diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan
|
3.1
Mengenal bilangan asli sampai 500 dengan menggunakan blok Dienes (kubus
satuan)
3.2
Mengenal operasi perkalian dan pembagian pada bilangan asli yang hasilnya
kurang dari 100 melalui kegiatan eksplorasi menggunakan benda konkrit
3.3
Mengenal kesamaan dua ekspresi, menggunakan benda konkrit, simbol,
ataupenjumlahan/pengurangan bilangan hingga satu angka
|
kegiatannya,
dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.4
Mengenal nilai tukar antar pecahan uang
3.5
Mengenalsatuan waktu dan menggunakannya pada kehidupan sehari-hari di
lingkungan sekitar
3.6
Mengetahui satuan panjang dan berat benda, jarak suatu tempat (baik tidak
baku maupun yang baku) dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari di
lingkungan sekitar
3.7
Mengenal ruas garis dan garis lurus
3.8
Mengidentifikasi unsur-unsur yang membentuk segi tiga, segi empat dan segi
enam beraturan
3.9
Mengenal bangun datar dan bangun ruang, serta mengelompokkan berdasarkan
sifat geometrisnya
3.10
Menentukan nilai terkecil dan terbesar dari hasil pengukuran panjang atau
berat yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Memprediksi pola-pola bilangan sederhana menggunakan bilangan-bilangan yang
kurang dari 100
4.2
Menaksir hasil perhitungan dengan strategi pembulatan satuan, pembulatan
puluhan, dan pembulatan ratusan
4.3
Mengurai sebuah bilangan asli sampai dengan 500 sebagai hasil penjumlahan,
pengurangan, perkalian atau pembagian dua buah bilangan asli lainnya dengan
berbagai kemungkinan jawaban
4.4
Mendemostrasikan berbagai penukaran uang di depan kelas dengan berbagai
kemungkinan jawaban
4.5
Memecahkan masalah nyatasecara efektif yang berkaitan dengan penjumlahan,
pengurangan, perkalian, pembagian, waktu, panjang, berat benda dan
uang,selanjutnya memeriksa kebenaran jawabnya
4.6
Mengurai unsur-unsur bangun ruang sederhana dari benda-benda di sekitar
4.7
Menceritakan lokasi objek yang berkaitan dan representasi objek pada sebuah
peta
4.8
Merepresentasikan, mengembangkan, dan membuat pola yang berulang, serta
menemukan pola dasar
4.9
Mengumpulkan dan mengelompokkan data kategorikal atau diskrit dan menampilkan
data menggunakan grafik konkrit dan piktograf
4.10
Membaca dan mendeskripsikan data yang disajikandengan grafik konkrit dan
piktograf
4.11
Membuat tabel sederhana hasil pengukuran panjang atau berat
|
KELAS: III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
|
|
2.1
Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti aturan,
peduli,
disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas
2.2
Memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.3
Memiliki sikap terbuka, objektif, menghargai pendapat dan karya teman sebaya
dalam diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan asli melalui pengamatan pola
penjumlahan dan perkalian
3.2
Memahami letak bilangan pada garis bilangan
3.3
Memahami konsep pecahan sederhana menggunakan benda-benda yang
konkrit/gambar, serta menentukan nilai terkecil dan terbesar
3.4
Mengenal pecahan dan bilangan desimal, serta dapat melakukan penambahan dan
pengurangan pecahan berpenyebut sama
3.5
Menyederhanakankesamaandua ekspresi dengan menggunakan penambahan/pengurangan
bilangan sampai dua angka
3.6
Menentukan strategi pemecahan masalah dengan mengurangi, menambah, dan
menukarkan sejumlah uang
3.7
Menemukan sifat simetri bangun datar (melalui kegiatan menggunting dan
melipat atau cara lainnya), simetri putar dan pencerminan menggunakan
benda-benda konkrit
3.8
Menemukan unsur dan sifat bangun datar sederhana berdasarkan pengamatan
3.9
Mengenal hubungan antar satuan waktu, antar satuan panjang, dan antar satuan
berat yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari
3.10
Memahami keliling segitiga dan persegi panjang menggunakan benda konkrit
(benang, tali, batang korek api, lidi dan berbagi benda yang dapat digunakan
sebagai satu satuan luas)
3.11
Mengenal dan membandingkan besar sudut bangun datar tanpa satuan baku
3.12
Mendeksripsikan hubungan antara dua bangun datar dan antara bangun ruang dan
bangun datar
3.13
Memahami penghitungan waktu berdasarkan data sehari-hari
3.14
Menentukan perbandingan data menggunakan tabel, grafik batang, dan grafik
lingkaran
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengurai sebuah bilangan bulat sebagai hasil penjumlahan atau pengurangan dua
buah bilangan bulat lainnya dengan berbagai kemungkinan jawaban
4.2
Merumuskan dengan kalimat sendiri, membuat model matematika, dan memilih
strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari yang
berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian bilangan
bulat, waktu, panjang, berat benda, dan uang, serta memeriksa kebenaran
jawabnya
4.3
Menunjukkan hasil rotasi dan pencerminan suatu bangun datar dengan
menggunakan gambar
4.4
Menggambar berbagai bangun datar dengan keliling atau luas yang sama
4.5
Menaksir panjang, luas, dan berat suatu benda dan memilih satuan baku yang
sesuai
4.6
Membentuk dan menggambar berbagai bangun datar yang diperoleh melalui
kegiatan melipat dan menggunting atau cara lainnya
4.7
Memperkirakan dan mengukur panjang, keliling, luas, kapasitas, massa, waktu,
dan suhu menggunakan satuan baku dan tidak baku
4.8
Mendeskripsikan, mengembangkan, dan membuat pola dari berbagai pola numerik
dan pola geometris
4.9
Membuat dan mengambar berbagai bangun datar dengan kelililing atau luas yang
telah ditentukan
4.10
Menghasilkan berbagai bangun datar yang diperoleh melalui kegiatan melipat
dan menggunting atau cara lainnya
4.11
Mengumpulkan, mencatat, menata, dan menyajikan data menggunakan tabel dan
grafik batang
4.12
Membuat tabel frekuensi sederhana berdasarkan tabulasi hasil pengukuran
tinggi badan teman sekelas
4.13
Membaca, mendeskripsikan, dan menginterpretasikan data pokok yang ditampilkan
pada bagan dan grafik, termasuk grafik batang vertikal dan horizontal
4.14
Mengumpulkan dan menata data kategorikal atau diskrit dan menampilkan data
menggunakan bagan dan grafik, termasuk grafik batang vertikal dan horisontal
dengan label terurut sesuai dengan grafik batang horizontal
|
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1
Menunjukkan sikap kritis, cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti
aturan, peduli, disiplin waktu, tidak mudah menyerah serta bertanggungjawab
dalam mengerjakan tugas.
2.2
Memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.3
Memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.4
Memiliki sikap terbuka, objektif, menghargai pendapat dan karya teman dalam
diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengenal konsep pecahan senilai dan melakukan operasi hitung pecahan
menggunakan benda kongkrit/gambar
3.2
Menerapkan penaksiran dalam melakukan penjumlahan, perkalian, pengurangan dan
pembagian untuk memperkirakan hasil perhitungan
3.3
Memahami aturan pembulatan dalam membaca hasil pengukuran dengan alat ukur
3.4
Memahami faktor dan kelipatan bilangan serta bilangan prima
3.5
Menentukan kelipatan persekutuan dua buah bilangan dan menentukan kelipatan
persekutuan terkecil (KPK)
3.6
Menentukan faktor persekutuan dua buah bilangan dan faktor persekutuan
terbesar (FPB)
3.7
Menentukanhasil operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan desimal
3.8
Memahami pola penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan
hal-hal yang konkrit dan garis bilangan
3.9
Memahami konsep bilangan negatif menggunakan hal-hal yang konkrit dan garis
bilangan
3.10
Menyederhanakan kesamaan dua ekspresi menggunakanpenjumlahan, pengurangan,
atau perkalian pada kedua ruas sehingga diperoleh bentuk yang paling
sederhana
3.11
Menemukan bangun segibanyak beraturan maupun tak beraturan yang membentuk
pola pengubinan melalui pengamatan
3.12
Mengenal sudut siku-siku melalui pengamatan dan membandingkannya dengan sudut
yang berbeda
3.13
Memahami luas segitiga, persegi panjang, dan persegi
3.14
Menentukan hubungan antara satuan dan atribut pengukuran termasuk luas dan
keliling persegi panjang
3.15
Mengenal sifat dari garis parallel
3.16
Menentukan nilai terkecil dan terbesar dari hasil pengukuran panjang atau
berat berdasarkan pembulatan yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengemukakan kembali dengan kalimat sendiri, membuat model matematika dan
memilih strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari yang
berkaitan dengan KPK dan FPB, satuan kuantitas, desimal dan persen, serta memeriksa
kebenarannya
4.2
Menyatakan pecahan ke bentuk desimal dan persen
4.3
Mengurai sebuah pecahan menjadi sebagai hasil penjumlahan atau pengurangan
dua buah pecahan lainnya dengan berbagi kemungkinan jawaban
4.4
Melakukan pengubinan menggunakan segi banyak beraturan tertentu
4.5
Mengurai dan menyusun kembali jaring-jaring bangun ruang sederhana
4.6
Membentuk jaring-jaring bangun ruang yang berbeda dengan jaring bangun ruang
yang sudah ada
4.7
Membuat benda-benda berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan
dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah
atau tempat bermain
4.8
Membuat peta posisi suatu tempat/benda tanpa menggunakan skala dengan
memperhatikan arah mata angin
4.9
Mengembangkan, dan membuat berbagai pola numerik dan geometris
4.10
Membuat prediksi yang berhubungan dengan pola dan menelusuri pola yang
berulang dengan menggunakan pencerminan dan rotasi
4.11
Mengurai dan menyusun kembali jaring-jaring bangun ruang sederhana
4.12
Mengidentifikasi dan mendeskripsikan lokasi objek menggunakan peta grid dan
melalui percerminan
4.13
Merepresentasikan sudut lancip dan sudut tumpul dalam bangun datar
4.14
Membandingkan jumlah sudut suatu segitiga dengan jumlah sudut suatu segi
empat
4.15
Mengumpulkan dan menata data diskrit dan menampilkan data menggunakan bagan
dan grafik termasuk grafik batang ganda, diagram garis, dan diagram lingkaran
4.16
Menyajikan hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan pembulatan yang
disajikan dalam bentuk tabel sederhana
4.17
Menyatakan kesimpulan berdasarkan data tabel atau grafik
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
yang dianutnya.
|
1.1
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
|
2.1
Menunjukkan sikap kritis, cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti
aturan, peduli, disiplin waktu, tidak mudah
menyerah
serta bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas.
2.2
Menunjukkan sikap berpikir logis, kritis dan kreatif.
2.3
Memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
2.4
Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.
2.5
Memiliki sikap terbuka, objektif, menghargai pendapat dan karya teman dalam
diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari
|
3. Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan
cara mengamati, menanya dan mencoba
berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya
di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengenal konsep perpangkatan dan penarikan akar bilangan pangkat dua dan
bilangan pangkat tiga sederhana
3.2
Memahami berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, campuran, desimal dan
persen) dan dapat mengubah bilangan pecahan menjadi bilangan desimal, serta
melakukan perkailan dan pembagian
3.3
Memilih prosedur pemecahan masalah dengan menganalisis hubungan antar simbol,
informasi yang relevan, dan mengamati pola
3.4
Mengenal konsep perbandingan dan skala
3.5
Mengenal dan menggambar denah letak benda dan sistem koordinat
3.6
Menentukan hubungan antar satuan kuantitas dalam kehidupan sehari-hari (rim,
lusin, kodi)
3.7
Menemukan rumus keliling dan luas lingkaran melalui suatu percobaan
3.8
Memahami arti rata-rata, median dan modus dari sekumpulan data
3.9
Memahami konsep frekuensi relatif melalui percobaan dan tabel
|
4. Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam
bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis,
dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkanperilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mengurai sebuah pecahan sebagai hasil penjumlahan, pengurangan, perkalian,
dan pembagian dua buah pecahan yang dinyatakan dalam desimal dan persen
dengan berbagai kemungkinan jawaban
4.2
Menentukan bilangan yang tidak diketahui dalam persamaan yang melibatkan
penambahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian bilangan satu atau dua
angka
4.3
Menunjukkan kesetaraan menggunakan perkalian atau pembagian dengan jumlah
nilai yang tidak diketahui pada kedua sisi
4.4
Menentukan nilai simbol yang tidak diketahui dalam suatu persamaan
4.5
Melakukan percobaan dan melaporkan hasilnya untuk menemukan keliling dan luas
lingkaran serta menemukan rumus keliling dan luas lingkaran
4.6
Mencatat jarak dan waktu tempuh berbagai benda yang bergerak ke dalam tabel
untuk memahami konsep kecepatan sebagai hasil bagi antara jarak dan waktu dan
menggunakannya dalam penyelesaian masalah
4.7
Menggunakan kubus satuan untuk menghitung volume berbagai bangun ruang
sederhana
4.8
Menggambar denah sederhana menggunakan skala, mempertimbangkan jarak dan
waktu dengan berbagai kemungkinan lintasan, serta menentukan letak objek
berdasarkan arah mata angin
4.9
Mengukur besar sudut menggunakan busur derajat dan mengidentifikasi jenis
sudutnya
4.10
Menyajikan relasi dalam koordinat dan grafik
4.11
Membentuk berbagai bangun ruang yang volumenya sudah ditentukan
4.12
Menemukan luas permukaan dan volume dari heksahedron dan prisma segi banyak
4.13
Merumuskan dengan kalimat sendiri, membuat model matematika, dan memilih
strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari yang
berkaitan dengan konsep perbandingan, skala, dan hubungan antar kuantitas,
serta memeriksa kebenaran jawabnya
4.14
Mengumpulkan, menata, membandingkan, dan menyajikan data cacahan dan ukuran
menggunakan tabel, grafik batang piktogram, dan diagram lingkaran (grafik kue
serabi)
4.15
Membuat kuesioner/lembar isian sederhana untuk mendapatkan informasi tertentu
4.16
Menyatakan kesimpulan berdasarkan data tabel atau grafik
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti aturan,
peduli, disiplin waktu, tidak mudah menyerah serta bertanggungjawab dalam
mengerjakan tugas.
2.2
Menunjukkan sikap berpikir logis, kritis dan kreatif
2.3
Memiliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika
yang terbentuk melalui pengalaman belajar.
2.4
Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.
2.5
Memiliki sikap terbuka, objektif, menghargai pendapat dan karya teman dalam
diskusi kelompok maupun aktivitas sehari-hari
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Memahami operasi hitung yang melibatkan berbagai bentuk pecahan (pecahan
biasa, campuran, desimal dan persen)
3.2
Memahami perbandingan senilai dan perbandingan terbalik
3.3
Menentukan besar sudut yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah,
sekolah dan tempat bermain dengan satuan tidak baku dan satuan derajat
termasuk sudut antara arah mata angin dan sudut di antara dua jarum jam
3.4
Menentukan prosedur pemecahan masalah dengan menganalisis hubungan antar
simbol, informasi yang relevan, dan mengamati pola
3.5
Mengenal unsur-unsur lingkaran
3.6
Mengenal diagonal ruang dan diagonal sisi dalam bangun ruang sederhana
3.7
Memilahkan poligon oleh garis simetri dan dengan simetri rotasi
3.8
Memecahkan masalah sederhana melibatkan juring, busur, prisma, silinder,
piramida, atau kerucut
3.9
Memahami cara menghitung nilai rata-rata, median, dan modus menggunakan
statistik sederhana
3.10
Membandingkan tafsiran/arti rata-rata, median dan modus dari dua kumpulan
data berbeda, tetapi sejenis.
3.11
Menemukan peluang empirik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh
berdasarkan beberapa jenis data saling terkait yang diolah menggunakan tabel
dan grafik
3.12
Memahami kuesioner/lembar isian sederhana sebagai sarana yang akurat untuk
mendapatkan informasi tertentu
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Merumuskan dengan kalimat sendiri, membuat model matematika, dan memilih
strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari yang berkaitan
dengan operasi hitung, bangun ruang dan data, serta memeriksa kebenaran
jawabnya
4.2
Membuat garis-garis dengan bantuan benang yang menghubungkan dua buah titik
sudut dalam kubus atau balok dan menemukan bangun datar baru yang bisa
dibentuk oleh benang-benang tersebut dan menggambarkannya dalam bentuk sketsa
4.3
Membentuk/menggambar bangun datar gabungan sederhana serta menghitung luasnya
4.4
Membentuk/menggambar bangun ruang gabungan sederhana serta menghitung
volumenya
4.5
Mengamati pola atau melakukan percobaan untuk menemukan jumlah sudut segi
tiga dan segi empat
4.6
Mengukur besar sudut yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah,
sekolah dan tempat bermain dengan satuan derajat termasuk sudut antara arah
mata angin dan sudut di antara dua jarum jam
4.7
Menghitung luas permukaan prisma dan silinder
4.8
Menggambar plotting titik-titik di kuadran pertama
4.9
Menggunakan juring, kesamaan busur, prisma, silinder, piramida, dan kerucut
untuk memecahkan masalah sederhana
4.10
Menggunakan data statistik hasil pengamatan untuk menaksir peluang kejadian
4.11
Mengumpulkan data menggunakan kuesioner sederhana, mengolah, dan memaparkan
data dalam bentuk tabel dan grafik yang sesuai
4.12
Menarik kesimpulan berdasarkan data hasil pengamatan yang diolah menggunakan
statistik sederhana, tabel, dan grafik
|
5.
Kompetensi
Dasar Ilmu Pengetahuan Alam
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Bertambah keimanannya
dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya
terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam
pengamalan ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi
2.2
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan penelaahan fenomena alam secara mandiri
maupun berkelompok
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Menjelaskan bentuk luar tubuh hewan dan tumbuhan dan fungsinya
3.2
Mendeskripsikan daur hidup beberapa jenis mahluk hidup
3.3
Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi melalui pengamatan, serta
mendeskripsikan penerapanya dalam kehidupan sehari-hari
3.4
Membedakan berbagai bentuk energi melalui pengamatan dan mendeskripsikan
pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
3.5
Memahami sifat-sifat bunyi melalui pengamatan dan keterkaitannya dengan
indera pendengaran
3.6
Memahami sifat-sifat cahaya melalui pengamatan dan mendeskripsikan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
3.7
Mendeskrisikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi,
dan masyarakat
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menuliskan hasil pengamatan tentang bentuk luar (morfologi) tubuh hewan dan
tumbuhan serta fungsinya
4.2
Menyajikan secara tertulis hasil pengamatan daur hidup beberapa jenis mahluk
hidup.
4.3
Menyajikan laporan hasil percobaan gaya dan gerak menggunakan table dan
grafik
4.4
Menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi
4.5
Membuat sebuah karya/model yang memanfaatkan sifat-sifat cahaya
4.6
Menyajikan laporan tentang sumberdaya alam dan pemanfaatannya oleh masyarakat
4.7
Menyajikan laporan hasil pengamatan tentang teknologi yang digunakan di
kehidupan sehari-hari serta kemudahan
yang
diperoleh oleh masyarakat dengan memanfaatkan teknologi tersebut
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas
alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta
mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli
lingkungan)
dalam
aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan
inkuiri ilmiah dan berdiskusi
2.2
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan penelaahan fenomena alam secara mandiri
maupun berkelompok
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1
Mendeskripsikan rangka manusia dan fungsinya
3.2
Mengenal bagian tumbuhan serta mendeskripsikan fungsinya
3.2
Mengenal organ tubuh manusia dan hewan serta mendeskripsikan fungsinya
3.3
Mengidentifikasi perubahan yang terjadi di alam, hubungannya dengan
penggunaan sumber daya alam, dan pengaruh kegiatan manusia terhadap
keseimbangan lingkungan sekitar
3.4
Mengenal rangkaian listrik sederhana dan sifat magnet serta penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari
3.5
Mendeskripsikan siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta
kelangsungan mahluk hidup
3.6
Mengenal jenis hewan dari makanannya dan mendeskripsikan rantai makanan pada
ekosistem di lingkungan sekitar
3.7
Mengenal sistem pernafasan hewan dan manusia serta penyakit yang berkaitan
dengan pernafasan
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Membuat bagan rangka manusia beserta fungsinya
4.2
Menuliskan ide-idenya tentang pemanfaatan bagian tumbuhan di sekitarnya bagi
manusia
4.3
Merancang dan membuat rangkaian seri dan parallel menggunakan sumber arus
searah
4.4
Membuat kompas sederhana untuk mendeteksi medan magnet bumi
4.5
Membuat electromagnet sederhana dan menggunakannya untuk mendeteksi
benda-benda yang ditarik oleh magnet
4.6
Menyajikan hasil pengamatan untuk membentuk rantai makanan dan jejaring
makanan
dari makhluk hidup di lingkungan sekitar yang terdiri dari karnivora,
herbivora, dan omnivore
4.5
Menyajikan hasil laporan tentang permasalahan akibat terganggunya
keseimbangan alam akibat ulah manusia, serta memprediksi apa yang akan
terjadi jika permasalahan tersebut tidak diatasi
4.7
Menyajikan laporan tentang jenis penyakit yang berhubungan dengan gangguan
pada organ tubuh manusia
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas
alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta
mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru,dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi
2.2
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan penelaahan fenomena alam secara mandiri
maupun berkelompok
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengidentifikasi kegunaan energi listrik, konversi energy listrik, transmisi
energy listrik, dan berpartisipasi dalam penghematannya dalam kehidupan
sehari-hari
3.2
Mendeskripsikan sistem tata surya, matahari sebagai pusat tata surya, serta
posisi dan karakteristik anggota tata surya
3.3
Mendeskripsikan peristiwa rotasi bumi, revolusi bumi, revolusi bulan, dan
peristiwa terjadinya gerhana bulan dan gerhana matahari
3.4
Membedakan campuran dan larutan melalui pengamatan
3.5
Memahami hubungan antara suhu, sifat hantaran, perubahan benda akibat
pengaruh suhu melalui pengamatan, serta mendeskripsikan aplikasinya dalam
kehidupan sehari-hari
3.6
Mendeskrisikan perkembangbiakan mahluk hidup
3.7
Mengidentifikasi cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Merancang dan melaksanakan percobaan untuk membedakan campuran dan larutan
menggunakan bahan yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari
4.2
Melaksanakan percobaan tentang hantaran dan perubahan benda akibat pengaruh
suhu, serta mengidentifikasi variable bebas dan variable terikat dalam
percobaan tersebut
4.3
Membuat laporan hasil percobaan tentang hantaran listrik yang mencakup
pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
4.4
Mengikuti prosedur perkembangbiakan tumbuhan dan melaporkan hasilnya dalam
bentuk tulisan
4.5
Menyajikan laporan hasil pengamatan tentang adaptasi makhluk hidup yang
ditemui di lingkungan sekitar
|
6.
Kompetensi
Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial
KELAS:IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menerima karunia Tuhan YME yang telah
menciptakan waktu dengan segala perubahannya
1.2
Menjalankan ajaran agama dalam berfikir
dan berperilaku sebagai penduduk Indonesia dengan mempertimbangkan
kelembagaan sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam masyarakat
1.3
Menerima karunia Tuhan YME yang telah
menciptakan manusia dan lingkungannya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin bertanggung jawab, peduli, santun dan
percaya diri sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pada masa Hindu Buddha
dan Islam dalam kehidupannya sekarang
2.2.
Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, peduli, menghargai, dan
bertanggungjawab terhadap kelembagaan sosial, budaya, ekonomi dan politik
2.3.
Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi
sosial dengan lingkungan dan teman sebaya
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengenal manusia, aspek keruangan, konektivitas antar ruang, perubahan dan
keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan pendidikan
3.2
Memahami manusia, perubahan dan keberlanjutan dalam waktu pada masa
praaksara, Hindu Budha, Islam dalam aspek pemerintah, sosial, ekonomi, dan
pendidikan
3.3
Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di sekitarnya
3.4
Memahami kehidupan manusia dalam kelembagaan sosial, ekonomi, pendidikan, dan
budaya di masyarakat sekitar
3.5
Memahami manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan alam, sosial,
budaya, dan ekonomi
|
4.
Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menceriterakan tentang hasil bacaan mengenai pengertian ruang, konektivitas
antar ruang, perubahan, dan keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan
pendidikan dalam lingkup masyarakat di sekitarnya
4.2
Merangkum hasil pengamatan dan menceritakan manusia, perubahan dan
keberlanjutan dalam waktu pada masa praaksara, Hindu Budha, Islam dalam aspek
pemerintah, sosial, ekonomi, dan pendidikan
4.3
Menceritakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan geografis tempat
tinggalnya
4.4
Mendeskripsikan kehidupan manusia dalam kelembagaan sosial, pendidikan,
ekonomi, dan budaya di masyarakat sekitar
4.5
Menceritakan manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan alam, sosial,
budaya, dan ekonomi
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan waktu dengan segala
perubahannya
1.2
Menjalankan ajaran agama dalam berfikir dan berperilaku sebagai penduduk
Indonesia dengan mempertimbangkan kelembagaan sosial, budaya, ekonomi dan
politik dalam masyarakat
1.3
Menghargai karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab, peduli, santun dan
percaya diri sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pada masa penjajahan
dan gerakan kebangsaan dalam menumbuhkan rasa kebangsaan
2.2
Menunjukkan perilaku jujur, sopan, estetikadan memiliki motivasi internal
ketika berhubungan dengan lembaga sosial, budaya, ekonomi dan politik
2.3
Menunjukkan perilaku peduli, gotongroyong, tanggungjawab dalam berpartisipasi
penanggulanganpermasalahan lingkungan hidup
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1
Memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia dalam ruang, konektivitas
antar ruang dan waktu serta dan keberlanjutannnya dalam kehidupan
sosial,
ekonomi, pendidikan dan budaya dalam lingkup nasional
3.2
Mengenal perubahan dan keberlanjutan yang terjadi dalam kehidupan manusia dan
masyarakat Indonesia pada masa penjajahan, masa tumbuhnya rasa kebangsaan
serta perubahan dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya
3.3
Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di wilayah
Indonesia
3.4
Memahami manusia Indonesia dalam aktivitas yang yang terkait dengan fungsi
dan peran kelembagaan sosial, ekonomi dan budaya, dalam masyarakat Indonesia
3.5
Memahami manusia Indonesia dalam bentuk-bentuk dan sifat dinamika interaksi
dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Menyajikan hasil pengamatan mengenai aktivitas dan perubahan kehidupan
manusia dalam ruang, konektivitas antar ruang dan waktu serta dan
keberlanjutannya dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya dalam
lingkup nasional dari sumber-sumber yang tersedia
4.2
Menceritakan hasil pengamatan mengenai perubahan dan keberlanjutan yang
terjadi dalam kehidupan manusia dan masyarakat Indonesia pada masa
penjajahan, masa tumbuhnya rasa kebangsaan serta perubahan dalam aspek
sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya dalam berbagai jenis media
4.3
Menyajikan pemahaman tentang manusia dalam hubungannya dengan kondisi
geografis di wilayah Indonesia
4.4
Menceritakan secara tertulis pemahaman tentang manusia Indonesia dan aktivitasnya
yang yang terkait dengan fungsi dan peran kelembagaan sosial, ekonomi dan
budaya, dalam masyarakat Indonesia
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menerima karunia Tuhan YME yang telah memberikan kesempatan kepada bangsa
Indonesia untuk melakukan perubahan dalam aspek geografis, ekonomi, budaya
dan politik
1.2
Menerimaadanya kelembagaan sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam
masyarakat yang mengatur kehidupan manusia dalam berfikir dan berperilaku
sebagai penduduk Indonesia
1.3
Menghargai karunia dan rahmat Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan
lingkungannya
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan perilaku cinta tanah air dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
sebagai perwujudan rasa nasionalisme
2.2
Memiliki kepedulian dan penghargaan terhadap lembaga sosial, budaya, ekonomi
dan politik
2.3
Menunjukkan perilaku tanggung jawab, peduli, percaya diri dalam mengembangkan
pola hidup sehat, kelestarian lingkungan fisik, budaya, dan peninggalan
berharga di masyarakat
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengemukakan keragaman aspek keruangan dan konektivitas antar ruang, waktu,
perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia dalam aspek sosial, ekonomi,
pendidikan, dan budaya dalam masyarakat Indonesia
3.2
Menunjukkan pemahaman sebab dan akibat terjadinya perubahan masyarakat
Indonesia dari masa pergerakan kemerdekaan sampai dengan awal
reformasi
dalam kehidupan berpolitik, berkebangsaan, dan bernegara
3.3
Memahami keterkaitan manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di
wilayah Indonesia serta pengaruhnya bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya
3.4
Menelaah manfaat kelembagaan politik, sosial, ekonomi dan budaya bagi
kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia
3.5
Menelaah landasan dari dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam,
sosial, budaya, dan ekonomi
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Menyajikan hasil pengamatan terhadap keragaman aspek keruangan dan
konektivitas antar ruang, waktu, perubahan dan keberlanjutan kehidupan
manusia dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan budaya dalam masyarakat
Indonesia dalam bentuk cerita,tulisan atau media lainnya
4.2
Menyajikan hasil pemahaman tentang sebab dan akibat terjadinya perubahan
masyarakat Indonesia dari masa pergerakan kemerdekaan sampai dengan awal
reformasi dalam kehidupan berpolitik, berkebangsaan, dan bernegara dalam
bentuk tulisan
4.3
Mengemukakan hasil pemahaman mengenai keterkaitan manusia dalam hubungannya
dengan kondisi geografis di wilayah Indonesia serta pengaruhnya bagi
kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam berbagai bentuk media (lisan,
tulisan, gambar, oto, dan lainnya)
4.4
Menyajikan pemahaman mengenai manfaat kelembagaan politik, sosial, ekonomi
dan budaya bagi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam berbagai
bentuk media (lisan, tulisan, gambar, oto, dan lainnya)
4.5
Menyajikan hasil telaah mengenai landasan dari dinamika interaksi manusia
dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi dalam berbgai bentuk
media (lisan, tulisan, gambar, oto, dan lainnya)
|
7. Kompetensi Dasar
Seni Budaya dan Prakarya
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Merasakan keindahan alam sebagai salah satu tanda-tanda kekuasaan Tuhan
|
2.
Memiliki
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Menunjukkan rasa percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam
mengolah karya seni
2.2
Menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengenal alam di lingkungan sekitar sebagai
sumber ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam
sekitar melalui berkarya seni
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengenal cara dan hasil karya seni ekspresi
3.2
Mengenal pola irama lagu bervariasi menggunakan alat musik ritmis
3.3
Mengenal unsur-unsur gerak, bagian-bagian gerak anggota tubuh dan level gerak
dalam menari
3.4
Mengamati berbagai bahan, alat serta fungsinya dalam membuat prakarya
3.5
Mengenal karya seni budaya benda dan bahasa daerah setempat
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar ekspresi dengan mengolah garis, warna dan bentuk berdasarkan hasil
pengamatan di lingkungan sekitar
4.2
Membuat karya seni ekspresi dengan memanfaatkan berbagai teknik cetak
sederhana menggunakan bahan alam
4.3
Menggambar dengan memanfaatkan beragam media kering
4.4
Membentuk karya seni ekspresi dari bahan lunak
4.5
Menyanyikan lagu anak-anak dan memperagakan tepuk birama dengan gerak
4.6
Memainkan pola irama lagu bertanda birama dua dengan tepuk dan gerak
4.7
Menyanyikan lagu anak-anak dan berlatih memahami isi lagu
4.8
Memainkan pola irama lagu bertanda birama dua dan tiga dengan alat musik
ritmis
4.9
Melakukan gerak kepala, tangan, kaki, dan badan berdasarkan pengamatan alam
di lingkungan sekitar
4.10
Menirukan gerak alam di lingkungan sekitar melalui gerak kepala, tangan,
kaki, dan badan berdasarkan rangsangan bunyi
4.11
Menirukan gerak alam di lingkungan sekitar dengan menggunakan level tinggi,
sedang, dan rendah
4.12
Melakukan gerak alam di lingkungan sekitar dengan menggunakan level tinggi,
sedang, dan rendah dengan iringan
4.13
Membuat karya kerajinan bahan alam di lingkungan sekitar melalui kegiatan
menempel
4.14
Membuat karya kerajinan dari bahan alam hasil limbah di lingkungan rumah
melalui kegiatan melipat, menggunting, dan menempel
4.15
Membentuk karya kerajinan fungsi hias dari bahan lunak alam
4.16
Membuat karya rekayasa yang digerakkan dengan air
4.17
Menceritakan karya seni budaya benda dan bahasa daerah setempat
|
KELAS: II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menikmati keindahan alam dan karya seni sebagai salah satu tanda-tanda
kekuasaan Tuhan
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Menunjukkan rasa percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam
mengolah karya seni
2.2
Menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengenal alam di lingkungan sekitar
sebagai
sumber ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam
sekitar melalui berkarya seni
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengenal bahan dan alat serta tekniknya dalam membuat karya seni rupa
3.2
Mengenal pola irama lagu bertanda birama tiga, pola bervariasi dan pola irama
rata dengan alat musik ritmis
3.3
Memahami gerak sehari-hari dengan memperhatikan tempo gerak
3.4
Mengetahui cara mengolah bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai karya
kreatif dan olahan makanan
3.5
Memahami budaya dan bahasa daerah di tempat tinggalnya
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar ekspresi dengan mengolah garis, warna, bentuk dan tekstur
berdasarkan hasil pengamatan di lingkungan sekitar
4.2
Membuat karya seni mozaik sederhana dengan dengan menggunakan bahan alam
4.3
Menggambar imajinatif dengan memanfaatkan beragam media
4.4
Membentuk karya relif dari bahan yang ada di lingkungan sekitar
4.5
Menyanyikan lagu anak-anak dengan pola irama yang bervariasi
4.6
Memainkan pola irama bervariasi lagu bertanda birama empat
4.7
Menyanyikan lagu anak-anak sederhana dengan membuat kata-kata sendiri yang
bermakna
4.8
Memainkan pola irama bervariasi lagu bertanda birama tiga
4.9
Menirukan gerak binatang dengan mengamati secara langsung atau dengan media
rekam
4.10
Menirukan gerak binatang dengan mengamati secara langsung atau media rekam
menggunakan tempo lambat, sedang, dan cepat
4.11
Menirukan gerak bermain, berkebun, bekerja melalui gerak kepala, tangan,
kaki, dan badan dengan mengamati secara langsung atau dengan media rekam
4.12
Menirukan gerak bermain, berkebun, bekerja melalui gerak kepala, tangan,
kaki, dan badan menggunakan tempo lambat, sedang, dan cepat sesuai dinamika
gerak
4.13
Membuat karya kerajinan sebagai penghias benda dengan menggunakan bahan alam
di lingkungan sekitar melalui kegiatan melipat, menggunting dan menempel
4.14
Membuat karya kerajinan bahan alam melalui kegiatan melipat, menggunting, dan
menempel dengan membentuk pola sederhana
4.15
Membentuk karya kerajinan fungsi pakai dari bahan alam
4.16
Menyajikan makanan dari buah dan sayuran di lingkungan sekitar dengan olahan
sederhana
4.17
Menceritakan karya seni budaya tak benda dan bahasa daerah setempat
|
KELAS: III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Memuji keunikan kemampuan manusia dalam berkarya seni dan berkreativitas
sebagai anugrah Tuhan
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1
Menunjukkan sikap berani mengekspresikan diri dalam berkarya seni.
2.2
Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengamati alam di lingkungan sekitar untuk
mendapatkan ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam
sekitar melalui berkarya seni
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengenal karya seni gaya dekoratif
3.2
Membedakan pola irama rata dan bervariasi lagu bertanda birama enam
3.3
Memahami gerak kuat dan lemah dalam tari dengan menggunakan musik sebagai
iringan
3.4
Mengetahui cara mengolah bahan alam dan buatan untuk membuat prakarya
3.5
Memahami makna karya seni budaya dengan bahasa daerah setempat
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar dekoratif dengan mengolah perpaduan garis, warna, bentuk dan
tekstur berdasarkan hasil pengamatan di lingkungan sekitar
4.2
Membuat karya seni montase dari berbagai media
4.3
Menghias benda gaya dekoratif dengan media yang ada di lingkungan sekitar
4.4
Membentuk karya dekoratif dari bahan lunak
4.5
Menyanyi lagu wajib dan lagu permainan dari daerah sesuai dengan isi lagu
4.6
Memainkan alat musik ritmis pola irama bervariasi sambil bernyanyi
4.7
Menyanyikan lagu anak-anak bertanda birama enam sesuai dengan isi lagu.
4.8
Memainkan pola irama bertanda birama 6 dengan perubahan tempo dan dinamika
4.9
Mengembangkan gerak berdasarkan hasil pengamatan alam sekitar ke dalam bentuk
tari bertema
4.10
Mengembangkan gerak alam sekitar ke dalam bentuk tari bertema mengacu pada
gaya tari daerah berdasarkan level, tempo dan dinamika gerak
4.11
Memperagakan gerak alam sekitar ke dalam bentuk tari bertema berdasarkan
level, tempo dan dinamika
4.12
Menampilkan gerak ke dalam bentuk tari bertema berdasarkan level dan tempo
gerak dengan iringan musik
4.13
Membuat karya kerajinan anyaman dengan bahan alam atau buatan dari lingkungan
4.14
Membuat karya kerajinan teknik meronce dengan memanfaatkan bahan alam dan
buatan dari lingkungan
4.15
Membuat karya kerajinan fungsi pakai dari barang bekas dengan teknik dan alur
sederhana
4.16
Menanam tanaman sayuran di lingkungan sekitar
4.17
Menceritakan makna karya seni budaya dengan bahasa daerah setempat
|
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing
daerah sebagai anugerah tuhan
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1
Menunjukkan sikap berani mengekspresikan diri dalam berkarya seni
2.2
Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengamati alam di lingkungan sekitar untuk
mendapatkan ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku Mengenal sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian
terhadap alam sekitar melalui berkarya seni
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengenal karya dua dan tiga dimensi berdasarkan pengamatan
3.2
Membedakan panjang-pendek bunyi, dan tinggi-rendah nada dengan gerak tangan
3.3
Mengenal tari-tari daerah dan keunikan geraknya
3.4
Mengetahui berbagai alur cara dan pengolahan media karya kreatif
3.5
Memahami cerita terkait situs-situs budaya baik benda maupun tak benda di
Indonesia dengan menggunakan bahasa daerah
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar berdasarkan tema
4.2
Membuat karya seni kolase dengan berbagai bahan di lingkungan sekitar
4.3
Menggambar model benda kesukaan berdasarkan pengamatan langsung
4.4
Membentuk karya seni tiga dimensi dari bahan alam
4.5
Menyanyikan lagu dengan gerak tangan dan badan sesuai dengan tinggi rendah
nada
4.6
Memainkan pola irama lagu bertanda birama empat dan menunjukkan perbedaan
panjang pendek bunyi
4.7
Menyanyikan solmisasi lagu wajib dan lagu daerah yang harus dikenal
4.8
Memainkan alat musik melodis lagu yang telah dikenal sesuai dengan isi lagu
4.9
Menunjukkan makna gerak ke dalam bentuk tari bertema dengan mengacu pada gaya
tari daerah
4.10
Memperagakan makna gerak ke dalam bentuk tari bertema dengan mengacu pada gaya
tari daerah berdasarkan ruang gerak
4.11
Mengembangkan makna gerak ke dalam bentuk tari bertema dengan mengacu pada
gaya tari daerah berdasarkan ruang gerak dan pola lantai
4.12
Memperagakan makna gerak ke dalam bentuk tari bertema dengan mengacu pada
gaya tari daerah berdasarkan ruang gerak dan pola lantai
4.13
Membuat karya kerajinan ikat celup dengan berbagai teknik buatan
4.14
Membuat karya kerajinan asesoris dengan berbagai bahan dan teknik
4.15
Membuat karya rekayasa sederhana yang dapat digerakkan dengan angin
4.16
Membuat karya rekayasa sederhana dengan memanfaatkan tali sebagai tenaga
penggerak
4.17
Menceritakan cerita terkait situs-situs budaya baik benda maupun tak benda di
Indonesia dengan menggunakan bahasa daerah
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menerima kekayaan dan keragaman karya seni daerah sebagai anugerah Tuhan
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan rasa percaya diri dalam mengolah karya seni
2.2
Menghargai alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam
sekitar melalui berkarya seni
2.4
Menunjukkan kemampuan bekerjasama dan berinteraksi dengan menggunakan bahasa
daerah di rumah dan sekolah
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1
Mengenal prinsip seni dalam berkarya seni rupa
3.2
Mengenal harmoni musik dan lagu daerah
3.3
Memahami fungsi properti yang dapat digunakan dalam tari
3.4
Memahami prosedur dan langkah kerja dalam berkarya kreatif berdasarkan ciri
khas daerah
3.5
Memahami unsur-unsur budaya daerah dalam bahasa daerah
|
4.
Menyajikan pengetahuan
faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar ilustrasi dengan menerapkan proporsi dan komposisi
4.2
Menggambar dekoratif berdasarkan motif hias nusantara dengan menerapkan irama
dan keseimbangan
4.3
Menggambar komik dengan menerapkan proporsi, komposisi, dan unsur penceritaan
berdasarkan hasil pengamatan
4.4
Membuat topeng dari berbagai media dengan menerapkan proporsi dan
keseimbangan
4.5
Menyanyikan secara berkelompok lagu anak-anak dengan iringan musik vokal
sesuai dengan asal daerahnya
4.6
Memainkan alat musik ritmis secara berkelompok dengan iringan vokal lagu
anak-anak dua suara
4.7
Menyanyikan lagu kanon & lagu wajib dua suara
4.8
Memainkan alat musik campuran antara melodis dan ritmis dengan partitur lagu
4.9
Menemukan gerak tari bertema berdasarkan gagasan dan imajinasi
4.10
Merangkaikan gerak tari bertema berdasarkan gagasan dan imajinasi dengan
menggunakan properti
4.11
Merangkaikan gerak tari bertema berdasarkan gagasan dan imajinasi dengan
menggunakan properti dan iringan
4.12
Memperagakan gerak tari bertema berdasarkan gagasan dan imajinasi dengan
menggunakan properti dan iringan
4.13
Membuat karya kerajinan dari bahan tali temali
4.14
Membentuk karya kerajinan dari bahan keras
4.15
Merawat hewan peliharaan
4.16
Membuat apotik hidup
4.17
Menceritakan secara lisan dan tulisan unsur-unsur budaya daerah menggunakan
bahasa daerah
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Mengapresiasi karya seni sebagai anugerah Tuhan dan memiliki rasa bangga
terhadap tanah air
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Menunjukkan rasa percaya diri dalam mengolah karya seni
2.2
Menghargai alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni
2.3
Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam
sekitar melalui berkarya seni
2.4
Menunjukkan kemampuan bekerjasama dan berinteraksi dengan menggunakan bahasa
daerah di lingkungan sekitar
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Mengenal karya dua dan tiga dimensi berdasarkan prinsip seni dan karya seni
rupa nusantara
3.2
Mengenal harmoni dan simbol teks lagu sederhana
3.3
Mengenal estetika gerak dan komposisi kelompok dalam tari
3.4
Menyajikan berbagai karya kreatif dalam kegiatan pameran dan pertunjukkan
3.5
Memahami nilai-nilai yang melekat dalam unsur-unsur budaya daerah dalam
bahasa daerah
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Menggambar perspektif sederhana dengan menerapkan proporsi dan komposisi
berdasarkan hasil pengamatan
4.2
Menggambar di atas kain dengan teknik merintang warna
4.3
Menggambar poster dengan menerapkan tata letak sesuai prinsip seni
4.4
Membentuk karya patung sederhana dari berbagai media berdasarkan karya patung
nusantara
4.5
Membuat pola irama sederhana untuk iringan lagu dengan simbol panjang pendek
bunyi dan mengembangkan pola iringan
4.6
Menyanyikan lagu daerah dua suara dengan iringan
4.7
Memainkan ansambel alat musik campuran dengan membaca partitur sederhana
4.8
Menampilkan musik nusantara dengan alat musik sederhana
4.9
Menemukan gerak tari bertema berdasarkan pengembangan gagasan dan imajinasi
4.10
Merangkaikan tari bertema berdasarkan gagasan dan imajinasi dengan iringan
musik
4.11
Memperagakan tari bertema sesuai dengan busana pokok gaya tari daerah
4.12
Menyajikan tari bertema sesuai dengan rias dan busana gaya tari daerah dengan
iringan
4.13
Membuat karya kerajinan batik berdasarkan motif hias daerah
4.14
Membuat karya kerajinan teknik jahit dan aplikasi dengan tangan
4.15
Membuat produk olahan bahan makanan umbi-umbian dengan berbagai olahan
sederhana
4.16
Membuat produk olahan sampah organik atau sampah anorganik di lingkungan
sekitar
4.17
Memamerkan dan mempertunjukan karya seni.
|
8. Kompetensi Dasar
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
KELAS: I
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
|
2.
Memiliki
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui konsep gerak dasar lokomotor sesuai dengan dimensi anggota tubuh
yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai bentuk
permainan sederhana dan atau tradisional.
3.2
Mengetahui konsep gerak dasar non-lokomotor sesuai dengan dimensi anggota
tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional.
3.3
Mengetahui konsep gerak dasar manipulatif sesuai dengan dimensi anggota tubuh
yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai bentuk
permainan sederhana dan atau permainan tradisional.
3.4
Mengetahui konsep bergerak secara seimbang dan cepat dalam rangka
pengembangan kebugaran jasmani melalui permainan sederhana dan atau
tradisional.
3.5
Mengetahui konsep berbagai pola gerak dasar dominan statis (bertumpu dengan
tangan dan lengan depan/belakang /samping, bergantung, sikap kapal terbang,
dan berdiri dengan salah satu kaki), serta pola gerak dominan dinamis
(menolak, mengayun, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam
aktivitas senam.
3.6
Mengetahui konsep penggunaan pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor
sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/ dengan musik dalam aktivitas gerak
rimtik.
3.7
Mengetahui perbedaan bergerak di air dan di darat dalam aktivitas air.*
3.8
Mengetahui bagian-bagian tubuh sendiri, kegunaan, dan cara menjaga kebersihannya
terutama badan, kuku, kulit, gigi, rambut, hidung, telinga, tangan dan kaki,
serta menjaga kebersihan pakaian yang digunakan.
3.9
Mengetahui dampak jangka pendek selama dan setelah melakukan aktivitas fisik.
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan pola gerak dasar lokomotor sesuai dengan dimensi anggota tubuh
yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan dan usaha, dalam berbagai bentuk
permainan sederhana dan atau tradisional.
4.2
Mempraktikkan pola gerak dasar non-lokomotor sesuai dengan dimensi anggota
tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha,dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
4.3
Mempraktikkan pola gerak dasar manipulatif sesuai dengan dimensi anggota
tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha, dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional.
4.4
Mempraktikkan aktivitas pengembangan kebugaran jasmani untuk melatih
keseimbangan dan kecepatan tubuh melalui permainan sederhanadan dan atau
tradisional.
4.5
Mempraktikkan berbagai pola gerak dasar dominan statis (bertumpu dengan
tangan dan lengan depan/belakang/ samping, bergantung, sikap kapal terbang,
dan berdiri dengan salah satu kaki) dan pola gerak dominan dinamis (menolak,
mengayu, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam aktivitas senam.
4.6
Mempraktikkan penggunaan pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor sesuai
dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak rimtik.
4.7
Mempraktikkan berbagai bentuk permainan pengenalan air dalam aktivitas air.*
4.8
Mempraktikkan cara memelihara dan menjaga kebersihan bagian-bagian tubuh
sendiri
terutama badan, kuku, kulit, gigi, rambut, hidung, telinga, tangan dan kaki,
serta menjaga kebersihan pakaian yang digunakan.
4.9
Menceritakan dampak jangka pendek selama dan setelah melakukan aktivitas
fisik.
|
KELAS: II
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui konsep gerak variasi pola gerak dasar lokomotor dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
3.2
Mengetahui konsep gerak variasi pola gerak dasar non-lokomotor dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional.
3.3
Mengetahui konsep gerak variasi pola gerak dasar manipulatif dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau permainan tradisional.
3.4
Mengetahui konsep menjaga sikap tubuh (duduk, membaca, berdiri, jalan), serta
bergerak secara lentur dan lincah dalam rangka pengembangan kebugaran jasmani
melalui permainan sederhana dan atau tradisional.
3.5
Mengetahui konsep variasi berbagai pola gerak dasar dominan statis (bertumpu
dengan tangan dan lengan depan/belakang/samping, bergantung, sikap kapal
terbang, dan berdiri dengan salah satu kaki),serta pola gerak dominan dinamis
(menolak, mengayun, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam
aktivitas senam.
3.6
Mengetahui konsep penggunaan variasi pola gerak dasar lokomotor dan
non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam
aktivitas gerak rimtik.
3.7
Mengetahui konsep dasar pengenalan, gerak dasar lokomotor, permainan dengan
alat, dan keselamatan diridi air, terutama yang berhubungan dengan gerakan
kaki, tangan dan tubuh dalam aktivitas air *.
3.8
Memahami cara menjaga kebersihan kelas (seperti; piket membersihkan
lingkungan kelas, papan tulis) dan lingkungan sekolah (halaman sekolah).
3.9
Memahami manfaat pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah melakukan
aktivitas fisik.
3.10
Mengetahui apa yang dilakukan dan dihindari sebelum dan setelah melakukan
aktivitas fisik.
|
4.
Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam
gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan variasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi konsep gerak
dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
4.2
Mempraktikkan variasi pola gerak dasar non-lokomotor yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan
tradisional.
4.3
Mempraktikkan variasi pola gerak dasar manipulatif yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan
tradisional.
4.4
Mempraktikkan cara menjaga sikap tubuh (duduk, membaca, berdiri, jalan),
serta aktivitas pengembangan kebugaran jasmani untuk melatih kelenturan dan
kelincahan tubuh melalui permainan sederhanadan atau tradisional.
4.5
Mempraktikkan variasi berbagai pola gerak dasar dominan statis (bertumpu
dengan tangan dan lengan depan/belakang/samping, bergantung, sikap kapal
terbang, dan berdiri dengan salah satu kaki),serta pola gerak dominan dinamis
(menolak, mengayun, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam
aktivitas senam.
4.6
Mempraktikkan penggunaan variasi pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor
sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak
rimtik.
4.7
Mempraktikkan berbagai gerak dasar pengenalan, gerak dasar lokomotor,
permainan dengan alat dan keselamatan diridi air, terutama yang berhubungan
dengan gerakan kaki, tangan dan tubuh dalam aktivitas air *.
4.8
Mempraktikkan cara menjaga kebersihan kelas (seperti; piket membersihkan
lingkungan kelas, papan tulis) dan lingkungan sekolah (halaman sekolah).
4.9
Mempraktikkan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah melakukan
aktivitas fisik.
4.10
Menceritakan tentang apa yang dilakukan dan dihindari sebelum dan setelah
melakukan aktivitas fisik.
|
KELAS: III
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik
dalam bentuk permainan.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1
Mengetahui konsep gerak kombinasi pola gerak dasar lokomotor dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
3.2
Mengetahui konsep gerak kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor dalam
berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
3.3
Mengetahui konsep gerak kombinasi pola gerak dasar manipulatif dalam berbagai
bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
3.4
Mengetahui cara memilih dan mengenakan pakaian untuk berolahraga, cara
pemanasan dan pendinginan, serta bergerak secara kuat, tepat, koordinatif
dalam rangka pengembangan kebugaran jasmani melalui permainan sederhana dan
atau tradisional.
3.5
Mengetahui konsep kombinasi berbagai pola gerak dasar dominan statis
(bertumpu dengan tangan dan lengan depan/belakang/samping, bergantung, sikap
kapal terbang, dan berdiri dengan salah satu kaki), serta pola gerak dominan
dinamis (menolak, mengayun, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam
aktivitas senam.
3.6
Mengetahui konsep penggunaan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor dan manipulatif sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan
musik dalam aktivitas gerak ritmik.
3.7
Mengetahui konsep gerak dasar mengambang (water trappen) dan meluncur
di air dalam aktivitas air. *
3.8
Mengetahui konsep kebutuhan istirahat, tidur, dan pengisian waktu luang untuk
menjaga kesehatan.
3.9
Mengetahui manfaat pakaian dan atribut yang sesuai untuk jenis aktivitas
fisik yang diikuti.
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
4.2
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan
tradisional.
4.3
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar manipulatif yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau permainan
tradisional.
4.4
Mempraktikkan cara memilih dan mengenakan pakaian untuk berolahraga, cara
pemanasan dan pendinginan, serta bergerak secara kuat, tepat, koordinatif
dalam rangka pengembangan kebugaran jasmani melalui permainan sederhana dan
atau tradisional.
4.5
Mempraktikkan kombinasi berbagai pola gerak dasar dominan statis (bertumpu
dengan tangan dan lengan depan/belakang/samping, bergantung,
sikap
kapal terbang, dan berdiri dengan salah satu kaki), serta pola gerak dominan
dinamis (menolak, mengayun, melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam
aktivitas senam.
4.6
Mempraktikkan penggunaan kombinasi pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor
danmanipulatif sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam
aktivitas gerak rimtik.
4.7
Mempraktikkan gerak dasar mengambang dan meluncur di air dalam aktivitas
air.* 4.8 Mempraktikkan pemenuhan kebutuhan istirahat, tidur, dan pengisian
waktu luang untuk menjaga kesehatan.
4.9
Memakai pakaian dan atribut yang sesuai untuk jenis aktivitas fisik yang
diikuti.
|
KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
1.2
Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud
syukur kepada sang Pencipta.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik
dalam bentuk permainan.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan dan atau olahraga tradisional
bola besar.
3.2
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dalam berbagai permainan dan atau olahraga
tradisional bola kecil.
3.3
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor dan
lokomotor untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan cepat dan lari melalui
permainan dan atau olahraga tradisional.
3.4
Memahami konsep berbagai aktivitas kebugaran jasmani untuk mencapai tinggi
dan berat badan ideal.
3.5
Memahami konsep kombinasi pola gerak dasar dominan statis dan dinamis untuk
membentuk keterampilan/ teknik dasar senam (seperti: handstand, kayang,
meroda, dsb).
3.6
Mengetahui konsep kombinasi gerak dasar langkah dan ayunan lengan bertema
budaya daerah mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas
gerak ritmik.
3.7
Mengetahui konsep keterampilan gerak salah satu gaya renang.*
3.8
Memahami konsep makanan bergizi dan jajanan sehat menjaga kesehatan tubuh.
3.9
Memahami pengaruh aktivitas fisik dan istirahat yang cukup terhadap
pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
3.10
Memahami jenis cidera dan cara penanggulangannya secara sederhana selama
melakukan aktivitas fisik.
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan variasi dan kombinasipola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor,
dan manipulatif dalam permainan bola besar yang dilandasi konsep gerak dalam
berbagai permainan dan atau olahraga tradisional bola besar.
4.2
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif yang dilandasi konsep gerak dalam berbagai permainan
dan atau olahraga tradisional bola kecil.
4.3
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor untuk membentuk gerakan
dasar atletik jalan cepat dan lari yang dilandasi konsep gerak melalui
permainan dan atau olahraga tradisional.
4.4
Mempraktikkan berbagai aktivitas kebugaran jasmani untuk mencapai tinggi dan
berat badan ideal.
4.5
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar dominan statis dan dinamis untuk
membentuk keterampilan/ teknik dasar senam (seperti: handstand, kayang,
meroda, dsb).
4.6
Mempraktikkan gerak dasar langkah dan ayunan lengan bertema budaya daerah
mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak ritmik.
4.7
Mempraktikkan keterampilan gerak salah satu gaya renang.*
4.8
Mempraktikkan cara menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan bergizi dan
memilih jajanan sehat.
4.9
Menceritakan secara sederhana pengaruh aktivitas fisik dan istirahat yang
cukup terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
4.10
Mempraktikkan cara penanggulangan cidera secara sederhana selama melakukan
aktivitas fisik.
|
KELAS: V
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
1.2
Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud
syukur kepada sang Pencipta.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik
dalam bentuk permainan.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain.
|
3.1
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola besar.
3.2
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola kecil.
3.3
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar dalam atletik nomor
lompat, dan lempar melalui permainan/olahraga yang dimodifikasi dan atau
olahraga tradisional.
3.4
Memahami variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor dan non lokomotor
untuk membentuk gerakan dasar (sikap dan kuda-kuda) olahraga beladiri.
3.5
Memahami konsep aktivitas latihan daya tahan jantung dan paru (cardiorespiratory)untuk
pengembangan kebugaran jasmani.
3.6
Memahami konsep kombinasi pola gerak dominan statis dan dinamis (melompat,
menggantung, mengayun, meniti, mendarat) untuk membentuk keterampilan/ teknik
dasar senam menggunakan alat.
3.7
Memahami konsep kombinasi gerak dasar langkah dan ayunan lengan bertema
budaya daerah dan nasional mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam
aktivitas gerak ritmik.
3.8
Memahami konsep salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik dalam
aktivitas air.*
3.9
Memahami manfaat pemeliharaan kebersihan alat reproduksi.
3.10
Memahami cara menjaga diri dari berbagai tindakan/perilaku tidak senonoh.
3.11
Memahami bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh.
3.12
Memahami pengaruh aktivitas fisik yang berbeda terhadap tubuh.
|
4.
Menyajikan pengetahuan
faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai permainan dan atau olahraga tradisional bola besar.
4.2
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar yang dilandasi konsep
gerak dalam berbagai permainan dan atau olahraga tradisional bola kecil.
4.3
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar dalam atletik nomor
lompat, dan lempar melalui permainan/olahraga yang dimodifikasi dan atau
olahraga tradisional.
4.4
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor dan non
lokomotor untuk membentuk gerakan dasar (sikap dan kuda-kuda) olahraga
beladiri.
4.5
Mempraktikk aktivitas jantung dan paru (cardiorespiratory) untuk
pengembangan kebugaran jasmani.
4.6
Mempraktikkan kombinasi pola gerak dominan statis dan dinamis (melompat,
menggantung, mengayun, meniti, mendarat) untuk membentuk keterampilan/ teknik
dasar senam menggunakan alat.
4.7
Mempraktikkan kombinas gerak dasar langkah dan ayunan lengan bertema budaya
daerah dan nasional mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam
aktivitas gerak ritmik.
4.8
Mempraktikkan salah satu gaya renang dengan koordinasi yang baik dalam
aktivitas air.*
4.9
Menceritakan cara pemeliharaan kebersihan alat reproduksi
4.10
Menceritakan cara menjaga diri dari berbagai tindakan/perilaku tidak senonoh,
4.11
Menceritakan bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh.
4.12
Menceritakan pengaruh beberapa aktivitas fisik terhadap tubuh.
|
KELAS: VI
KOMPETENSI INTI
|
KOMPETENSI DASAR
|
1.
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
|
1.1
Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai
anugrah Tuhan.
1.2
Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud
syukur kepada sang Pencipta.
|
2.
Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1
Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2
Bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3
Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4
Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik
dalam bentuk permainan.
2.5
Toleransi dan mau berbagi dengan teman lain dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6
Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7
Menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan.
|
3.
Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
|
3.1
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dengan kontrol yang baik dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola besar.
3.2
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dengan kontrol yang baik dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola kecil.
3.3
Memahami konsep variasi dan kombinasi gerak dasar atletik jalan, lari,
lompat, dan lempar dengan kontrol yang baik melalui permainan dan atau
olahraga tradisional.
3.4
Memahami konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor dan non
lokomotor untuk membentuk gerakan dasar (langkah, serangan, dan belaan
(dengan tangan dan kaki) olahraga beladiri.
3.5
Memahami konsep latihan kebugaran jasmani, dan pengukuran status kebugaran
jasmani pribadi secara sederhana (contoh: menghitung denyut nadi, menghitung
kemampuan melakukan push up, menghitung kelentukan tungkai).
3.6
Memahami konsep rangkaian tiga gerak dasar senam lantai dengan konsisten,
tepat dan kontrol yang baik dalam aktivitas senam.
3.7
Memahami konsep penyusunan rangkaian langkah dan ayunan lengan secara
sederhana bertema budaya daerah dan nasional mengikuti irama (ketukan)
tanpa/dengan musik dalam aktivitas gerak ritmik.
3.8
Memahami konsep keterampilan satu gaya renang dengan koordinasi yang baik dan
dasar penyelamatan terhadap orang lain.
3.9
Memahami konsep pemeliharaan diri dari penyakit menular dan tidak menular.
3.10
Memahami jenis dan cara menghindarkan diri dari bahaya narkotika, psikotropika,
dan zat aditif terhadap tubuh.
3.11
Memahami dan cara mengukur kebugaran jasmani dengan salah satu jenis tes
kebugaran
|
4.
Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dengan kontrol yang baik dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola besar.
4.2
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif dengan kontrol yang baik dalam berbagai
permainan dan atau olahraga tradisional bola kecil.
4.3
Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar atletik jalan, lari, lompat,
dan lempar dengan kontrol yang baik melalui permainan dan atau olahraga
tradisional.
4.4
Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor dan non
lokomotor untuk membentuk gerakan dasar (langkah, serangan, dan belaan
(dengan tangan dan kaki) olahraga beladiri.
4.5
Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani, dan pengukuran status kebugaran
jasmani pribadi secara sederhana (contoh: menghitung denyut nadi, menghitung
kemampuan melakukan push up, menghitung kelentukan tungkai).
4.6
Mempraktikkan rangkaian tiga gerak dasar senam lantai dengan konsisten, tepat
dan kontrol yang baik dalam aktivitas senam.
4.7
Mempraktikkan penyusunan rangkaian langkah dan ayunan lengan secara sederhana
bertema budaya daerah dan nasional mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan
musik dalam aktivitas gerak ritmik.
4.8
Mempraktikkan keterampilan satu gaya renang dengan koordinasi yang baik dan
dasar penyelamatan terhadap orang lain.
4.9
Menyajikan konsep pemeliharaan diri dari penyakit menular dan tidak menular.
4.10
Menyajikan jenis dan cara menghindarkan diri dari bahaya narkotika,
psikotropika, dan zat aditif terhadap tubuh.
4.11
Menyajikan cara mengukur kebugaran jasmani dengan salah satu jenis tes
kebugaran.
|
E. Muatan Pembelajaran
Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada
Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dilakukan melalui pembelajaran dengan
pendekatan tematik-terpadu dari Kelas I sampai Kelas VI. Matapelajaran Pendidikan
Agama dan Budi Pekerti dikecualikan untuk tidak menggunakan pembelajaran
tematik-terpadu.
Pembelajaran
tematik terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan
berbagai kompetensi dari berbagai matapelajaran ke dalam berbagai tema seperti
yang terdapat dalam tabel berikut ini.
KELAS I
|
KELAS II
|
KELAS III
|
KELAS IV
|
KELAS V
|
KELAS VI
|
1. Diri Sendiri
|
1. Hidup Rukun
|
1. Sayangi Hewan dan Tumbuhan
di Sekitar
|
1.Indahnya Kebersama-an
|
1.Bermain dengan Benda-benda
di sekitar
|
1.Selamatkan makhluk hidup
|
2. Kegemar-anku
|
2. Bermain diLingkung-anku
|
2.Pengalaman yang
Mengesan-kan
|
2.Selalu Berhemat Energi
|
2.Peristia dalamKehidupan
|
2.Persatuan dalam perbedaan
|
3. Kegiatanku
|
3. Tugasku Sehari-hari
|
3. Mengenal Cuaca dan Musim
|
3.Peduli terhadap Makhluk
Hidup
|
3. Hidup Rukun
|
3.Tokoh dan Penemu
|
4. Keluargaku
|
4. Aku dan Sekolahku
|
4. Ringan Sama Dijinjing
Berat Sama Dipikul
|
4.Berbagai Pekerjaan
|
4. Sehat itu Penting
|
4.Globalisasi
|
5. Pengalam-anku
|
5. Hidup Bersih dan Sehat
|
5. Mari Kita Bermain dan
Berolahraga
|
5.Menghargai Jasa Pahlawan
|
5. Bangga Sebagai Bangsa
Indonesia
|
5.Wirausaha
|
6. Lingkung-an Bersih, Sehat,
dan Asri
|
6. Air, Bumi, dan Matahari
|
6. Indahnya Persahabat-an
|
6.Indahnya Negeriku
|
6.Organ tubuh manusia dan hewan
|
6.Kesehatan masyarakat
|
7. Benda, Binatang, dan
Tanaman di sekitarku
|
7. Merawat Hewan dan Tumbuhan
|
7. Mari Kita Hemat Energi
untuk Masa Depan
|
7.Cita-citaku
|
7Sejarah Peradaban Indonesia
|
|
8. Peristiwa Alam
|
8.Keselamatan di Rumah dan
Perjalanan
|
8.Berperilaku Baik dalam
Kehidupan Sehari-hari
|
8.Daerah Tempat Tinggalku
|
8.Ekosistem
|
|
|
|
9. Menjaga Kelestarian
Lingkungan
|
9.Makanan Sehat dan Bergizi
|
9.Lingkungan sekolah kita
|
|
Pendekatan yang digunakan untuk
mengintegrasikan kompetensi dasar dari berbagai matapelajaran yaitu
intra-disipliner, inter-disipliner, multi-disipliner, dan trans-disipliner.
Integrasi intra-disipliner
dilakukan dengan cara mengintegrasikan dimensi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan menjadi satu kesatuan yang utuh di setiap matapelajaran.
Integrasi inter-disipliner
dilakukan dengan menggabungkan kompetensi-kompetensi dasar beberapa
matapelajaran agar terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat saling
memperkuat, menghindari terjadinya tumpang tindih, dan menjaga keselarasan
pembelajaran.
Integrasi multi-disipliner
dilakukan tanpa menggabungkan kompetensi dasar tiap matapelajaran sehingga tiap
matapelajaran masih memiliki kompetensi dasarnya sendiri.
Integrasi trans-disipliner dilakukan dengan mengaitkan berbagai
matapelajaran yang ada dengan permasalahan-permasalahan yang dijumpai di
sekitarnya sehingga pembelajaran menjadi kontekstual
Tema merajut makna berbagai
konsep dasar sehingga peserta didik tidak belajar konsep dasar secara parsial.
Dengan demikian, pembelajarannya memberikan makna yang utuh kepada peserta
didik seperti tercermin pada berbagai tema yang tersedia. Tematik terpadu
disusun berdasarkan gabungan proses integrasi seperti dijelaskan di atas
sehingga berbeda dengan pengertian tematik seperti yang diperkenalkan pada
kurikulum sebelumnya.
Selain itu, pembelajaran
tematik-terpadu ini juga diperkaya dengan penempatan matapelajaran Bahasa
Indonesia di Kelas I, II, dan III sebagai penghela matapelajaran lain. Melalui
perumusan Kompetensi Inti sebagai pengikat berbagai matapelajaran dalam satu
kelas dan tema sebagai pokok bahasannya, sehingga penempatan matapelajaran
Bahasa Indonesia sebagai penghela matapelajaran lain menjadi sangat
memungkinkan.
Penguatan peran matapelajaran
Bahasa Indonesia dilakukan secara utuh melalui penggabungan kompetensi dasar
matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Alam ke dalam
matapelajaran Bahasa Indonesia. Kedua ilmu pengetahuan tersebut menyebabkan
pelajaran Bahasa Indonesia menjadi kontekstual, sehingga pembelajaran Bahasa
Indonesia menjadi lebih menarik.
Pendekatan sains seperti itu
terutama di Kelas I, II, dan III menyebabkan semua matapelajaran yang diajarkan
akan diwarnai oleh matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan
Alam. Untuk kemudahan pengorganisasiannya, kompetensi-kompetensi dasar kedua
matapelajaran ini diintegrasikan ke matapelajaran lain (integrasi
inter-disipliner).
Kompetensi dasar matapelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam diintegrasikan ke kompetensi dasar matapelajaran Bahasa
Indonesia dan kompetensi dasar matapelajaran Matematika.
Kompetensi dasar matapelajaran
Ilmu Pengetahuan Sosial diintegrasikan ke kompetensi dasar matapelajaran Bahasa
Indonesia, ke kompetensi dasar matapelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, dan ke kompetensi dasar matapelajaran Matematika.
Kompetensi Dasar muatan lokal
yang berkenaan dengan seni, budaya, keterampilan, dan bahasa daerah
diintegrasikan ke dalam matapelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Kompetensi
Dasar muatan lokal yang berkenaan dengan olahraga serta permainan daerah
diintegrasikan ke dalam matapelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan
Kesehatan.
MENTERI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK
INDONESIA,
TTD.
MOHAMMAD
NUH
Salinan sesuai dengan aslinya.
Kepala Biro Hukum dan
Organisasi
Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan,
Muslikh, S.H.
NIP 195809151985031001