Namun,dibalik ini semua timbul pertanyaan dibelak saya.Akankah kualitas sepak bola kita akan lebih baik??!!Belakangan TIMNAS bermain dengan tidak memiliki pola permainan yang kuat.TIMNAS U23 yang sebelumnya menganut PEPEPA Ala Indra Sjafri pada kualifikasi AFC Cup 2016 bermain denganpola yang tak terlihat.Tim besutan Aji Santoso bermain dengan bingung,tak bisa menguasai bola.Padahal separuh lebih pemain inti U2 adalah alumni U19 yang menjuarai AFF Cup U19.Bahkan berhasil mengalahkan Korea Selatan pada kualifikasi AFC Cup U19. Tuntaskan bahasan kita tentang Aji Santoso yang spesialis kalah besar.
Berikut Linkterkait perubahan ISL menjadi QNB
ISL menjadi QNB
Lalu,seperti apakah kemasan QNB mulai tahun ini??!!Semoga liga akan berjalan lebih baik,tak ada gaji molor,jadwal molor,atau bahkan mavia bola dapat dihancurkan sehancur-hancurnya..!!Oknum PSSI dapat dihabisi secepatnya demi TIMNAS yang berkualitas.Serta suporter yang lbih santun dalammembela Tim kesayangannya.Tak ada lagi cemoohan yang mengundang tensi darah meningkat.
Apapun namanya,semoga persepakbolaan di Negeri tercinta kita ini akan lebih baik hingga bermuara pada TIMNAS yang lebih baik lagi.
Bravo sepakbola tanpa mavia..!!